Alpha-lipoic Acid – Obat Apa – Fungsi – Dosis – Efek Samping

340

Apa itu Alpha-lipoic Acid?

Alpha-lipoic Acid adalah jenis senyawa kimia yang serupa dengan vitamin dan biasa kita kenal dengan nama antioksidan. Alpha-lipoic Acid ada di beberapa jenis makanan, seperti pada bayam, ragi, brokoli dan kentang. Alpha-lipoic Acid memiliki kegunaan yang sangat banyak, oleh karena itu digunakan sebagai salah satu substansi obat obatan.

Alpha-lipoic Acid biasanya berupa obat obatan secara oral untuk penanganan diabetes atau gejala gejala diabetes yang berkaitan dengan syaraf, seperti rasa terbakar, nyeri, mati rasa pada lengan dan kaki. Alpha-lipoic Acid juga dapat diadministrasikan ke dalam tubuh menggunakan metode intravenous untuk kegunaan kegunaan lain. Dosis tinggi Alpha-lipoic Acid pada pasien telah disetujui di Jerman sebagai treatment penanganan gejala gejala yang berhubungan dengan syaraf.

Alpha-lipoic Acid bekerja dengan membantu pencegahan beberapa jenis sel yang berbahaya di dalam tubuh dan juga meningkatkan beberapa vitamin di dalam tubuh seperti vitamin E dan juga vitamin C> Ada beberapa studi yang dapat mengkonfirmasi bahwa Alpha-lipoic Acid dapat meningkatkan fungsi dan aktivitas neuron pada pasien yang mengidap diabetes.

Alpha-lipoic Acid digunakan di dalam tubuh untuk menghancurkan karbohidrat dan membuat sumber energi untuk organ organ lain yang ada di dalam tubuh. Alpha-lipoic Acid bekerja sebagai antioksidan, yang secara tidak langsung dapat memberikan perlindungan pada otak di kondisi kondisi tertentu apabila ada potensi bahaya atau luka. Efek antioksidan yang dihasilkan dapat membantu beberapa penyakit liver. Alpha-lipoic Acid memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat signifikan yang bisa didapatkan dari Alpha-lipoic Acid adalah sebagai berikut :

1. Melawan diabetes dan komplikasi yang disebabkan oleh diabetes

Menkonsumsi Alpha-lipoic Acid secara oral atau dengan metode intravenous dapat meningkatkan penyakit yang berkaitan dengan jumlah gula darah pada pasien diabetes tipe 2. Namun demikian, beberapa factor dapat menyebabkan pengobatan Alpha-lipoic Acid untuk pasien diabetes tidak berfungsi secara optimal. Hal ini bisa disebabkan karena adanya penggunaan obat obatan lain, kemurnian treatment Alpha-lipoic Acid atau jangka waktu konsumsi Alpha-lipoic Acid itu sendiri. Alpha-lipoic Acid tidak dapat meningkatkan kondisi pasien diabetes tingkat 1.

2. Menyehatkan mata

Alpha-lipoic Acid telah terbukti dapat membantu menjaga gejala gejala keluhan medis yang berkaitan dengan penyakit pada mata, seperti berkurangnya kemampuan penglihatan, macular degeneration, retina damage, katarak, glaucoma dan Wilson’s disease. Studi penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Alpha-lipoic Acid dalam jangka Panjang dapat memberikan dampak positif pada perkembangan retinopathy.

3. Mencegah penyakit yang berhubungan dengan daya ingat dan cognitive decline

Alpha-lipoic Acid juga dapat disebut dengan “brain foods” yang dapat melindungi kemampuan daya ingat anda. Beberapa tenaga medis professional menggunakan suplemen Alpha-lipoic Acid untuk membantu pencegahan penyait yang berhubungan dengan neuron damage, penurunan kemampuan daya ingat, motor impairment dan perubahan fungsi fungsi kognitif lainnya. Hal ini dapat tercapai karena begitu aktifnya aktivitas antioksidan yang ada pada Alpha-lipoic Acid.

4. Meningkatkan glutathione

Glutathione dikenal juga dengan nama master antioksidan oleh banyak tenaga ahli. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa 300 – 1200 milligram Alpha-lipoic Acid dapat membantu meningkatkan kemampuan glutathione untuk meregulasi respon imun tubuh dan melawan penyakit penyakit seperti diabetes, insulin resistance atau HIV/AIDS.

5. Menurunkan berat badan

Pemakaian Alpha-lipoic Acid setiap hari dengan dosis 1800 mg selama 20 minggu telah membuktikan dapat menurunkan berat badan pada orang orang yang menderita obesitas. Dosis rendah di 1200 mg terbukti tidak dapat efisien untuk menurunkan berat badan.

Kontraindikasi dan Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Obat Alpha-lipoic Acid

Beberapa informasi yang harus diketahui oleh dokter sebelum anda mengkonsumsi Alpha-lipoic Acid adalah sebagai berikut :

  • Apabila anda memiliki riwayat atau sedang menderita penyakit liver
  • Apabila anda memiliki alergi terhadap Alpha-lipoic Acid
  • Apabila anda memiliki alergi terhadap substansi lain
  • Apabila anda memiliki alergi terhadap jenis makanan tertentu
  • Apabila anda memiliki riwayat atau sedang menderita Diabetes. Alpha-lipoic Acid dapat menyebabkan turunnya gula darah, obat obatan penanganan diabetes anda mungkin akan mengalami penyesuaian apabila anda mengkonsumsi Alpha-lipoic Acid
  • Apabila anda memiliki riwayat atau sedang menderita Penyakit tiroid. Pemakaian Alpha-lipoic Acid dapat mengganggu mekanisme kerja treatment untuk penyakit tiroid yang sedang dilakukan.
  • Apabila anda memiliki riwayat atau sedang menderita Thiamine deficiency atau kekurangan vitamin B
  • Apabila anda memiliki kebiasaan minum minuman beralkohol. Alcohol dapat menurunkan jumlah thiamine atau vitamin B1 di dalam tubuh. Ketika anda mengkonsumsi Alpha-lipoic Acid dengan jumlah thiamine yang rendah di dalam tubuh, hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang sangat serius. Dokter akan menyarankan anda untuk mengkonsumsi suplemen Alpha-lipoic Acid apabila anda mengkonsumsi Alpha-lipoic Acid dan alkohol dalam jumlah yang banyak.
  • Apabila anda memiliki jadwal operasi. Alpha-lipoic Acid dapat menurunkan jumlah gula darah. Secara teori, Alpha-lipoic Acid dapat mengganggu mekanisme kerja control gula darah ketika operasi dan paska operasi. Dokter mungkin akan menyarankan anda untuk menghentikan pemakaian Alpha-lipoic Acid 2 minggu sebelum menjadi prosedur operasi jenis apapun.
  • Apabila anda sedang hamil, sedang dalam program kehamilan atau berencana untuk hamil. Keamanan dan efektivitas pemakaian Alpha-lipoic Acid pada wanita yang sedang hamil, sedang dalam program kehamilan atau berencana untuk hamil masih belum dapat dipastikan. Konsultasikan hal ini lebih lanjut pada dokter yang bertugas.
  • Apabila anda sedang menyusui. Keamanan dan efektivitas pemakaian Alpha-lipoic Acid pada wanita yang sedang menyusui dan bayinya masih belum dapat dipastikan. Konsultasikan hal ini lebih lanjut pada dokter yang bertugas.
  • Keamanan dan efektivitas pemakaian Alpha-lipoic Acid pada anak anak dan bayi masih belum dapat dipastikan. Konsultasikan hal ini lebih lanjut pada dokter yang bertugas. Pemberian dosis tinggi pada anak anak sangat tidak direkomendasikan. Beberapa laporan efek samping mengenai pemakaian Alpha-lipoic Acid dengan takaran 2400 mg adalah adanya gejala kejang kejang, muntah dan tidak sadarkan diri pada anak anak.

Interaksi Alpha-lipoic Acid dengan Obat-Obatan Lain

Menggunakan Alpha-lipoic Acid Bersama dengan suplemen kesehatan atau obat obatan herbal lain dapat menurunkan jumlah gula darah anda. Beberapa obat obatan herbal yang tidak boleh dikonsumsi Bersama dengan Alpha-lipoic Acid adalah sebagai berikut :

  • Devil’s claw
  • Fenugreek
  • Bawang putih
  • Guar gum
  • Horse chestnut
  • Panax ginseng
  • Psyllium
  • Siberian ginseng

Selain obat obatan herbal dan juga vitamin, beberapa obat obatan medis juga tidak dapat dikonsumsi Bersama dengan Alpha-lipoic Acid karena resiko interaksi yang mungkin terjadi. Beberapa obat obatan tersebut termasuk diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Insulin
  • Obat obatan lain untuk penanganan diabetes seperti :
    • Glimepiride (amaryl)
    • Glyburide (DiaBeta, Glynase PresTab, Micronase)
    • Pioglitazone (actos)
    • Rosiglitazone (avandia)
    • Chlorpropamide (diabinese)
    • Glipizide (Glucotrol)
    • Tolbutamide (orinase)
  • Levothyroxine
  • Jenis obat obatan untuk penanganan penyakit tiroid
  • Obat obatan untuk penanganan kanker
  • Obat obatan yang digunakan untuk kemoterapi

Prosedur Minum Alpha-lipoic Acid

  1. Alpha-lipoic Acid termasuk ke dalam kategori jenis suplemen herbal, anda harus mendapatkan konsultasi dari dokter untuk mendapatkan takaran dosis yang tepat sesuai dengan riwayat kesehatan anda dan juga kondisi kesehatan anda pada saat ini. Konsultasi dengan tenaga professional dalam bidang suplemen atau obat herbal juga sangat disarankan.
  2. Apabila anda memutuskan untuk mengkonsumsi Alpha-lipoic Acid, gunakan sesuai dengan instruksi yang tercetak pada kemasan atau sesuai dengan takaran yang diberikan oleh dokter, tenaga farmasi atau tenaga professional medis lain yang menangani anda.
  3. Jangan menggunakan atau mengkonsumsi produk ini lebih dari yang disarankan oleh petunjuk yang anda.
  4. Segera hubungi dotker apabila kondisi anda tidak segera membaik atau malah semakin memburuk ketika mengkonsumsi Alpha-lipoic Acid.
  5. Jangan menggunakan Alpha-lipoic Acid dalam berbagai bentuk misal dalam bentuk tablet dan kapsul di waktu yang bersamaan tanpa persetujuan dokter. Menggunakan bentuk formula Alpha-lipoic Acid yang berbeda beda dalam waktu yang bersamaan dapat menyebabkan meningkatnya resiko overdosis.

Ukuran Dosis Obat Alpha-lipoic Acid

Apabila anda mengkonsumsi Alpha-lipoic Acid, maka hal yang harus anda ingat adalah bahwa menambah dosis yang sudah diberikan tidak akan memberikan efek yang lebih baik atau lebih cepat daripada yang diinginkan. Rekomendasi dosis dapat berbeda beda tergantung orang yang anda tanyakan. Namun berikut adalah gambaran dosis Alpha-lipoic Acid secara umum yang dianggap aman untuk orang dewasa :

  • Untuk pencegahan penyakit : 20 – 50 milligram per hari
  • Untuk pasien diabetes : 600 – 800 milligram per hari (biasanya diberikan dalam 2 kali dosis)
  • Untuk pasien dengan cognitive disorder : 600 – 800 milligram per hari
  • Untuk sebagai antioksidan pada orang dewasa : 50 – 100 milligram
  • Untuk pasien neuropathy : 600 – 1800 milligrams
  • Untuk pasien diabetic neuropathy : 600 – 1800 milligrams

Dosis yang diberikan oleh dokter dapat berbeda beda tergantung dari gejala yang dikeluhkan dan juga tergantung dari jenis obat Alpha-lipoic Acid itu sendiri. Berikut adalah gambaran pembagian dosis berdasarkan jenis obat Alpha-lipoic Acid :

  • Alpha-lipoic Acid dalam bentuk oral
    • Untuk penyakit diabetes tipe 2 dan menyembuhkan gejalanya seperti rasa terbakar, nyeri atau mati rasa pada lengan dan kaki : 300 – 1800 mg setiap hari
    • Untuk menurunkan berat badan : 1800 mg setiap hari selama 20 minggu
  • Alpha-lipoic Acid dalam bentuk cream kulit
    • Untuk kulit yang menua : cream kulit yang mengandung 5% Alpha-lipoic Acid diaplikasikan secara topical ke bagian wajah sebanyak 2x dalam sehari
  • Alpha-lipoic Acid dengan metode intravenous
    • Untuk penyakit diabetes dan menyembuhkan gejalanya seperti rasa terbakar, nyeri atau mati rasa pada lengan dan kaki : 500 – 1200 mg per hari dan hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional

Ciri – Ciri Obat Alpha-lipoic Acid

Alpha-lipoic Acid dijual dalam berbagai bentuk. Ada yang berbentuk kapsul, tablet, cream untuk kulit dan juga berbentuk cairan yang disuntikkan dengan metode intravenous. Konsultasikan pada dokter mengenai bentuk Alpha-lipoic Acid yang mana yang paling tepat untuk anda.

Apa yang terjadi jika overdosis obat Alpha-lipoic Acid ?

Apabila anda merasa overdosis akibat Alpha-lipoic Acid, maka segera datangi unit gawat darurat di rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secepat mungkin. Bawalah segala jenis obat obatan yang sedang dikonsumsi, baik yang didapatkan dengan atau tanpa resep dokter, termasuk di dalamnya adalah obat obatan herbal, suplemen dan juga vitamin. Informasikan pada dokter mengenai jumlah obat obatan yang sedang dikonsumsi dan kapan terjadinya.

Jangan mengkonsumsi obat orang lain dang jangan berikan obat anda pada orang lain. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya overdosis. Mengkonsumsi obat lebih dari jadwal yang telah diberikan oleh dokter atau tidak sesuai dengan takaran yang tepat dapat menyebabkan overdosis dan juga keracunan. Pada Alpha-lipoic Acid, konsumsi dengan berbagai jenis obat secara bersamaan juga dapat meningkatkan resiko terjadinya overdosis.

Apabila anda kelupaan untuk mengkonsumsi Alpha-lipoic Acid, maka segera konsumsi pada saat ingat. Apabila sudah hampir mendekati jadwal dosis selanjutnya, maka tidak perlu menggantikan dosis yang terlewat, tidak perlu menggandakan dosis di jadwal selanjutnya.

Bagaimana cara penyimpanan obat Alpha-lipoic Acid ?

  1. Simpanlah Alpha-lipoic Acid di dalam kotak obat yang rapat di dalam suhu ruangan. Hindari penyimpanan jenis obat obatan apapun di kamar mandi karena suhu ruangan yang cenderung lembab.
  2. Jangan menyimpan obat apapun di dalam lemari pendingin atau lemari pembeku kecuali dokter menyarankan demikian. Obat obatan apapun harus disimpan dengan rapat dan diletakkan jauh dari jangkauan anak anak dan juga hewan peliharaan.
  3. Buanglah Alpha-lipoic Acid yang sudah tidak terpakai atau sudah melewati tanggal kadaluarsa dengan aman dan tepat.
  4. Jangan buang Alpha-lipoic Acid yang sudah tidak terpakai atau sudah melewati tanggal kadaluarsa ke dalam toilet atau ke limbang rumah tangga biasa. Hal ini dapat menyebabkan kontaminasi lingkungan.
  5. awalah obat obatan yang sudah tidak terpakai dan yang sudah melewati tanggal kadaluarsa ke klinik farmasi terdekat. Tenaga farmasi yang bertugas dapat membantu anda untuk membuangnya dengan aman dan tepat.

Efek Samping Obat Alpha-lipoic Acid

Penggunaan Alpha-lipoic Acid pada orang dewasa adalah aman ketika dikonsumsi secara oral selama 4 tahun, atau dengan metode intravenous selama 3 minggu, atau ketika dioleskan sebagai cream kulit selama 12 minggu. Alpha-lipoic Acid yang dikonsumsi secara oral memiliki resiko efek samping ruam pada kulit. Khususnya pada orang orang yang memiliki defisiensi thiamine, dokter akan menyarankan untuk mengkonsumsi suplemen thiamine.

Segera datangi unit gawat darurat apabila anda merasakan beberapa reaksi alergi seperti ruam, kesulitan bernafas, kesulitan berbicara, mengi, batuk, bengkak pada beberapa bagian wajah seperti pada lidah, mulut atau tenggorokan dan juga gejala gejala alergi lainnya. Segera hentikan pemakaian Alpha-lipoic Acid apabila anda merasakan beberapa tanda adanya efek samping serius seperti di bawah ini :

  • Tanda gula darah menurun, seperti sakit kepala, kelaparan, merasa lemah, berkeringat berlebihan, kebingungan, merasa mudah marah, kepala terasa ringan, denyut nadi lebih cepat, merasa mudah kaget
  • Kepala terasa ringan hingga ingin pingsan

Beberapa efek samping Alpha-lipoic Acid yang masih masuk ke dalam kategori wajar adalah sebagai berikut :

  • Mual
  • Ruam pada kulit
  • Insomnia
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Gula darah rendah

Jadi itulah beberapa ulasan mengenai obat Alpha-lipoic Acid tentang kontraindikasi, prosedur penggunaan, serta efek samping yang ditimbulkan.