Gluconin – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

115

Gluconin adalah salah satu jenis obat yang mampu meringankan diabetes mellitus tipe 2 atau NIDDM yang tidak bisa diringankan dengan diet dan penurunan berat badan saja. Gluconin diproduksi oleh Indofarma dalam bentuk tablet. Untuk bisa menggunakan Gluconin¸pengguna bisa membelinya di apotik dengan menyertakan resep dari dokter.

Kandungan Gluconin

  • Gluconin memiliki kandungan zat bernama Glibenclamide

Fungsi Gluconin

Gluconin berfungsi sebagai layaknya obat lainnya yaitu untuk membantu meringankan baik penyakit maupun gejala yang dialami pengguna, seperti:

  • Dapat meringankan diabetes mellitus tipe 2 dengan kadar gula yang tidak bisa dikendalikan dengan diet, latihan fisik dan penurunan berat badan saja

Dosis Penggunaan Gluconin

Agar bisa tepat digunakan dan juga bisa cepat mengobati beberapa jenis penyakit yang sudah disebutkan diatas, Gluconin perlu dikonsumsi seusai dengan aturan dan ketentuan masing-masing yang terbagi didalam dosis. Berikut dosis penggunaan Gluconin:

  • Berikan dosis awal Gluconin sebanyak 5 mg per hari
  • Jika lansia harus mengonsumsi Gluconin, kurangi dosis Gluconin mejadi 2.5 mg per hari

Efek Samping Gluconin

Gluconin memberikan beberapa jenis efek samping seperti obat lainnya pada umumnya. Efek samping sendiri tidak selalu dialami dan dirasakan oleh penggunanya, berikut ini beberapa jenis efek samping yang bisa diperhatikan :

  1. Pengguna dimungkinkan mengalami mual dan muntah
  2. Pengguna akan mengalami diare
  3. Pengguna cenderung merasa sembelit dan nyeri pada ulu hati
  4. Pengguna dapat mengalami sakit kepala
  5. Pengguna akan merasa demam
  6. Pengguna dimungkinkan mengalami kenaikan berat badan

Kontraindikasi Gluconin

Kontraindikasi dikenal sebagai sebuah kondisi yang harus dihindari dalam penggunaan Gluconin. Atau bisa dikatakan, dalam kondisi tertentu, pengguna tidak disarankan untuk menggunakan Gluconin. Untuk menambah kewaspadaan, berikut macam-macam kondisi yang harus dihindari dalam kontraindikasi penggunaan Gluconin:

  • Tidak boleh diberikan kepada pengguna yang memiliki alergi atau reaksi hipersensitif terhadap Gluconin atau bahan penyusunnya.
  • Tidak disarankan diberikan kepada penderita dengan defisiasi G6PD karena mampu memicu hemolysis
  • Tidak boleh diberikan kepada penderita gangguan ginjal, hati, dan kelenjar adrenal.
  • Tidak diresepkan untuk penderita yang akan menjalani operasi, mengalami infeksi berat atau berusia diatas 70 tahun
  • Tidak disarankan untuk dikonsumsi penderita diabetes mellitus tipe 1 prekoma dan koma

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Secara umum, dalam penggunaan obat atau selama proses pengobatan, terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan dan diwaspadai dengan baik. Hal tersebut harus dilakukan untuk meningkatkan efek positif dari obat. Hal yang harus diperhatikan diantaranya:

  • Tidak boleh mengosumsi alkohol selama penggunaan Gluconin
  • Tidak boleh membuang Gluconin di saluran drainase karena dapat mencemari lingkungan sekitar
  • Tidak boleh menyimpan Gluconin di freezer
  • Jauhkan Gluconin dari hewan peliharaan
  • Simpan Gluconin di ruangan dengan suhu antara 5 hingga 20 derajat celisus
  • Simpan Gluconin di ruangan yang sejuk dan kering
  • Tidak disarankan membekukan Gluconin
  • Jauhkan Gluconin dari jangkauan anak kecil
  • Simpan Gluconin jauh dari paparan sinar matahari terik
  • Tidak boleh menyimpan Gluconin di kamar mandi
  • Tidak boleh melakukan perubahan dosis konsumsi Gluconin seperti mengurangi atau menggandakan dosis Gluconin tanpa sepengetahuan dokter atau tenaga medis yang berwenang

Gluconin Untuk Wanita Hamil

Hingga saat ini belum ditemukan adanya pernyataan yang dengan tegas menyatakan bahwa Gluconin tidak boleh diberikan kepada pengguna dalam keadaan hamil atau menyusui. Selain itu, belum ada juga penelitian yang mampu membuktikan bahwa Gluconin mampu memberikan efek yang membahayakan bagi pengguna, janin dalam kandungan dan bayi yang sedang menyusu. Maka dari itu, hingga sejauhini Gluconin boleh digunakan asalkan pengguna harus mengikuti syarat yang diberikan oleh dokter dan diawasi dengan  baik.