7 Ciri Ciri Perlemakan Hati Masih Jarang di Ketahui

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Perlemakan hati merupakan penyakit pada organ hati yang menyebabkan kondisi penumbunan lemak terlalu berlebihan di organ hati yang sebetulnya tidak berbahaya. Namun jika terjadi terus menerus dalam jangka panjang, maka tentu akan mengakibatkan timbulnya berbagai gangguan seperti sirosis, fibrosis dan gangguan fungsi hati sebagai alat ekskresi.

Perlemakan hati umumnya terjadi pada seseorang yang mengalami obesitas atau berat badan berlebih khususnya saat sudah memasuki usia 30 tahun keatas. Saat perlemakan hati terjadi, maka struktur hati menjadi semakin keras dan berat karena terbungkus dan terisi dengan lemak dan akan lebih berbahaya jika lemak tersebut merupakan lemak jahat. Berikut ini, kami akan berikan beberapa ciri ciri perlemakan hati yang harus anda waspadai.

  1. Nyeri Perut Kanan Atas

Nyeri yang terjadi di area perut bagian kanan atas bisa terjadi karena organ hati mengalami masalah yakni perlemakan hati. Rasa nyeri tersebut terjadi karena letak dari organ hati yang memang berada pada lokasi tersebut sehingga akhirnya menimbulkan rasa nyeri yang hebat. Cara menghilangkan penumpukan lemak di hati bisa dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan yang sehat.

  1. Perut Terasa Penuh

Perlemakan hati juga akan menimbulkan pembengkakan di organ hati sehingga ukuran dan juga berat organ hati akan bertambah dan membuat perut terasa penuh yang diakibatkan karena pembengkakan tersebut.

  1. Kehilangan Massa Otot

Seseorang dengan perlemakan hati juga akan mengalami penurunan massa otot atau kondisi lain yang berhubungan dengan Dupuytren dimana tendon pada bagian tangan akan menyusut, bagian jari yang melengkung dan juga tremor otot atau getaran yang tidak bisa dikendalikan. Hilangnya massa otot ini terjadi karena kemampuan organ hati yang berkurang dalam metabolisme protein sehingga penderita juga akan rentan dengan beberapa penyakit lain seperti patah tulang.

  1. Retensi Cairan

Bagian perut yang membesar adalah kondisi yang dinamakan dengan asites yang bisa terjadi karena retensi cairan di perut dan juga organ hati. Asites ini akan menimbulkan pembesaran di area perut dan juga kencang, sedangkan pada bagian sekitar pusar akan terdorong keluar yang terjadi karena retensi cairan tersebut. Ini juga bisa menyebabkan kesulitan bernafas karena tekanan yang terlalu berat pada organ dalam.

  1. Nyeri di Bagian Perut

Nyeri yang terjadi di bagian perut juga menjadi ciri dari perlemakan hati atau ganggua fungsi organ hati. Rasa tidak nyaman akan terasa di bagian perut tengah dan juga kemungkinan besar menjadi indikasi jika terjadi pendarahan internal. Apabila ini terjadi, maka penderita bisa muntah yang diikuti juga dengan darah sebab pembuluh darah di saluran pencernaan meradang dan pecah. Selain itu, tinja yang dikeluarkan juga akan bercampur dengan darah.

[AdSense-B]

  1. Perubahan Warna Kulit

Perubahan kulit tidak hanya terjadi karena ikterus, akan tetapi juga bisa terjadi karena perlemakan hati dimana perubahan warna tersebut terjadi di area leher karena kelenjar yang membengkak serta bagian bawah lengan yang juga menjadi gejala penyakit kuning. Perubahan warna kulit ini akan semakin bertambah parah apabila ada pembuluh darah di area wajah yang rusak atau pembuluh darah laba laba di bagian punggung, dada dan juga bahu. Selain itu, bagian telapak tangan juga akan memerah dan kuku menjadi putih serta warna kulit yang semakin gelap.

  1. Perubahan Warna Urin

Perlemakan hati juga bisa dilihat dari berubahnya warna urin semakin gelap seperti ciri ciri penyakit kuninga. Ini bisa terjadi karena adanya racun yang umumnya di proses dalam organ hati akan tetapi saat dialirkan ke urin, organ hati tidak bekerja dengan baik. Selain itu, bau dari urin juga sangat kuat atau menyengat serta terjadi susah buang air kecil atau terasa sakit sebab terjadi pengentalan dalam konsistensi.

Itulah beberapa ciri ciri perlemakan hati yang bisa dilihat dan juga dirasakan penderitanya. Perlemakan hati ini bisa diatasi dengan cara memperbaiki pola hidup yang buruk dan juga lebih banyak mengkonsumsi makanan untuk penderita perlemakan hati sehat sehari hari.

fbWhatsappTwitterLinkedIn