Berodual – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Berodual merupakan salah satu obat yang digunakan untuk membantu menyembuhkan dan meringankan masalah paru-paru seperti asma, baik asma ringan hingga asma berat, meredakan penyumbatan pada rongga hidung dan juga mengobati radang selaput lendir. Berodual diproduksi oleh pabrik Boehringer Ingelheim. Obat ini bisa dibeli atau didapatkan di apotik terdekat disertai dengan resep resmi dari dokter.

Kandungan Berodual

Berodual mengandung zat aktif dengan nama Fenoterol Hydrobromide dan Ipratropium Bromide. Fenoterol Hydrobromide atau biasa dikenal dengan Fenoterol saja, biasa digunakan untuk membantu melancarkan saluran udara dengan jenis reversibel yang biasnaya terhambat. Sedangkan Ipratropium Bromide adalah salah satu obat yang juga digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati gejala seperti sesak nafas, dan napas berbunyi pada beberapa jenis penyakit patru-paru kronis seperti bronkitis dan emfisema.

Fungsi Berodual

Berodual memiliki fungsi atau indikasi untuk membantu mengobati beberapa jenis penyakit atau kondisi dibawah ini:

  • Digunakan untuk meringankan dan menyembuhkan gangguan saluran nafas yang bersifat obstruktif kronik dan disertai dengan bronkospasme reversibel
  • Digunakan untuk mengobati asma bronkial
  • Digunakan untuk membantu meringankan bronkitis kronik
  • Digunakan untuk membantu mengobati emfisema

Dosis Penggunaan Berodual

Dalam menggunakan Berodual, terdapat beberapa jenis atau alternatif penggunaan yang bisa diterapkan dan disesuaikan dengan kondisi penderitanya. Macam dosis penggunaan Berodual diantaranya:

  • Untuk pengguna dewasa dan anak pada usia lebih dari 6 tahun, dan ditujukan untuk pengobatan asma akut dapat diberikan 2 semprot. Namun jika dalam waktu 5 menit tidak membaik, berikan 2 semprot lagi. Penggunaan maksimal 8 semprot per harinya.
  • Untuk pengguna dewasa dan anak pada usia lebih dari 6 tahun, dan ditujukan untuk terapi intermiten dalam jangka panjang, diberikan 1 hingga 2 semprot. Penggunaan maksimal 8 semprot per harinya.

Efek Samping

Seperti obat lainnya, Berodual juga mampu menimbulkan efek samping bagi beberapa penderitanya. Penderita yang mengonsumsi Berodual akan mengalami salah satu maupun beberapa efek samping dari Berodual Berikut dibawah ini macam efek samping Berodual:

  • Pengguna dapat mengalami tremor halus pada otot rangka
  • Pengguna dapat dimungkinkan merasa gelisah
  • Pengguna dapat mengalami takikardi, pusing dan sakit kepala
  • Pengguna sering merasakan mulut kering, batuk dan iritasi pada tenggorokan
  • Meskipun jarang terjadi, pengguna dapat mengalami bronkokonstriksi paradoks 

Kontraindikasi Berodual

Saat akan atau sedang menggunakan Berodual terdapat beberapa jenis kondisi yang harus diketahui sehingga dapat dihindari adanya kontraindikasi. Macam-macam kondisi yang mampu memunculkan kontraindikasi diantaranya:

  • Tidak diperkenankan menggunakan Berodual bagi penderita yang memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap Berodual atau bahan penyusunnya.
  • Tidak diperbolehkan digunakan oleh pengguna yang mengalami kardiomiopati obstruktif hipertrofi
  • Tidak diperkenankan untuk digunakan oleh penderita takiaritmia

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Dalam mengonsumsi Berodual, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik dan jeli. Berikut dibawah ini macam-macam hal yang harus diperhatikan saat mengonsumsi Berodual:

  • Jauhkan Berodual dari jangkauan anak, balita dan hewan peliharaan
  • Simpan Berodual di suhu ruangan yang sesuai sekitar 5 hingga 30 derajat celsius
  • Jauhkan Berodual dari paparan sinar matahari secara langsung
  • Simpan Berodual di tempat yang kering, sejuk dan tidak lembab.
  • Tidak diperbolehkan untuk menggandakan atau mengurangi dosis penggunaan Berodual tanpa saran atau ijin dari dokter atau tenaga ahli medis lainnya.
  • Tidak diperkenankan mengonsumsi minuman alkohol selama menggunakan Berodual

Berodual Untuk Wanita Hamil

Sejauh ini penggunaan Berodual tidak dilarang untuk wanita yang sedang hamil atau penyusui. Pada beberapa penelitian yang sudah dilakukan, ditemukan bahwa penggunaan Berodual masih dianjurkan dan tergolong aman. Namun, penggunaanya harus diperhatikan dengan baik dan di awasi dengan ketat.

fbWhatsappTwitterLinkedIn