Home Merk Obat A-ZMerk Obat G Glyamid – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

Glyamid – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

by Robi Diansah

Glyamid merupakan obat yang di dalamnya mengandung zat aktif bernama glibenclamide yang memiliki peran penting untuk mengatadi diabetes atau yang juga dikenal dengan sebutan kencing manis. Obat Glyamid tergolong obat resep yang hanya boleh anda gunakan jika anda memperoleh resep dari dokter.

Di dalam penggunaan Glyamid, anda harus memperhatikan segala instruksi yang diberikan oleh dokter sehingga pengobatan yang anda jalani bisa memberikan hasil yang maksimal. Berikut ini kami akan memberikan penjelasan yang lebih lengkap mengenai apa saja informasi yang berhubungan dengan Glyamid, termasuk juga efek samping yang harus anda waspadai ketika anda mengkonsumsi Glyamid.

Fungsi Glyamid

Glyamid memiliki kegunaan atau indikasi yakni membantu mengobati diabetes tipe 1 dan dua, dimana kadar gula darah yang dimiliki orang tersebut tidak bisa dikontrol meskipun telah melakukan diet atau berolahraga. Sekedar informasi bahwa diabetes merupakan sebuah kondisi dimana tubuh anda kehilangan kemampuan untuk memproduksi hormon insulin.

Hal ini kemudian menyebabkan peningkatan kadar gula darah sehingga lama kelamaan akan menjadi penyebab anda mengalami diabetes atau kencing manis.

Kontraindikasi Glyamid

  • Kami sarankan agar supaya Glyamid tidak untuk dikonsumsi oleh pasien yang pernah mengalami hipersensitifitas terhadap kandungan yang ada di dalam Glyamid.
  • Pasien yang pernah memiliki riwayat alergi juga sebaiknya tidak menggunakan Glyamid, kecuali jika dokter memberikan instruksi yang lainya.
  • Sementara itu, ibu hamil dan menyusui yang ingin mengkonsumsi Glyamid, sebaiknya bertanya kepada dokter mengenai keamanan dari mengkonsumsi Glyamid agar supaya tidak sampai mengalami masalah yang tidak diinginkan.
  • Dan juga untuk pasien yang pernah memiliki riwayat penyakit jantung, hati, maupun penyakit dalam lainnya, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter jika ingin mengkonsumsi Glyamid agar supaya pengobatan yang anda jalani bisa memberikan hasil yang maksimal dan tidak sampai menimbulkan masalah yang tidak diinginkan.

Dosis Glyamid

Berikut ini kami akan memberikan penjelasan kepada anda mengenai takaran dosis Glyamid yang harus anda cermati sebelum anda mengkonsumsi obat ini.

  • Untuk dosis lazim yang diberikan kepada orang dewasa adalah sebanyak 5 mg per hari.
  • Dosis yang diberikan kepada pasien lanjut usia atau lansia, maka dosis awalnya adalah sebanyak 2,5 mg utnuk dikonsumsi setiap hari.
  • Sementara itu, dosis maksimal yang boleh diberikan yakni sebanyak 15 mg.
  • Anda bisa mengkonsumsi Glyamid, baik bersamaan dengan makan maupun setelah makan, sesuai dengan selera anda.
  • Yang tidak kalah penting adalah durasi pemakain Glyamid harus disesuaikan dengan kondisi tubuh anda sehingga penting bagi anda untuk selalu menghubungi dokter guna memperoleh instruksi demi kesembuhan yang anda perolah.

Efek Samping Glyamid

Di bawah ini beberapa efek samping penggunaan Glyamid yang harus anda perhatikan:

  1. Glyamid bisa menyebabkan pasien mengalami sakit perut atau mual tanpa muntah.
  2. Penggunaan Glyamid juga bisa menyebabkan pasien mengalami sembelit atau konstipasi dan bahkan diare, terutama jika dikonsumsi dalam waktu yang lama maupun dengan dosis yang tinggi.
  3. Selain itu, efek samping yang juga harus anda perhatikan ketika mengkonsumsi Glyamid adalah obat ini bisa menjadi sebab timbulnya masalah berupa nyeri yang anda rasakan pada bagian ulu hati.
  4. Dalam beberapa kasus, penggunaan Glyamid bisa menyebabkan pasien mengalami hipoglikemia, yakni kondisi penurunan kadar gula darah secara drastis, terutama bagi pasien yang menggunakan Glyamid dalam jangka waktu yang lama.

Demikian penjelasan dari kami mengenai Glyamid. Semoga bermanfaat bagi anda semuanya.

You may also like