Categories: Panu

16 Cara Menghilangkan Panu Secara Alami dan Obat Dokter

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Penyakit panu memang termasuk penyakit yang banyak terjadi. Ini bukan termasuk penyakit yang bisa menyebabkan gangguan seperti rasa sakit. Panu terkadang sama sekali tidak terasa dan kemudian muncul seperti tidak disadari. Namun panu bisa menjadi penyakit yang sangat memalukan karena bercak putih yang muncul pada kulit. Kemudian penyakit panu juga bisa menjadi hal yang sangat menjengkelkan karena sering sulit dihilangkan atau disembuhkan secara penuh. Panu juga terkadang tidak  hanya menyebabkan perubahan warna putih tapi juga coklat dan kemerahan. Penyebab panu adalah sebuah infeksi jamur malassezia.(baca juga: macam-macam penyakit kulit – gejala, penyebab dan pengobatannya)

Ketika jamur Malassezia menyerang kulit maka bisa menyebabkan kulit tidak memproduksi melanin. Melanin adalah bahan alami yang bisa membantu kulit mendapatkan pigmen alami. Karena itu panu menyebabkan bercak warna yang berbeda. Untuk menghilangkan panu, Anda bisa mencoba beberapa cara berikut ini:

  1. Gel Lidah Buaya

Panu juga bisa diobati dengan menggunakan gel lidah buaya. Gel lidah buaya mengandung berbagai bahan yang sangat baik untuk mengatasi berbagai penyakit kulit termasuk kurap dan panu. Lidah buaya mengandung beberapa nutrisi yang penting untuk kesehatan seperti vitamin, mineral, enzim dan juga asam amino. Sementara itu gel lidah buaya juga mengandung bahan asam salisilat yang bisa menyembuhkan infeksi jamur pada kulit. Karena itu gel lidah buaya juga sering digunakan untuk menyembuhkan jerawat. Gel lidah buaya juga akan membantu melembabkan kulit sehingga sisik akibat panu lebih mudah untuk dihilangkan. Anda bisa membuktikan khasiat lidah buaya untuk kulit. (baca juga: kurap – penyebab – ciri ciri – cara mencegah dan mengobati)

Cara perawatan: ambil lidah buaya yang masih segar dan banyak mengandung gel. Keluarkan gel lidah buaya dan oleskan secara langsung pada bagian panu. Tunggu hingga kering lalu bersihkan dengan air hangat. Perawatan ini bisa diulang selama dua atau tiga kali dalam sehari.

  1. Oleskan Pasta Soda Kue ( Bubuk)

Soda kue juga bisa membantu mengatasi penyakit panu secara alami. Bahan yang terkandung dalam soda kue seperti natrium bikarbonat sangat baik untuk membasmi jamur secara alami. Kandungan bahan dalam bahan soda kue ini juga bisa membantu menghilangkan sel kulit mati. Anda bisa menggunakan jenis soda kue yang benar-benar masih layak untuk digunakan. Soda kue tidak hanya untuk menyembuhkan panu tapi juga sakit gigi, cara menghilangkan keloid secara alami,

Cara perawatan: Ambil satu sendok teh soda kue atau secukupnya, kemudian tambahkan sedikit air hingga menjadi pasta. Kemudian oleskan ke bagian panu secara langsung. Tinggalkan selama beberapa menit hingga mengering. Setelah itu bilas dengan air bersih sambil digosok-gosok.

  1. Berendam dengan Air dan Garam Epsom

Garam epsom menjadi bahan yang bisa membantu cara menghilangkan panu secara alami. Garam ini memiliki natrium yang bisa membunuh jamur dan mencegah penyebaran infeksi ke daerah kulit yang lebih luas. Garam epsom juga bisa membantu memelihara kesehatan kulit tanpa menyebabkan iritasi atau gangguan penyakit kulit lain. Bahkan garam epsom dipercaya bisa mengatasi sakit sendi akibat asam urat.

Cara perawatan : campurkan satu genggam garam epsom ke dalam air di bak mandi. Kemudian gunakan air tersebut untuk berendam. Anda juga bisa menggunakan air hangat agar khasiatnya lebih besar. Segera bilas dengan air biasa setelah berendam agar kulit Anda menjadi lebih nyaman.

  1. Oleskan Yogurt

Yogurt juga bisa menjadi obat untuk penyakit panu. Yogurt merupakan bahan minuman yang terbuat dari susu dan dicampur dengan bakteri. Jenis bakteri baik ini bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan termasuk mengatasi sembelit dan kesulitan penyerapan sari makanan di dalam usus. Yogurt juga sangat baik untuk menghambat pertumbuhan jamur dan infeksi dari dalam tubuh. Keseimbangan cairan dalam tubuh akan membantu fungsi yogurt menjadi lebih kuat. Yogurt juga termasuk makanan sehat untuk diet menurunkan berat badan.

Cara perawatan: oleskan yogurt pada daerah kulit yang terkena panu kemudian tunggu selama 30 menit. Setelah itu cuci dengan air dan sabun khusus untuk kulit. Lakukan selama beberapa kali dan jamur penyebab panu akan hilang.

  1. Minyak Neem atau Daun Neem

Daun atau minyak neem sangat baik untuk menghilangkan jamur penyebab panu. Anda bisa mencoba untuk menggunakan neem yang sudah sangat terkenal di India. Kandungan bahan-bahan antijamur dalam daun neem bisa membantu mengatasi panu tanpa merusak kulit yang tidak terkena panu. Daun neem mengandung bahan alami yang bisa mematikan jamur secara perlahan.

Cara perawatan: Ambil beberapa lembar daun neem kemudian tumbuk hingga halus. Oleskan pada bagian kulit yang terkena panu atau hanya dengan mengambil airnya. Gunakan selama 5 menit lalu bersihkan dengan air bersih.

  1. Gunakan Minyak Pohon Teh

Minyak pohon teh telah terkenal sebagai salah satu minyak untuk mengatasi berbagai infeksi jamur dan bakteri untuk kulit. Minyak pohon teh sangat baik untuk mengatasi panu karena sangat alami dan tanpa efek samping. Meskipun minyak pohon teh memiliki aroma yang cukup kuat namun sama sekali tidak akan merusak kulit.

Cara perawatan: langsung oleskan minyak pohon teh ke bagian kulit yang terkena panu. Efeknya akan terasa panas seperti terbakar namun hanya sebentar saja. Kemudian segera bersihkan dengan air bersih yang bisa membantu mengatasi rasa panas.

  1. Bawang Putih Mentah

Bawang putih tidak hanya menjadi bumbu masakan karena bisa membantu mengatasi infeksi akibat jamur atau bakteri. Penggunaaan bawang putih untuk mengatasi panu sudah banyak dilakukan sejak jaman dahulu. Kandungan bahan sulfur dalam bawang putih bisa mengatasi jamur dan mencegah beberapa bekas yang sering terjadi akibat perkembangan jamur di bawah kulit.(baca juga: efek samping bawang putih bagi kesehatanbahaya bawang putih mentah)

Cara perawatan : Ambil satu siung bawang putih, kemudian bersihkan. Iris menjadi bagian yang lebih tipis kemudian tempelkan secara langsung ke bagian panu. Tunggu selama beberapa saat hingga bawang putih mengering atau getah dalam bawang putih menghilang. Kemudian bersihkan dengan air hangat.

  1. Oleskan Kunyit Tumbuk

Jika Anda memiliki bahan kunyit di dapur, maka Anda bisa menggunakan kunyit untuk mengatasi panu. Kunyit sering tidak disukai karena aroma yang kuat dan selalu meninggalkan noda kuning di kulit Anda.

Namun kunyit bisa mengatasi panu karena mengandung senyawa esensial yang akan membuat pertumbuhan jamur terhenti. Kunyit akan membantu penyembuhan panu tanpa menyebabkan resiko seperti kulit panas atau rasa terbakar. Jika Anda memiliki biang kunyit atau rimpang kunyit paling tua maka juga bisa digunakan. Kunyit juga bisa membantu mengobati lipoma, amandel, dan gejala darah kotor dalam tubuh.

Cara perawatan: Ambil beberapa bagian kunyit kemudian giling hingga menjadi sangat lembut. Setelah itu langsung terapkan pada bagian kulit yang terkena panu. Tinggalkan selama beberapa saat atau Anda bisa menggosoknya secara langsung. Bersihkan dengan minyak kelapa untuk hasil yang lebih ampuh.

  1. Berendam dengan Air dan Cuka Sari Apel

Anda juga bisa mandi dengan berendam bersama air cuka sari apel untuk menyembuhkan infeksi panu yang sudah sangat buruk. Jika Anda memiliki banyak bagian kulit yang terkena panu sehingga tidak mungkin untuk mengatasi satu bagian panu secara perlahan, maka ini cara yang sangat efektif. Kandungan asam dalam cuka sari apel akan membunuh jamur penyebab panu dan mengatasi infeksi kulit lain. Bahan cuka sari apel juga sangat penting untuk mengembalikan efek warna alami pada kulit. Cuka sari apel juga bermanfaat sebagai cara mengobati keputihan pada wanita secara alami, cara mengobati asam urat secara alami dan cepat di kaki – di tangan dan cara mengobati tipes dengan cepat secara alami.

Cara perawatan: gunakan satu gelas kecil cuka sari apel dan campurkan dengan air yang akan digunakan untuk mandi. Kemudian Anda bisa menggunakan air tersebut untuk berendam. Ulangi mandi dengan air hangat untuk membantu melepaskan cairan asam setelah mandi.

  1. Ekstrak Biji Anggur

Panu sering menyebabkan penderita menjadi sangat jengkel. Hal ini disebabkan karena panu akan kembali muncul setelah diobati selama beberapa saat. Bisa saja hal ini terjadi karena sebenarnya jamur penyebab panu sama sekali belum hilang dari bagian kulit. Kemudian ketika sistem kekebalan tubuh Anda melemah, maka panu bisa saja muncul kembali di bagian kulit yang berbeda. Anda bisa menggunakan ekstrak biji anggur yang bisa membantu melawan jamur hingga ke akarnya.

Cara perawatan: Ambil beberapa bagian ekstrak biji anggur kemudian terapkan secara langsung ke bagian panu. Lakukan selama beberapa kali selama sehari dan ulang hingga akr jamur benar-benar hilang dan panu tidak terlihat.

  1. Minyak Jarak

Minyak jarak menjadi minyak yang sering digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit kulit. Minyak jarak mengandung senyawa kuat yang akan memulihkan infeksi akibat jamur seperti pada panu. Bahkan banyak orang yang sudah membuktikan jika minyak jarak akan mengobati panu hanya selama beberapa hari saja. Perawatan dengan minyak jarak sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan hanya untuk bagian kulit yang terkena panu saja.

Cara perawatan: gunakan kapas yang sudah digulung untuk mengambil minyak jarak. Kemudian oleskan secara langsung ke bagian panu. Hindari mengenai bagian kulit yang lain karena bisa menyebarkan jamur dengan cepat. Lakukan selama 3 kali dalam sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

  1. Klotrimazol (Krim)

Klotrimazol merupakan bentuk bahan obat krim yang biasanya dicampur dengan konsentrasi betametazon. Obat krim atau oles ini bertujuan untuk mengatasi infeksi jamur yang sering menyebabkan panu, gatal atau kulit tidak nyaman. Klotrimazo juga sering digunakan untuk mengobati beberapa penyakit kulit termasuk kaki pecah-pecah dan kurap. Obat ini hanya didapatkan dari resep dokter. Obat krim ini hanya bisa digunakan selama 2 sampai 4 minggu saja.

Cara perawatan: sebelum menggunakan obat ini maka bersihkan tangan Anda dengan air bersih. Kemudian oleskan krim ini tipis ke bagian panu. Lakukan secara hati-hati sehingga tidak ada bagian kulit sehat lain yang terkena krim. Jangan membungkus atau mengoleskan obat lain ke bagian panu yang sudah diberikan obat ini.

  1. Micaderm Krim

Miconazole atau micaderm adalah salah satu krim yang bisa membantu mengobati panu. Krim ini juga bisa membantu mengatasi penyakit kulit lain seperti kurap dan infeksi jamur pada bagian kaki. Obat ini sebaiknya didapatkan dengan bantuan resep dokter. Dokter akan memberikan dosis khusus sesuai dengan kondisi. Penggunaan krim ini juga tidak boleh dilakukan dengan jangka panjang karena bisa menyebabkan efek samping pada kulit yang berbahaya.

Efek samping: kulit terasa seperti terbakar, kulit menjadi kemerahan dan perih, kulit menjadi lebih mudah terluka.

  1. Selenium Sulfida (krim:1%)

Selenium sulfida 1% termasuk jenis obat yang bisa membantu mengatasi masalah kulit terutama pada bagian kulit kepala. Namun ini juga termasuk obat yang akan membantu mengatasi panu, kurap dan kaki pecah. Obat ini berinteraksi sangat bagus dengan jamur yang menyebabkan infeksi pada kulit. Selenium sulfida terkadang tidak hanya dibentuk dalam krim tapi juga dicampur dalam sampo khusus.

Cara perawatan: Gunakan krim selenium sulfida untuk bagian kulit tubuh yang bermasalah. Kemudian tinggalkan obat pada kulit selama 10 menit saja. Setelah itu bilas semua bagian kulit yang terkena obat ini. Sebaiknya bilas secara perlahan agar bagian kulit yang lain tidak terkena bekas obat tersebut.

Efek samping: obat ini bisa menyebabkan efek samping seperti rasa panas, kulit lebih mudah terkena iritasi, tidak nyaman dan bekas merah pada kulit. Jika obat tertelan maka bisa menyebabkan mual, muntah, diare dan kondisi  berbahaya seperti kehilangan kesadaran.

  1. Ketoconazole (Krim)

Ketoconazole merupakan obat untuk mengatasi infeksi pada kulit yang disebabkan oleh jamur. Obat ini akan membantu menghilangkan jamur secara cepat karena menghambat pertumbuhan jamur secara langsung. Krim ini juga bisa mematikan akar jamur sehingga bisa mengobati panu hingga tuntas. Obat ini biasanya didapatkan hanya dari resep dokter sehingga sulit untuk dibeli sendiri di apotik. Penggunaan krim hanya untuk bagian kulit saja sehingga tidak disarankan untuk terkena mata, hidung, mulut atau tertelan. Jangan memberikan krim untuk bagian kulit yang mengalami luka karena bisa menyebabkan infeksi yang lebih buruk.

Cara perawatan: bersihkan tangan Anda sebelum mengoleskan krim ke bagian panu. Kemudian terapkan krim secara langsung ke bagian panu. Hindari bagian lain yang terkena panu karena bisa menyebabkan penularan langsung.

Efek samping: rasa panas, terbakar, iritasi kulit, dan rasa tidak nyaman untuk kulit. Jika tertelan maka bisa menyebabkan detak jantung lebih cepat, haus berlebihan, demam, mual, muntah, dan sesak nafas.

  1. Ciclopirox (Krim)

Obat ciclopirox yang berbentuk krim sering digunakan untuk mengobati panu dan penyakit kulit lain yang disebabkan oleh infeksi jamur. Obat ini bisa digunakan dalam bentuk gel dan krim. Beberapa penyakit lain juga bisa diobati dengan menggunakan ciclopirox seperti kaki pecah dan infeksi jamur pada selangkangan. Obat ini hanya bisa digunakan berdasarkan resep dokter. Obat hanya digunakan untuk kulit sehingga tidak boleh terkena mata, hidung atau tertelan.

Cara perawatan: bersihkan tangan sebelum menggunakan obat ini kemudian oleskan krim ke panu secara langsung. Hindari bagian kulit yang sehat agar tidak terkena obat karena bisa menyebabkan iritasi. Hindari menggunakan obat bersama dengan jenis produk kosmetik lain.

Efek samping: obat ini sangat ringan dan sering tidak menyebabkan efek samping. Namun jika obat secara tidak sengaja mengenai selaput lendir seperti mata, hidung atau mulut maka bisa menyebabkan gejala yang tidak nyaman.

Gejala Panu

  • Bagian kulit muncul sisik atau bercak dengan warna yang lebih cerah dibandingkan warna kulit yang lain.
  • Bercak panu sering muncul dibagian tangan, leher, punggung dan dada.
  • Rasa gatal yang sangat buruk.

 

Siapa yang Bisa Terkena Panu?

  • Orang yang sering mengalami keringat berlebihan.
  • Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang buruk.
  • Orang yang memiliki tipe kulit berminyak.
  • Orang yang mengalami kekurangan nutrisi atau gizi buruk.
  • Orang yang mengalami penyakit diabetes.

Makanan yang Harus Dilarang untuk Penderita Panu

  1. Gula atau makanan manis . Penderita panu sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung gula atau berbagai bahan pemanis lain. Makanan manis sering menyebabkan pertumbuhan jamur lebih cepat dan mengurangi hasil perawatan. Karena itu hindari semua jenis makanan manis dan banyak mengandung gula.
  2. Hindari mengkonsumsi semua jenis makanan atau minuman yang mengandung cuka. Cuka dikhawatirkan bisa membuat pertumbuhan jamur menjadi lebih cepat dan mengurangi efektifitas perawatan dengan obat pembasmi jamur. (baca juga: bahaya cuka makan bagi kesehatan tubuh – ibu hamil dan janin)
  3. Semua jenis makanan yang dipanggang. Penderita panu harus menghindari semua jenis makanan yang dipanggang termasuk roti gandum yang dibakar. Makanan ini menjadi sumber bahan makanan jamur sehingga membuat panu sulit untuk disembuhkan. (baca juga: bahaya ikan bakar untuk ibu hamil dan kesehatan)
  4. Buah dengan rasa manis. Penderita panu sebaiknya juga tidak mengkonsumsi buah yang memiliki rasa manis yang kuat. Buah yang memiliki rasa manis mengandung fruktosa yang sering menyebabkan pertumbuhan cepat dari jamur. Jadi pilih buah lain yang banyak mengandung asam.
  5. Minuman yang mengandung alkohol. Minuman yang mengandung alkohol bisa membuat infeksi jamur yang menyebabkan panu menjadi lebih buruk. Alkohol akan membuat panu menjadi lebih sulit untuk diobati. (baca juga: efek bahaya alkohol bagi kesehatan dan kehidupan sosialpengaruh alkohol terhadap sistem saraf manusiabahaya minuman keras bagi kesehatan)

Makanan Disarankan untuk Melawan Panu

  1. Orang yang menderita penyakit panu harus lebih sering mengkonsumsi yogurt. Hal ini disebabkan karena yogurt akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga agar pertumbuhan bakteri sehat dalam tubuh menjadi lebih baik. Makanan ini akan bisa mencegah infeksi jamur sehingga mendukung perawatan panu dengan obat atau bahan alami. (baca juga: makanan yang mengandung antioksidan tinggi dan manfaatnya)
  2. Biji-bijian. Mengkonsumsi berbagai jenis biji-bijian sangat baik untuk penderita panu karena akan membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Biji-bijian juga sangat baik untuk mengobati panu dari dalam karena meningkatkan sistem metabolisme. Makanan ini akan membuat tubuh bisa melawan infeksi yang lebih buruk.
  3. Sayuran hijau. Mengkonsumsi berbagai jenis sayuran hijau akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Beberapa jenis sayuran seperti brokoli, bayam, sawi, asparagus dan jenis sayuran lain sangat baik untuk melawan infeksi.
  4. Bawang putih. Bawang putih akan membantu tubuh dalam melawan infeksi akibat jamur penyebab panu. Untuk melawan penyebab panu yang buruk maka bawang putih bisa menjadi bumbu yang bisa membantu melawan infeksi. Bawang putih juga akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga agar tubuh tetap sehat.

Kebiasaan Baik untuk Mencegah Panu

  1. Hindari berganti pakaian dengan milik orang lain. Jika Anda bepergian maka usahakan untuk membawa pakaian sendiri serta perlengkapan pribadi lain. Hal ini bisa mencegah penularan panu secara langsung ke kulit.
  2. Hindari terlalu sering berendam saat mandi. Berendam akan membuat kulit Anda mudah terkena jamur yang berasal dari berbagai media.
  3. Lebih sering untuk mandi dengan air hangat dalam waktu yang cepat. Cara ini bisa membantu tubuh membilas semua kotoran dan kemungkinan jamur yang ringan.(baca juga: bahaya mandi air hangat setiap hari)
  4. Sering berganti pakaian, mengganti seprai dan handuk. Kebiasaan ini harus dilakukan secara rutin untuk mencegah tubuh agar tidak mudah terkena infeksi.
  5. Sering membersihkan tubuh seperti mandi. Mandi akan membantu menghilangkan jamur dan kotoran dari tubuh. Ketika Anda tidak sering mandi maka bisa menyebabkan jamur mudah tumbuh pada kulit. Cara ini juga bisa membantu badan Anda menjadi lebih segar. (baca juga: akibat jarang mandi pagi dan sorebahaya mandi di kolam renang umum)
  6. Jika Anda sudah mengenali gejala yang menunjukkan panu, maka segera lakukan perawatan secara alami. Cara ini akan membantu Anda menyembuhkan infeksi pada tahap awal sehingga memudahkan perawatan. Lakukan beberapa cara mengobati panu secara alami sesuai dengan kebutuhan Anda.

Panu mungkin dianggap sebagai penyakit yang sangat memalukan. Namun ketika panu sudah menginfeksi secara luas di bagian tubuh maka bisa membutuhkan perawatan yang lebih panjang. Cara menghilangkan panu secara alami atau dengan obat medis harus dilakukan sesuai dengan petunjuk.

Informasi mengenai kesehatan kulit dan kelamin lainnya: