Galdom – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

318

Galdom termasuk ke dalam golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.

Komposisi

Galdom merupakan obat yang tersedia dalam bentuk tablet dan sirup.

  • Setiap tablet Galdom mengandung 10 mg domperidone
  • Setiap 5 mL sirup Galdom mengandung 5 mg domperidone

Indikasi

Galdom merupakan obat antiemetik, yaitu obat yang penggunaan utamanya adalah untuk meredakan rasa mual, namun juga bisa digunakan untuk mengatasi kondisi refluks asam lambung (GERD / Gastroesophageal Reflux Disease)

Mekanisme Kerja Obat

Terdapat berbagai macam neurotransmitter yang bekerja pada sistem saraf kita. Neurotransmitter adalah senyawa kimia yang dihasilkan di sistem saraf dan berfungsi menghantarkan pesan antar sel saraf. Dengan adanya aktivitas neurotransmitter ini, nantinya akan muncul berbagai efek terhadap berbagai organ tubuh.

Dopamin adalah salah satu neurotransmitter yang dihasilkan di sistem saraf dan menimbulkan berbagai efek di berbagai organ tubuh, salah satunya adalah memperlambat gerakan peristaltik sistem pencernaan. Naun, aktivitas dopamin yang berlebihan dapat menimbulkan rasa mual.

Domperidone adalah salah satu obat yang dapat meredakan rasa mual denagn cara bekerja sebagai antagonis dopamin (akan meniimbulkan efek yang berlawanan dengan dopamin). Domperidone akan mencegah dopamin berikatan dengan reseptornya sehingga organ pada sistem pencernaan akan melakukan gerak peristaltik yang lebih cepat, dengan demikian makanan akan bergerak lebih cepat di saluran pencernaan dan diharapkan rasa mual pasien dapat teratasi.

Dosis dan Cara Penggunaan

  1. Dosis Galdom untuk dewasa dan anak usia di atas 12 tahun adalah 3 x 10 mg dalam sehari
  2. Dosis Galdom untuk anak usia di bawah 12 tahun dengan berat badan maksimum 35 kg: 3 x 0,25 mg/kg berat badan dalam sehari (sebaiknya gunakan Galdom sirup untuk anak)
  3. Sebaiknya Galdom dikonsumsi 30 menit atau 1 jam sebelum makan
  4. Telanlah tablet Galdom dengan bantuan sedikit air dalam keadaan utuh (jangan digerus atau dihancurkan)
  5. Gunakanlah sendok takar yang sudah disediakan di dalam kemasan Galdom sirup agar dosis obat dapat tertakar dengan baik

Kontraindikasi

Pasien yang memiliki kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan menggunakan Galdom:

  1. Hipersensitif (alergi) terhadap domperidone
  2. Gangguan fungsi hati
  3. Gangguan jantung
  4. Perdarahan saluran cerna
  5. Penyakit ginjal

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

  • Domperidone yang terkandung dalam Galdom termasuk ke dalam kategori C, yaitu obat yang hanya boleh digunakan oleh ibu hamil jika manfaat yang diperoleh melebihi risiko efek samping negatif yang mungkin timbul pada janin
  • Domperidone diekskresikan (dikeluarkan) oleh tubuh melalui ASI, sebaiknya ibu menyusui tidak mneyusui bayinya selama masa pengobatan menggunakan Galdom atau menghindari penggunaan obat ini

Efek Samping

Berikut adalah efek samping yang mungkin timbul setelah penggunaan Galdom:

  1. Mulut kering
  2. Sakit kepala
  3. Mudah mengantuk
  4. Diare
  5. Pruritus
  6. Payudara terasa keras dan kencang

Tidak semua pasien yang menggunakan Galdom akan mengalami efek samping di atas. Namun jika Anda merasakan efek samping apapun, baik yang telah disebutkan di atas maupun efek samping lainnya setelah menggunakan Galdom, segeralah konsultasikan kepada dokter atau apoteker agar efek samping tersebut bisa segera ditindaklanjuti.

Interaksi Oba

Berikut adalah obat-obat yang dapat menimbulkan interaksi obat jika digunakan bersamaan dengan Galdom:

  • Pasien yang menggunakan domperidone bersamaan dengan obat-obat berikut berisiko lebih tinggi mengalami efek sampiing berupa gangguan irama jantung: amiodaron, cisapride, citalopram, ibutilide, eritromisin, haloperidol, levofloksasin, moksifloksasin, quinidin
  • Domperidone dapat mengalami peningkatan efek samping dan efek terapi jika digunakan secara bersamaan dengan obat-obat ini: diltiazem, eritromisin, itrakonazole, ketokonazole, klaritromisin, verapamil

Konsultasikan mengenai obat apapun yang sedang atau akan Anda gunakan kepada dokter dan/atau apoteker untuk memastikan bahwa penggunaan obat tersebut bersamaan dengan Galdom tidak akan menimbulkan efek samping yang merugikan bagi Anda. Jika ternyata obat tersebut tidak bisa digunakan bersamaan dengan Galdom, dokter atau apoteker mungkin akan menyarankan pemberian jeda waktu antara konsumsi Galdom dengan konsumsi obat lainnya atau mengganti salah satu obat dengan obat lain sebagai alternatif.

Hal-Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Galdom:

  1. Jangan memulai atau mengulangi pengobatan dengan menggunakan Galdom tanpa menggunakan resep dokter
  2. Jangan mengubah dosis Galdom yang sudah diresepkan dokter untuk Anda
  3. Jangan menggunakan Galdom lebih lama dari waktu yang diresepkan oleh dokter, biasanya Galdom hanya diresepkan untuk pengobatan jangka pendek (1-2 minggu)
  4. Minumlah Galdom pada waktu yang sama setiap harinya untuk memaksimalkan efek obat dan membantu Anda mengingat untuk mengkonsumsi obat ini
  5. Jika gejala yang Anda alami tidak kunjung membaik setelah mengkonsumsi Galdom, segeralah kembali melakukan konsultasi dengan dokter
  6. Penggunaan Galdom berisiko lebih besar menimbulkan gangguan irama jantung jika digunakan oleh pasien lanjut usia (usia >60 tahun), pasien dengan kadar elektrolit darah yang tidak normal, memiliki faktor risiko gangguan jantung atau menggunakan obat lain yang berpotensi menimbulkan efek samping tersebut (lihat bagian Interaksi Obat)
  7. Sebelum mengkonsumsi Galdom atau obat apapun, selalu perhatikan kondisi obatnya, jika Anda melihat ada perubahan warna atau bentuk obat, jangan gunakan obat tersebut dan segera tanyakan kepada apoteker mengenai apa yang harus Anda lakukan
  8. Selalu perhatikan tanggal kadaluwarsa Galdom atau obat apapun yang akan Anda konsumsi, pastikan obat tersebut belum melewati tanggal kadaluwarsanya
  9. Simpanlah Galdom pada suhu kamar di tempat yang kering dan terlindung dari sinar matahari langsung, jauhkan dari jangkauan anak-anak