5 Akibat Penyempitan Saraf Yang Dapat Dicegah

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Akibat penyempitan saraf yang mengganggu kesehatan sebisa mungkin perlu dicegah. Sebab penyempitan saraf dapat menimbulkan rasa nyeri pada Anda. Hal ini pun akan membuat Anda menjadi terganggu dalam menjalankan kegiatan atau aktivitas Anda sehari-hari.

Saraf sebenarnya mempunyai peranan yang cukup penting bagi sistem organ tubuh manusia. Saraf mempunyai peran dalam mengatur sistem sensorik dan sistem motorik pada manusia. Saraf dalam hal ini bertugas menyampaikan informasi dari indra menuju ke otak. Dan sebaliknya pula saraf bertugas untuk menyampaikan respon yang timbul dari otak menuju ke tubuh.

Namun terkadang Anda bisa saja mengalami suatu gangguan pada saraf Anda. Saraf ini dapat mengalami penyempitan sehingga hal ini akan sangat mengganggu Anda. Penyempitan saraf ini pun dapat terjadi karena adanya tekanan dari beberapa jaringan tubuh. Hal ini pun pada akhirnya menimbulkan rasa tidak nyaman pada tubuh Anda seperti timbulnya rasa nyeri, mati rasa, kesemutan, dan lain sebagainya.

Penyempitan saraf biasa disebut juga dengan istilah Dislocation. Beberapa orang lainnya juga menyebut penyebab penyempitan saraf dengan istilah Subluxation. Penyempitan saraf ini umumnyaterjadi pada bagian tulang belakang manusia. Penyempitan saraf ini pun disebabkan adanya perubahan dari suatu susunan atau struktur tulang belakang yang cenderung abnormal.

Perubahan susunan dan struktur tulang belakang ini juga seringkali terjadi secara tidak sesuai dengan porsi yang seharusnya. Akibatnya sistem saraf pada tubuh manusia pun menjadi semakin sempit atau bisa juga mengalami tersumbat. Penyempitan saraf pada dasarnya bisa terjadi karena adanya beberapa faktor. Beberapa faktor yang dapat menjadi akibat penyempitan saraf antara lain sebagai berikut.

1. Penuaan atau usia lanjut.

Penyempitan saraf bisa saja terjadi karena disebabkan oleh perubahan pada saraf. Saraf bisa saja mengalami robekan karena Anda semakin tua dan bahkan masuk ke usia lanjut. Makin mengalami penuaan maka kinerja sistem organ tubuhpun makin berkurang dan melemah.

Demikian juga dengan sistem saraf Anda. Saraf Anda bisa saja semakin berkurang fleksibilitasnya sehingga mudah mengalami keausan. Jika saraf Anda tersebut telah aus maka bukan tidak mungkin jaringan di sekitar saraf pun menekannya. Hal ini pun memicu terjadinya penyempitan saraf pada Anda yang dapat menimbulkan rasa nyeri berlebihan.

Bila penyempitan saraf ini tergolong parah maka dokter akan merekomendasikan Anda untuk menjalani operasi. Operasi ini bertujuan untuk menciptakan suatu ruang tambahan bagi sumsum ciri-ciri penyempitan saraf tulang belakang. Dengan cara operasi ini pun diharapkan agar penyempitan saraf dapat diatasi.

2. Pertumbuhan yang berlebih dari tulang.

Keausan yang terjadi pada tulang belakang umumnya dapat memicu adanya pembentukan tulang yang berlebih. Tulang berlebih yang terbentuk ini pun dapat menekan ke kanal tulang belakang. Hal ini pun pada akhirnya memicu terjadinya penyempitan saraf. [AdSense-B]

Penyempitan saraf yang terjadi karena adanya pembentukan tulang berlebih ini tentunya bisa menimbulkan rasa nyeri yang berlebihan. Adapun beberapa orang memang memiliki kanal tulang belakang yang kecil sejak orang tersebut lahir. Kondisi ini pun tentunya cenderung menyebabkan orang tersebut lebih beresiko mengalami penyempitan saraf.

Untuk itu Anda sebaiknya rajin berolahraga agar tulang belakang Anda tidak mengalami keausan. Jika keausan tulang belakang tidak sampai terjadi maka pembentukan tulang yang berlebih pun kemungkinan juga tidak akan terjadi. Dengan demikian Anda pun dapat mencegah munculnya penyempitan penyebab syaraf kejepit di leher.

3. Penebalan ligamen.

Ligamen sebenarnya berfungsi untuk membantu menahan tulang belakang sehingga tulang belakang dapat selalu berperan sesuai dengan fungsinya. Namun lama-kelamaan ligamen ini dapat menjadi kaku dan tebal. Proses penebalan inipun berlansung dalam kurun waktu yang cukup lama dan dari waktu ke waktu. Saat ligamen ini menjadi kaku dan tebal maka ligamen ini pun cenderung menghimpit bagian saraf. Saraf pun pada akhirnya mengalami penyempitan karena adanya penebalan ligamen.

Oleh karena itu Anda sebaiknya selalu menyediakan waktu untuk berolahraga. Olahraga pun sebaiknya dilakukan secara rutin. Olahraga sebenarnya dapat mencegah terjadinya penebalan pada ligamen. Olahraga cenderung menjaga fleksibilitas dari ligamen sehingga ligament ersebut beresiko kecil mengalami penebalan. [AdSense-A]

4. Munculnya tumor.

Tumor pada dasarnya merupakan sel yang bertumbuh secara abnormal. Sel-sel yang bertumbuh ini sebenarnya tidak dibutuhkan oleh tubuh sehingga sel-sel ini kemudian menjadi tumor. Sel-sel ini pun disebut tumbuh secara abnormal sebab pertumbuhannya tersebut tidak menghasilkan fungsi dan tidak pada tempatnya

. Tumor yang terbentuk ini dapat terjadi di dalam sumsum tulang belakang. Tumor tersebut juga dapat bertumbuh dan terbentuk di dalam selaput pelindung syaraf kejepit di pergelangan tangan. Selain itu tumor tersebut juga dapat terbentuk di ruang antara sumsum tulang belakang dengan tulang belakang itu sendiri.

Oleh karena itu tumor ini pun dapat menekan saraf sehingga terjadilah penyempitan saraf. Agar sel tumor tidak bertumbuh dan berkembang maka Anda sebaiknya menjaga pola makan yang sehat. Konsumsilah makanan yang mengandung gizi seimbang.

Anda juga seharusnya tidak mengonsumsi makanan yang banyak mengandung pengawet makanan. Sebab beberapa pengawet makanan justru akan semakin meningkatkan pertumbuhan sel tumor dengan cepat.

5. Adanya cedera atau trauma fisik yang ditimbulkan oleh kecelakaan.

Kecelakaan ataupun cedera yang pernah Anda alami bisa saja memberikan dampak besar bagi kesehatan Anda. Sebab kecelakaan yang Anda alami tersebut bisa saja mengakibatkan munculnya cedera atau trauma besar pada organ tubuh Anda. Suatu kecelakaan bisa saja menyebabkan terjadinya dislokasi atau patah tulang. Patah tulang ini dapat terjadi pada satu bagian tulang atau bahkan pada beberapa bagian tulang.

Hal inipun dapat merusak isi dari kanal tulang belakang yang di dalamnya berupa saraf-saraf yang sensitif. Patah tulang ini pun juga dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan pada jaringan yang berdekatan dengan saraf. Jaringan yang mengalami pembengkakan inilah yang kemudian menekan saraf sehingga terjadilah penyempitan saraf.

Hal ini dapat diatasi dengan operasi. Karena itu jika Anda pernah mengalami kecelakaan sebaiknya Anda segera berkonsultasi pada dokter agar cedera atau trauma fisik yang timbul bisa diminimalkan dan bahkan diredakan.

Akibat penyempitan saraf karena faktor-faktor di atas tentunya dapat diatasi dengan berbagai cara. Adapun bila Anda mulai mengalami gejala penyempitan saraf maka Anda bisa segera memeriksakan diri Anda ke dokter spesialis saraf.

Gejala dari penyempitan saraf antara lain seperti sering kesemutan, munculnya mati rasa atau kebas, ataupun timbulnya rasa nyeri yang terkadang kambuh. Rasa nyeri yang timbul akibat adanya macam-macam penyakit saraf terkadang muncul sewaktu-waktu namun terkadang juga bisa muncul dalam jangka waktu yang cukup lama.

Anda pun sebaiknya selalu menjaga pola hidup sehat agar dapat mencegah terjadinya penyempitan saraf. Pola hidup sehat yang dapat Anda lakukan misalnya dengan rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang setiap hari terutama sayuran dan juga buah-buahan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn