Ixor – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

19

Ixor tablet mengandung antibiotik roxithromycin yang digunakan untuk mengobati infeksi telinga, hidung, tenggorokan, kulit, atau berbagai infeksi lain yang disebabkan oleh kuman gram negatif atau gram positif. Ixor tablet juga bisa digunakan untuk mengobati infeksi saluran genital (selain dari infeksi gonokokal).

Ixor tablet berada di bawah manufaktur Soho Industri Pharmasi dan termasuk golongan Obat Keras (harus dengan resep dokter).

Fungsi

Ixor tablet berfungsi untuk mengobati berbagai infeksi akibat kuman gram negatif atau gram positif atau kuman yang sensitif terhadap zat roxithromycin, seperti beberapa infeksi di bawah ini,

  1. Infeksi telinga
  2. Infeksi mata
  3. Infeksi tenggorokan
  4. Infeksi kulit
  5. Infeksi struktur kulit atau jaringan lunak
  6. Infeksi saluran genital (selain dari infeksi gonokokal)
  7. Infeksi saluran pernafasan atas/bawah

Kontraindikasi

  • Hipersensitif terhadap roxithromycin
  • Hipersensitif terhadap jenis antibiotik makrolidum tertentu
  • Penyakit ginjal
  • Kerusakan hati
  • Penyakit jantung
  • Penggunaan bersamaan dengan zat ergotamin
  • Usia dibawah 4 tahun

Komposisi

Roxithromycin 150 mg

Dosis dan Penggunaan

  • Dewasa     : 2 kali sehari sebelum makan (300 mg/hari)
  • Anak-anak : 2,5 sampai 8 mg/kg berat badan per hari sebelum makan (dosis dibagi dua)

Ixor tablet sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi perut kosong beberapa jam sebelum makan, atau bisa juga 2 jam sesudah makan. Penggunaan ixor tablet harus sesuai petunjuk dokter untuk menghindari resiko efek samping berbahaya.

Penggunaan Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Kandungan roxithromycin dalam ixor tablet belum terbukti menimbulkan efek berbahaya bagi janin. Tetapi penggunaan terhadap ibu hamil & menyusui tidak boleh dilakukan secara sembarangan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.

Interaksi Obat

Pemakaian ixor tablet dengan teofilin secara bersamaan akan meningkatkan kadar teofilin dalam plasma, efek samping lain berpotensi muncul. Jika ixor tablet dikonsumsi bersamaan dengan warfarin atau agen anti koagulan, pendarahan mungkin terjadi.

Sebelum Anda mengkonsumi ixor tablet, sebaiknya dilakukan konsultasi terlebih dulu kepada dokter. Katakan kepada dokter obat-obatan apa saja yang pernah Anda konsumsi atau yang sedang Anda konsumsi.

Peringatan

  1. Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika efek samping yang muncul tidak segera hilang.
  2. Jika Anda mengalami aritmia, pusing, atau gangguan fungsi hati ketika baru memulai penggunaan ixor tablet, harap segera berkonsultasi kepada dokter dan katakan tentang kondisi Anda.
  3. Jika Anda pernah memiliki riwayat penyakit jantung, porfiria, atau alergi terhadap roxithromycin, sebaiknya hindari penggunaan ixor tablet atau jenis obat roxithromycin lainnya.
  4. Ixor tablet tidak boleh dikonsumsi jika Anda sedang mengalami kondisi diare dengan pendarahan.
  5. Dalam beberapa kasus, efek samping seperti perubahan jumlah sel darah, penyempitan saluran udara, dan suara dengung di telinga pernah terjadi. Hubungi dokter jika kondisi-kondisi serupa terjadi kepada Anda.

Petunjuk Penyimpanan

Simpan kemasan ixor tablet di tempat tertutup yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung dan jaga suhu ruangan tetap stabil, jangan disimpan di tempat lembab atau basah. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Apabila masa kadaluarsa obat telah habis, jangan dikonsumsi lagi dan segera buang ke tempat sampah. Penggunaan obat kadaluarsa hanya akan memperburuk kondisi tubuh dan beresiko menimbulkan efek negatif lainnya.

Tentang Zat Aktif

Roxithromycin merupakan obat antibiotik yang termasuk kedalam golongan makrolidum dengan spektrum luas. Roxithromycin bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi, roxithromycin akan mengikat sub unit 50s dari ribosom bakteri untuk menekan translasi mRNA.