8 Efek Samping Minum Minyak Zaitun dan Solusinya

Minyak zaitun atau olive oil adalah minyak yang berasal dari buah zaitun. Minyak ini dikenal memiliki beragam manfaat bagi kesehatan maupun kecantikan. Beberapa di antaranya adalah memberikan kelembapan bagi kulit, mencegah penuaan dini, membantu mempertahankan kekuatan rambut dan membuatnya berkilau.

‌Selain itu, minyak zaitun juga biasa dijadikan sebagai bahan dasar alami produk kecantikan seperti sabun dan shampo. Juga sebagai pengganti minyak goreng karena dianggap lebih menyehatkan. Bahkan sebagian orang ada yang meminumnya langsung.

Namun, di balik banyaknya khasiat yang dikandungnya, ternyata minyak zaitun juga memiliki efek samping. Terutama apabila digunakan dalam jumlah banyak. Berikut beberapa efek samping minum minyak zaitun‌.

1.  Menyebabkan Alergi

Minyak zaitun bagi sebagian orang bisa menimbulkan alergi semacam gatal-gatal dan kemerahan di beberapa bagian tubuh seperti di tangan dan leher, terlebih jika dikonsumsi dengan takaran yang tidak wajar. Hal ini bisa terjadi saat seseorang mengonsumsinya secara langsung maupun penggunaannya pada tubuh bagian luar seperti sabun atau lotion.

2.  Mengundang Penyakit Terkait Lemak Trans

Minyak zaitun sering terhidrogenasi di bawah panas tinggi dan tekanan. Proses tersebut dapat menyebabkan berubahnya struktur molekul yang terkandung dalam buah zaitun. Proses tersebut juga berpengaruh pada kadar kolesterol dalam darah yang menyebabkan menurunnya kolesterol baik dan meningkatnya kolesterol jahat. Jangka panjangnya, dikhawatirkan akan menimbulkan beragam penyakit.

3.  Menurunkan Gula Darah

Minyak ini dianggap dapat menurunkan gula darah di bawah ambang normal. Bagi yang memiliki kadar gula darah tinggi, mengonsumsi minyak zaitun memang dapat menjadi solusi. Namun, bagi yang normal cenderung kurang, hal tersebut tidak berlaku. Minyak zaitun membuat jalan untuk resistensi insulin meningkat. Itulah pengaruh utama terhadap kadar gula darah. Mengonsumsinya secara berlebih dapat membuat seseorang rentan terhadap beberapa penyakit atau gangguan kesehatan, seperti berkeringat, gemetar, lemas, dll.

4.  Menurunkan Tekanan Darah

Minyak zaitun diketahui bagus untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, peneliti beranggapan bahwa mengonsumsi minyak zaitun secara berlebih bisa menyebabkan turunnya tekanan darah. Hal ini diyakini dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan secara keseluruhan. Kita menjadi rentan terhadap masalah kesehatan seperti pusing kepala, struk, dan gagal ginjal.

5.  Mengakibatkan Penyumbatan Kantung Empedu

Salah satu efek samping yang serius dari kelebihan konsumsi minyak zaitun yaitu penyumbatan kantung empedu atau menyebabkan batu empedu. Ketika tubuh kita mengalami kelebihan lemak dari minyak (termasuk minyak zaitun), cairan empedu yang dihasilkan oleh hati yang tersimpan ini mulai mengeluarkan emulsi lemak. Hal ini pada akhirnya akan mengakibatkan penyumbatan pada kantung empedu sehingga bisa menyebabkan batu empedu yang tentu berbahaya bagi tubuh.

6.  Menyebabkan Diare

Kandungan lemak tinggi minyak zaitun dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan memicu masalah pencernaan seperti diare. Kita semua tahu sifat pencahar yang kuat dari minyak zaitun. Jadi ketika mengkonsumsinya dalam jumlah besar, sistem kita menjadi tidak mampu mencerna sepenuhnya. Sebagai akibatnya, terjadilah diare ringan hingga menengah.

7.  Tinggi Kalori

Minyak zaitun yang dikonsumsi berlebih juga dapat menambah berat badan, seperti halnya minyak dan lemak lainnya, yang merupakan sumber utama kalori. Setiap 16 ons minyak zaitun mengandung kalori yang sama dengan kebutuhan kalori selama dua hari (4.000 per pon), bahkan jauh lebih banyak daripada olahan yang mengandung gula (1,725 kalori per pon).

8.  Belum Jelasnya Pengaruh Minyak Zaitun Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Meskipun dikenal bermanfaat bagi kesehatan, tapi belum diketahui dengan jelas bagaimana pengaruhnya bagi ibu hamil dan menyusui. Sebab seperti yang kita tahu bahwa ibu hamil dan menyusui memang begitu sensitif pada beberapa bahan makanan yang dikonsumsi ataupun bahan-bahan kimia yang terdapat pada suatu produk, karena dikhawatirkan akan berpengaruh pada kandungan atau bayi yang disusuinya. Jadi, usahakan agar tidak mengonsumsinya secara berlebih, cukup sebatas yang terkandung dalam makanan.

Solusi Efek Samping Minum Minyak Zaitun

Setelah mengetahui efek samping minum minyak zaitun, kita tentunya menjadi lebih was-was dan hati-hati dalam mengonsumsinya. Lalu apa saja solusinya?

1. Konsumsi minyak zaitun sesuai takaran yang diperbolehkan (tidak lebih dari tiga sendok makan perhari).

2. Hindari menggoreng dengan menggunakan minyak zaitun bekas.

3. Menjadikannya campuran di atas masakan lebih baik daripada memasaknya dengan bahan makanan.

4. Konsumsi hanya apabila diperlukan dan tidak berlebihan.

5. Gunakan pada tubuh bagian luar (ini dianggap lebih aman ketimbang dikonsumsi langsung. Misalnya digunakan untuk kulit wajah yang kering atau untuk kesehatan rambut).

6. Bagi pasien yang akan menjalani operasi, hentikan konsumsi minyak zaitun kurang lebih dua minggu sebelum operasi.

7. Bagi ibu hamil dan menyusui, diharapkan berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter kandungan atau bidan.

, ,
Post Date: Tuesday 14th, November 2017 / 02:32 Oleh :
Kategori : Herbal