Kenali 6 Masalah pada Pencernaan yang Umum Terjadi

57

Kesehatan tubuh sangat dipengaruhi oleh kondisi organ pencernaan, dan jika proses pencernaan terganggu dampaknya bisa dirasakan pada seluruh bagian tubuh yang lain. Organ pencernaan yang berfungsi untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi untuk tubuh seringkali mengalami masalah, baik itu karena makanan yang dimakan atau kebiasaan buruk yang kerap dilakukan.

Jika ini terjadi, tentu penyerapan nutrisi tidak berjalan optimal bahkan dapat menurunkan fungsi organ tubuh lainnya yang cukup vital. Karena itu sangat penting untuk mengenali apa saja masalah pada pencernaan yang sering terjadi pada kebanyakan orang agar kita dapat menghindarinya.

1. Sembelit

Tidak ada orang yang merasa nyaman dengan sembelit. Kondisi sulitnya buang air besar karena feses yang mengeras ini dapat menyebabkan perut terasa begah, bahkan jika sering terjadi dapat menyebabkan gangguan yang cukup serius pada usus besar. Sembelit dapat terjadi karena tubuh kekurangan cairan, kurang mengkonsumsi serat hingga sedang mengalami stres yang berlebihan.

2. Diare

Berlawanan dengan sembelit, diare justru menyebabkan seseorang mengalami buang air besar berlebihan, setidaknya lebih dari tiga kali sehari dengan kondisi feses yang cair. Frekuensi BAB yang berlebih dapat menyebabkan dehidrasi dan tubuh menjadi lemas. Umumnya diare terjadi karena mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri, dan jika tidak terlalu parah akan sembuh dalam beberapa hari.

3. Gastritis

Gastritis mungkin lebih dikenal oleh masyarakat sebagai tukak lambung, dimana terjadi iritasi pada dinding permukaan lambung karena tingginya kadar asam lambung. Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang merasakan perih di perut, mual, muntah, kembung dan rasa begah. Untuk menghindarinya, sebaiknya jauhi makanan yang asam, berlemak dan berminyak serta hindari stres.

4. Batu Empedu

Munculnya endapan keras membentuk batu di kantung empedu dapat menyebabkan kesehatan seseorang terganggu, bahkan proses pencernaan juga akan mengalami masalah. Batu empedu terbentuk karena adanya zat sisa atau kelebihan kolesterol yang tertinggal di kantung empedu, sehingga menumpuk dan mengeras hingga akhirnya menyumbat saluran empedu.

5. Divertikulitis

Divertikulitis adalah kantung kecil yang terbentuk di organ pencernaan di bagian mana saja, namun umumnya lebih sering di usus besar orang dewasa. Kantung kecil tersebut kerap menimbulkan peradangan hingga pendarahan, sehingga memicu rasa mual, nyeri dan konstipasi hingga pendarahan pada rektum. Umumnya penderita obesitas dan minimnya konsumsi serat menjadi pemicu utama penyakit ini.

6. Radang Usus Buntu

Peradangan yang terjadi pada usus buntu dapat menjadi parah bahkan mengancam nyawa jika tidak segera diatasi. Kondisi ini terjadi saat benda asing, makanan atau tinja masuk ke dalam usus buntu dan tidak dapat keluar kembali, sehingga menjadi sarang bakteri dan menimbulkan infeksi. Jika ini terjadi, operasi pengangkatan usus buntu perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya peritonitis atau radang selaput rongga perut.

Nah, itulah masalah pada pencernaan yang umum terjadi pada kebanyakan orang, dan sangat penting untuk kita kenali dengan baik. Jika gejala dari salah satu penyakit tersebut muncul, sebaiknya jangan diabaikan dan segera periksakan diri ke dokter agar kondisi tidak semakin parah.