Kamadol – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Cara Penggunaan

86

Kamadol merupakan merek obat yang direkomendasikan sebagai obat resep dokter penghilang rasa sakit yang dikeluhkan pasien. Ketahui jenis-jenis operasi bedah Di Indonesia, merek obat kamadol sering dijadikan resep dokter untuk keluhan tersebut.

Sementara di luar negeri, merek obat yang lebih popular adalah sesuai dengan kandungan zat aktif dalam obat kamadol ini. Saat sakit, pasien akan merasakan nyeri, terlebih setelah operasi dan keluhan nyari berat lainya. Merek obat kamadol ini diproduksi dalam bentuk obat suntik oleh pabrik farmasi Karnataka Antibiotics and Pharmaceuticals.

Kandungan Kamadol

Dilansir dari farmasi id, obat merek Kamadol ini memiliki kandungan zat aktif yang disebut tramadol hydrochloride. Zat aktif ini dapat bekerja dengan cara mempengaruhi reaksi kimia dalam otak pasien yang mungkin telah menjalani operasi otak serta system sarafnya, sehingga dapat mengurangi sensasi rasa sakit yang dialami. Umumnya, pasien yang baru saja mengalami operasi, sering mengeluhkan sakit dan obat seperti kamadol sangat direkomendasikan.

Fungsi Kamadol

Obat merek kamadol yang masuk dalam golongan obat analgesic opiate. Merupakan obat resep dokter yang memiliki fungsi umum untuk membantu meredakan nyeri sedang hingga berat yang dialami pasien, terutama pasca melakukan operasi. Umumnya, obat dengan kandungan tramadol tersebut tersedia dalam bentuk tablet, kaspul obat larut hingga obat suntik dengan dosis yang disesuaikan petunjuk dokter.

Dosis Kamadol

Pemberian obat resep dokter, sebaiknya memang disesuiakan dengan kondisi pasien dan parahnya rasa sakit karena efek samping operasi usus-buntu yang mungkin sedang di derita. Adapun dosis untuk dewasa serta anak usia 14 tahun, berikan 1 ampul intra vena (IV) atau intra muscular (IM) atau subkutan (SC). Untuk dosis maksimalnya yaitu 400 mg per hari, jika obat kamadol yang diberikan berbentuk tablet. Adapun untuk mengurangi rasa sakit dengan cepat. Bisa diberikan sebanyak 50 hingga 100 mg per 4 – 6 jam.

Cara Penggunaan Kamadol

  1. Obat merek tramadol dalam bentuk yang tersedia, dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
  2. Obat ini sebaiknya dikonsumsi, hanya saat sakit mulai muncul.
  3. Jika sakit tidak muncul, sebaiknya jangan dulu mengkonsumsi obat ini dengan tujuan agar rasa sakit tidak muncul.
  4. Penggunaan dengan dosis terlewat, jika jedanya dekat maka hindari untuk menggandakan dosis.

Hal- Hal yang harus Diperhatikan

Ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan sebelum mengkonsumsi obat merek kamadol dengan kandungan tramadol ini, juga diperhatikan mengenai resiko operasi ring jantung bagi pasien yang menjalaninya. Berikut beberapa hal penting yang harus diperhatikan:

  • Dapat menyebabkan trauma kepala, meningkatkan tekanan intra kranial, gangguan fungsi hati hingga ginjal berat dan hipersekresi bronkus.
  • Dapat mengganggu kemampuan saat mengemudi dan menjalankan mesin karena menyebabkan kantuk
  • Selama mengkonsumsi obat kamadol, tidak dianjurkan untuk minum minuman keras dan obat seperti antihistamin dan obat penenang lainya.

Kamadol untuk Wanita Hamil

Dilansir dari farmasi id, salah satu hal penting yang harus diperhatikan sebelum mengkonsumsi obat kamadol ini adalah pada kondisi kehamilan atau pasca operasi operasi bypass jantung. Hal ini menunjukan, bahwa kandungan dalam obat bisa dikategorikan sebagai obat keras yang mungkin dapat menimbulkan gangguan pada janin wanita hamil, jika dikonsumsi. Sebaiknya, obat merek kamadol ini dikonsultasikan terlebih dulu pada dokter, sebelum dikonsumsi wanita hamil dan menyusui.