Aloxid – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Aloxid merupakan obat yang digunakan untuk perawatan, kontrol dan pengobatan kerontokan rambut. Obat aloxid ini memiliki kandungan zat aktif minoxidil. Penyebab rambut rontok dipengaruhi oleh banyak factor, antara lain: factor usia, tingkat stress, genetika dan lain-lain. Namun yang sering terjadi adalah kerontokan rambut akibat factor usia dan genetika. Obat aloxid ini dapat membantu mengurangi kerontokan rambut yang diakibatkan oleh factor usia dan genetika. Juga dapat membantu mengurangi kerontokan rambut akibat stress.

Ada banyak sekali penyebab dari kerontokan rambut yang biasa terjadi pada pria maupun wanita dewasa. Antara lain seperti penggunaan obat stress, penggunaan obat arthritis, perubahan hormone, obat pasca melahirkan, obat kanker, dan lain-lain. Hal lain yang juga dapat mempengaruhi kerontokan rambut adalah kurangnya nutrisi dan factor genetika. Selain itu ada beberapa penyakit yang menyebabkan rambut rontok parah.

Zat Aktif Dalam Obat Aloxid

Obat aloxid memiliki kandungan minoxidil yang berfungsi untuk perawatan, pengobatan dan kontrol penyakit kerontokan rambut dan juga hipertensi (penyakit darah tinggi) berat. Terutama pada kerontokan rambut dan hipertensi berat akibat faktor genetika. Minoxidil merupakan obat yang masuk ke dalam golongan vasodilator. Vasodilator adalah obat yang mampu memperlancar aliran darah.

Namun bentuk yang digunakan berbeda bagi penderita penyakit kerontokan rambut dan penderita hipertensi berat. Obat yang mengandung minoxidil untuk hipertensi berat diberikan dalam bentuk oral, sedangkan obat untuk penyembuhan penyakit kerontokan rambut dalam bentuk topical atau oles. Salah satu merk dagang minoxidil dalam bentuk topical adalah aloxid ini.

Cara kerjanya adalah dengan membuat pembuluh darah melebar. Efek pemakaian obat aloxid akan terlihat beberapa bulan kemudian. Dan biasanya rambut baru yang tumbuh akan terlihat lebih tipis, namun lama kelamaan akan bertumbuh sesuai rambut senelumnya.

Dosis Obat Aloxid

Pemberian dosis obat aloxid ini tergantung pada usia pasien, jenis kelamin serta riwayat penyakit. berikut ini dosis yang wajar diberikan oleh dokter untuk mengatasai penyakit rambut rontok:

  • Obat cair 2% – Dosis yang diberikan kepada pria dan wanita adalah sama, yaitu sebanyak 1 ml dua kali sehari.
  • Obat cair 5% – Takaran dosis untuk obat aloxid dengan kandungan minoxidil 5% ini hanya diperuntukan untuk pria pemakaiannya 1ml sebanyak dua kali dalam sehari.
  • Busa 5% – Dosis yang disarankan oleh farmasi bagi pria adalah setengah tutup botol sebanyak dua kali sehari, sedangkan bagi wanita sebanyak setengah tutup  botol satu kali dalam sehari.

Dosis yang sudah ditentukan ini adalah dosis yang aman bagi individu yang menggunakan obat aloxid ini. Atau konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan dosis yang aman.

Efek Samping Obat Aloxid

Obat ini bukanlah termasuk obat keras, dan banyak individu yang menggunakan ini dalam keadaan baik-baik saja. Artinya tidak memberikan efek yang buruk bagi tubuh pasien. Namun banyak kemungkinan efek samping yang bias saja terjadi, antara lain seperti :

  1. Pada awal penggunaan mungkin akan terjadi kerontokan rambut sementara, hal ini wajar karena ini adalah proses dari penyuburan folikel rambut.
  2. Biasanya akan terjadi perubahan warna rambut dan ketebalan rambut yang berbeda, hal ini dikarenakan rambut baru yang tumbuh cenderung tipis, namun dengan seiring waktu rambut baru akan tumbuh normal.
  3. Menimbulkan pruritis, dermatitis kontak, iritasi pada kulit, kemerahan, kulit terasa seperti terbakar pada area yang diolesi obat aloxid ini.
  4. Pada sebagian individu mengalami pertumbuhan rambut di sekitar wajah.
  5. Mengalami reaksi alergi yang parah seperti ruam pada kulit, gatal-gatal hebat, pembengkakan mulut, kenaikan berat badan secara tiba-tiba, pembengkakan pada tangan dan kaki, pembengkakan pada wajah, lidah dan bibir.
  6. Sebagian individu yang menggunakan aloxid mengalami sakit dada, dan sulit bernapas.
  7. Kemungkinan terjadinya peningkatan denyut jantung.
  8. Efek samping yang parah ada sebagian individu yang mengalami iritasi kulit yang parah.
  9. Yang paling jarang terjadi adalah mengalami meningkatnya kreatinin darah dan urea.
  10. Yang sangat langka bisa terjadi efusi pericardial dan radang pericardium.

Efek samping di atas sangat jarang terjadi, jika terjadi pada anda maka segera hentikan pemakaian obat aloxid ini. Segera hubungi dokter atau petugas apoteker yang memberikan anda obat aloxid ini. Kenali ciri-ciri alergi yang mungkin timbul akibat pemakaian obat aloxid ini.

Kontraindikasi Obat Aloxid

Obat aloxid mengandung zat aktif minoxidil yang mungkin bagi sebagian individu dapat menyebabkan kontraindikasi. Terutama bagi beberapa individu yang memiliki riwayat penyakit berikut ini:

  • Penyakit arteri coroner atau disebut juga penyakit jantung
  • Penyakit kejang jantung
  • Penyakit diseksi aneurisma aorta
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit alergi, terutama alergi pada obat yang mengandung minoxidil
  • Phechromocytoma

Interaksi Obat Aloxid

Setiap obat memiliki interaksi yang berbeda terhadap obat aloxid ini, ada yang memberikan efek baik dan mendukung kinerja obat aloxid ini. Namun, ada juga yang menghambat obat minoxidil ini. Jika obat aloxid ini digunakan bersamaan dengan obat topical lain yang mengandung kortikosteroid, basic salap oksklusif dan retinoid memungkinkan peyerapan obat aloxid akan meningkat. Berikut ini beberapa daftar obat yang dapat berinteraksi dengan obat aloxid:

  • Nadolol
  • Clonidine
  • Propanolol
  • Tretinoin
  • Nicorandil

Peringatan Dan Cara Pakai obat Aloxid

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan obat ini, antara lain :

  1. Sebaiknya sebelum memutuskan untuk menggunakan obat ini konsultasikan dokter anda mengenai riwayat penyakit yang anda miliki. Serta penyakit alergi yang mungkin anda derita, mintalah dokter untuk memastikan bahwa anda tidak memiliki alergi terhadap obat aloxid yang mengandung minoxidil ini.
  2. Sebutkan semua obat yang saat ini sedang anda konsumsi, baik obat herbal maupun obat yang bebas didapatkan di apotek. Dan jangan lupa untuk menyebutkan multivitamin yang sedang anda konsumsi saat anda diberikan obat aloxid ini. Hal ini untuk mencegah terjadinya interaksi yang buruk dari efek menggunakan obat aloxid bersamaan dengan obat lain.
  3. Obat ini hanya dioleskan pada kulit kepala dan oleskan sesuai dengan dosis yang sudah diberikan oleh dokter, hindari permukaan kulit lainnya.
  4. Hindari obat aloxid ini dari selaput mata, dan selaput lender lainnya, karena obat aloxid merupakan obat topical khusus bagian luar.
  5. Katakan dan konsultasikan dengan dokter yang menangani anda mengenai kondisi tubuh anda, terutama mengenai kesehatan anda juga mengenai kehamilan anda.
  6. Sebelum mengoleskan obat aloxid ini pada kulit kepala pastikan rambut dan kulit kepala anda dalam keadaan kering. Saat menggunakan obat ini sebaiknya anda tidak keramas selama empat jam setelah penggunaan obat ini, jangan menggunakan hairdryer pada rambut saat setelah mengolesi obat aloxid ini.
  7. Jangan sekali-kali menggandakan dosis obat aloxid ini, jika terlupa maka sebaiknya lewatkan saja, namun sebaiknya pakailah obat ini secara rutin agar memberikan manfaat yang nyata pada rambut anda.
  8. Jangan oleskan obat aloxid ini pada kulit kepala yang iritasi, merah dan bengkak. Karena hal ini dapat memperburuk keadaan kulit kepala anda.
  9. Segera hubungi dokter dan hentikan pemakaian obat aloxid ini jika selama empat bulan tidak memberikan hasil apapun, atau malah menimbulkan alergi dan efek samping yang buruk bagi anda.
  10. Jika saat ini anda tengah hamil atau menyusui sebaiknya konsultasikan kepada dokter sebelum anda memutuskan untuk menggunakan obat aloxid ini.
fbWhatsappTwitterLinkedIn