Dumozol – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Dumozol merupakan obat yang biasanya digunakan untuk mengatasi infeksi anaerob dan juga digunakan untuk pengobatan pra serta pasca pembedahan atau operasi. Obat ini diproduksi oleh Prafa dan Actavis dalam bentuk cairan infus. Untuk bisa menggunakan Dumozol, pengguna harus membelinya di apotik atau toko obat resmi dengan membawa resep resmi dari dokter.

Kandungan Dumozol

Dumozol mengandung zat aktif dengan nama Metronidazole

Fungsi Dumozol

Dumozol mampu meringankan dan menyembuhkan beberapa jenis penyakit dan kondisi seperti contohnya:

  1. Digunakan untuk mengatasi infeksi anaerob
  2. Mampu menyembuhkan trikomoniasis
  3. Digunakan untuk menyembuhkan amubiasis
  4. Mampu mengobati profilaksis
  5. Digunakan untuk pengobatan pra serta pasca pembedahan atau operasi

Dosis Penggunaan Dumozol

Untuk mengobati dan menangani penyakit diatas, Dumozol harus disesuaikan berdasarkan kondisi yang dialami oleh penggunanya. Maka, berikut macam dosis yang bisa digunakan oleh pengguna Dumozol:

  • Untuk pengguna usia anak diatas 12 tahun hingga dewasa yang menderita infeksi anaerob, dapat menggunakannya sebanyak 500 gram.
  • Untuk pengguna anak kurang dari 12 tahun yang menderita infeksi anaerob, dapat diberikan sebnayak 7.5 mg per kilogram berat badan pengguna per hari
  • Untuk pengguna usia dewasa yang menderita amubiasis, dapat diberikan sebanyak 750 mg 3 kali sehari
  • Untuk pengguna usia anak yang menderita ambubiasis, dapat diberikan sebanyak 30 hingga 50 mg per kilogram berat badan pengguna per harinya
  • Untuk pengguna yang menderita trikomoniasis dapat menggunakan sebanyak 250 mg 2 kali sehari
  • Untuk pengguna yang menderita vaginitis bacterial dapat menggunakan sebnayak 500 mg 2 kali sehari
  • Untuk pengguna glardiasis usia dewasa, dapat diberikan sebanyak 500 mg 2 kali sehari
  • Untuk pengguna glardiasis usia anak, dapat diberikan sebanyak 250 mg 2 kali sehari

Efek Samping Dumozol

Meskipun dapat membantu mengatasi dan mengobati beberapa jenis penyakit, Dumozol juga mampu menimbulkan efek samping yang mengganggu pengguna. Berikut macam efek samping Dumozol yang harus anda ketahui:

  • Pengguna akan mengalami gangguan GI
  • Pengguna cenderung merasa sakit kepala
  • Pnegguna dimungkinkan mengalami demam
  • Pengguna dapat merasa mual dan muntah
  • Pengguna akan mengalami diare
  • Pengguna dapat mengalami konstipasi
  • Pengguna cenderung merasa logam
  • Pengguna akan mengalami leukopenia

Kontraindikasi Dumozol

Seperti jenis obat lainnya, Dumozol juga bisa memberikan salah satu atau beberapa efek sampingnya sekaligus pada penggunanya. Untuk dapat mengantisipasinya, berikut macam efek samping yang dapat ditimbulkan oleh Dumozol:

  • Tidak disarankan untuk diresepkan kepada pengguna yang memiliki alergi terhadap Dumozol atau bahan pembuatnya
  • Tidak boleh dikonsumsi oleh pengguna yang alergi terhadap Derintra Venaat notrimidazol

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Dalam menggunakan Dumozol, terdapat beberapa macam hal yang harus diperhatikan dengan benar dan teliti. Berikut dinataranya hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan Dumozol:

  • Jauhkan Dumozol dari jangakuan anak kecil
  • Simpan Dumozol di ruangan yang sejuk dan kering
  • Tidak boleh menyimpan Dumozol di kamar mandi
  • Tidak disarankan untuk mengonsumsi alkohol selama pengobatan Dumozol
  • Jauhkan Dumozol dari hewan peliharaan
  • Hindarkan Dumozol dari paparan sinar matahari secara langsung
  • Tidak boleh membuang Dumozol di saluran pembuangan air atau drainase karena dpaat merusak lingkungan.
  • Tidak disarankan untuk mengganti dosis penggunaan Dumozol tanpa sepengetahuan dokter

Dumozol Untuk Wanita Hamil

Terdapat pernyataan bahwa pengguna dalam keadaan hamil atau menyusui dapat menggunakan Dumozol dengan pengawasan penuh dan juga hati-hati karena beberapa kasus muncul adanya bahaya untuk pengguna dalam keadaan hamil atau menyusui tersebut. Usahakan untuk selalu sesuai dengan dosis.

fbWhatsappTwitterLinkedIn