Direktur Chanel Tutup Usia, Seberapa Berbahaya Kanker Pankreas?

122

Karl Lagerfeld, direktur kreatif dari Chanel Fashion House ini tutup usia di angka 85 tahun. Pria yang selalu tampil ikonik dengan kacamata hitam dan rambut putih terkuncir ekor kuda ini meninggal karena kondisi kesehatan yang kian menurun.

Meski kesehatannya terus memburuk, pria asal Jerman ini tetap bekerja keras di dunia yang ia geluti sejak lama. Tak heran ia masih berusaha memberikan arahan dalam show Fendi di Milan Fashion Week Kamis, 21 Februari 2019 mendatang. Sebenarnya, dugaan kesehatan yang menurun sudah tersiar sejak Januari lalu ketika Karl tidak hadir dalam haute couture show Chanel di Paris, Perancis. Namun saat itu pihak Chanel memberikan konfirmasi bahwa Karl hanya kelelahan.

Karl Lagerfeld sudah berkarir di dunia fashion sejak tahun 1955, itulah mengapa dunia turut berduka dan merasa kehilangan. Kabarnya, Karl sudah lama memerangi kanker pankreas dan sempat dilarikan ke rumah sakit Senin lalu.

Apa itu kanker pankreas?

Kanker pankreas merupakan penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya sel-sel dalam pankreas tanpa terkendali. Penyakit ini biasanya menyerang pada wanita maupun laki-laki usia diatas 45 tahun.

Penegakkan diagnosis kanker pankreas agak sulit ditentukan pada stadium awal. Biasanya, diagnosis kanker pankreas muncul ketika sudah memasuki stadium lanjut dan memiliki prognosis (angka kesembuhan) yang kecil.

Kanker pankreas dapat dibedakan menjadi dua tipe yang berbeda yaitu kanker yang menyerang sel-sel produsen hormon dan kanker yang menyerang sel-sel produsen ezim. Secara sosio demografik, kanker pankreas yang sering terjadi adalah kanker yang menyerang sel-sel produsen enzim dan biasa disebut sebagai adenocarcinoma.

Bagaimana gejala kanker pankreas?

Walaupun terjadi secara diam-diam, beberapa gejala pada kanker pankreas dapat diamati dari tanda-tanda di bawah ini :

  • Rasa nyeri pada bagian perut mendekati ulu hati yang dapat menjalar ke punggung akibat pertumbuhan tumor yang menekan serabut saraf bagian abdomen (perut)
  • Kulit dan mata tampak berwarna lebih kuning akibat penekanan saluran empedu oleh karena pembengkakan pankreas
  • Penurunan nafsu makan, mual, dan terkadang muntah
  • Penurunan berat badan karena tubuh tak lagi mampu mencerna zat makanan yang masuk akibat enzim hasil produksi organ pankreas terganggu
  • Kadar gula darah di bawah angka normal akibat hormon insulin diproduksi secara besar-besaran sehingga banyak memecah gula dalam darah
  • Sumbatan saluran pencernaan akibat penekanan tumor terhadap usus halus dan usus dua belas jari sehingga makanan terhambat di proses pencernaan oleh lambung

Penegakkan diagnosis pada kanker pankreas

Selain proses anamnesis dan pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh tenaga medis, beberapa pemeriksaan penunjang perlu dilakukan seperti USG, CT scan, MRI, Endoscopic ultrasonography, dan Endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP). Namun, gold standard dari pemeriksaan kanker pankreas adalah tindakan bipsi (pengambilan jaringan organ yang dicurigai tumor).