Home Merk Obat A-ZMerk Obat C Cinogenta – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

Cinogenta – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

by Amalia

Cinogenta adalah obat yang biasanya digunakan untuk membantu mengobati dan mengatasi penyakit kulit tertentu yang mampu menimbulkan infeksi dan disebabkan oleh bakteri tertentu. Obat ini diproduksi oleh pabrik Ferron dalam bentuk gel atau krim yang mudah digunakan. Untuk bisa menggunakan obat ini, pengguna harus memiliki resep resmi dari dokter dan membelinya di apotik atau toko obat terdekat.

Kandungan Cinogenta

Cinogenta mengandung zat aktif dengan nama berikut:

  • Gentamicin sulfate sebanyak 1.67 mg
  • Fluocinolone acetonide sebanyak 0.25 mg

Fungsi Cinogenta

Cinogenta dapat digunakan untuk mengobati dan meringankan beberapa jenis kondisi seperti:

  1. Mampu digunakan untuk membantu menyembuhkan impetigo contagiosa
  2. Dapat mengobati folikus superfisial
  3. Mampu mengatasi ecthyma
  4. Digunakan untuk menyembuhkan furunkulosis sycosis barbae
  5. Mampu menyembuhkan pyoderma gangrenosum
  6. Membantu mengatasi jerawat
  7. Dapat menyembuhkan dermatitis eczematoid yang bersifat menular
  8. Mampu menyembuhkan psoriasis pustular
  9. Digunakan untuk kista kulit
  10. Mampu menyembuhkan abses kulit
  11. Digunakan untuk menyembuhkan infeksi karena digigit serangga
  12. Mampu mengatasi luka bakar dangkal
  13. Menyembuhkan borok stasis

Dosis Penggunaan Cinogenta

Untuk mengobati dan menangani penyakit diatas, Cinogenta harus disesuaikan berdasarkan kondisi yang dialami oleh penggunanya. Maka, berikut macam dosis yang bisa digunakan oleh pengguna Cinogenta:

  • Pengguna harus memastikan kondisi luka bersih dan steril dengan mencucinya dengan air bersih mengalir atau cairan NaCl.
  • Oleskan pada area kulit yang terinfeksi sebanyak 3 hingga 4 kali sehari
  • Jaga kesehatan area sekitar kulit yang terluka

Efek Samping Cinogenta

Dalam penggunaannya, Cinogenta dimungkinkan meninmbulkan beberapa efek samping yang mampu mengganggu penggunanya. Maka dari itu, sebelum digunakan, harus diketahui dulu macam efek samping Cinogenta dibawah ini:

  • Pengguna dapat merasa pedih di area luka
  • Pengguna dimungkinkan mengalami iritasi ringan pada kulit
  • Pengguna dapat merasa panas atau rasa terbakar pada area kulit
  • Pengguna akan mengalami kulit kering
  • Pengguna dimungkinkan mengalami erythema
  • Pengguna dapat mengalami pruritus
  • Pengguna akan mengalami maserasi kulit
  • Dimungkinkan pengguna mengalami hipopigmentasi
  • Pengguna dapat mengalami folikulitis

Kontraindikasi Cinogenta

Dalam menggunakan Cinogenta, perlu diketahui dengan baik beberapa jenis kondisi yang harus dijauhi agar tidak menimbulkan kontraindikasi obat yang membahayakan. Macam kondisi tersebut diantaranya:

  • Tidak disarankan digunakan oleh pengguna yang memilik riwayat hipersensitif terhadap penggunaan Cinogenta atau bahan pembuatnya
  • Tidak boleh diberikan kepada bayi atau balita yang baru lahir
  • Tidak boleh diberikan kepada pengguna yng sedang menerima vaksin seperti tuberkulosis kulit
  • Tidak boleh diberikan kepada pengguna yang terinfeksi varicella

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Dalam penggunaannya, terdapat beberapa macam hal yang harus diperhatikan dengan baik dan benar. Hal tersebut adalah:

  1. Simpan ditempat yang sejuk dan jauh dari paparan sinar matahari
  2. Jauhkan Cinogenta dari anak dan balita
  3. Simpan Cinogenta jauh dari hewan peliharaan
  4. Hindarkan Cinogenta dari kejadian tertelan
  5. Hindarkan Cinogenta dari kejadian terkena mata atau masuk ke bagian tubuh berlendir lainnya
  6. Tidak boleh diberikan pada kulit yang mengalami infeksi karena virus
  7. Tidak boleh digunakan dalam jangka waktu yang panjang
  8. Tidak disarankan untuk membekukan Cinogenta
  9. Tidak disarankan untuk menyimpan Cinogenta di kamar mandi
  10. Tidak boleh membuang Cinogenta di saluran drainase atau saluran pengairan lainnya karena mampu merusak lingkungan
  11. Tidak boleh mengurangi atau menggandakan Cinogenta tanpa perintah dari dokter

Cinogenta Untuk Wanita Hamil

Terdapat pernyataan resmi yang secara tegas menyatakan bahwa penggunaan Cinogenta untuk pengguna dalam keadaan hamil atau menyusui tidak diperbolehkan. Hal tersebut dikarenakan penggunaan Cinogenta mampu memberikan efek dan pengaruh yang buruk bagi pengguna, janin dalam kandungan dan bayi yang sedang menyusu.

You may also like