Advantan – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Anda sering menderita dermatitis atopik, eksim kontak Atopik, dyshidrotik degeneratif, dan penyakit Crohn ?  Advantan adalah obat yang cocok digunakan untuk pengobatan penyakit-penyakit tersebut. Obat Advantan biasanya berbentuk krim. Kandungan yang terdapat pada Advantan adalah Methylprednisolone. Methylprednisolone termasuk ke dalam jenis obat steroid.

Jenis obat steroid tersebut salah satunya glukokortikoid sintetis. pengobatan lain menggunakan Advantan ini antara lain untuk menyembuhkan Infeksi kulit (ermasuk infeksi kulit karena bakteri), menyembuhkan radang selaput, menyembuhkan Penyakit crohn, menyembuhkan penyakit leukemia (kurang darah), menyembuhkan radang pada persendian dan juga dengan beberapa kondisi lainnya.

Komposisiapi

Methylprednisolone 

Pasti masih asing dengan Methylprednisolone, kan? ya benar, Methylprednisolone merupakan jenis obat kortikosteroid. Zat ini bisa menahan sistem kekebalan tubuh loh! Obat ini juga mampu meminimalisir reaksi pada peradangan sekaligus dengan gejalanya, Waw banget. Gejala-gejala itu biasnya kaya gini: Gejala pembengkakan, gejala nyeri, dan gejala ruam.

Untuk peradangan sendiri, contoh zat yang dapat disembuhkan antara lain penyakit radang Crohn, penyakit kolitis ulseratif, penyakit alergi, penyakit arthritis rheumatoid, penyakit asma, penyakit multiple sclerosis, ditambah beberapa penyakit kanker. Oh iya, sebagai terapi pengganti hormon juga bisa dilakukan oleh Methylprednisolone ini lo! Khususnya, untuk orang yang tubuhnya tidak dapat memproduksi steroid secara mandiri.

Indikasi

fungsi utama Methylprednisolone adalah sebagai berikut:

  • Mengobati Penyakit dermatitis atopik

Setiap manusia pasti pernah terkena macam-macam penyakit kulit. Penyakit ini juga adalah penyakit kulit yang sering dialami oleh setiap orang. Bisa jadi Anda juga salah satunya. Dermatitis atopik merupakan salah satu penyakit kulit yang sering muncul pada tubuh manusia. Anak-anak adalah korban sering terjadi. Walaupun begitu, Dewasa juga kadang sering terjadi. Kenapa Dermatitis atopik bisa terjadi? kecenderungan atopik adalah kambing hitam penyebab munculnya penyakit ini.

Ada tiga keadaaan yang saling berhubungan terjadinya penyakit dermatitis atopik. Penyakit itu antara lain penyakit eksim atopik, penyakit asma dan penyakit hay fever (rhinitis alergi). Kombinasi tiga penyakit itulah yang menyebabkan munculnya penyakit dermatitis atopik. Jika keluarga terdapat riwayat penyakit atopik, maka akan cepat meningkatkan risiko penyakit dermatis atopik . Maka dari itu, dengan mengetahui riwayat penyakit dari anggota keluarga seperti asma, eksim atau rhinitis maka berguna untuk mendeteksi dermatitis atopik sejak bayi.

  • Mengobati Penyakit eksim kontak Atopik

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Eksim atopik atau juga dermatitis atopik terjadi saat kondisi kulit menjadi kering, lalu kulit menjadi pecah-pecah, selanjutnya kulit menjadi sangat gatal (penyakit ini juga salah satu penyebab kulit gatal), dan terakhir timbul warna kemerah-merahan. Penyakit ini termasuk ke dalam jenis penyakit yang kronis. Biasanya gejala penyakit eksim kontak Atopik seperti ini: Pertama membaik, kemudian muncul kembali, bahkan menjadi lebih parah. Gejala penyakit eksim kontak atopik Ini pada umumnya terjadi dua sampai tiga kali dalam sebulan, oleh karena itu Anda perlu waspada.

Untuk penderita eksim atopik bermacam-macam. Ada yang ringan sampai paling parah. untuk penderita yang ringan ditandai dengan beberapa tempat pada kulit terasa kering. Selain kering, biasanya bareng dengan rasa gatal. Untuk penderita yang parah, biasanya akan timbul ruam yang berwarna merah. Selain itu, ruam tersebut akan menyebar ke seluruh tubuh. Setelah menyebar ke seluruh tubuh akan timbul rasa gatal. Gatal itu pun akan muncul secara terus-menerus. 

  • Mengobati Penyakit dyshidrotic degeneratif

Apakah Anda sering merasa kulit telapak tangan atau kaki mengelupas? itu pertanda penyakit dyshidrotic. Penyakit Dyshidrotic terjadinya lepuhan pada kulit. Biasanya terjadi pada telapak kaki dan tangan. Terkadang, dibarengi dengan rasa gatal-gatal. Terkadang juga dibarengi dengan cairan. Lepuhan ini juga biasanya terjadi selama tiga minggu berturut-turut. Penyebab stres adalah pengaruh paling kuat dari penyakit dyshidrotic ini. Selain itu perubahan pada musim turut jadi penyebab timbulnya penyakit ini .

  • Mengobati Penyakit Crohn

Penyakit ini termasuk penyakit yang sering terjadi pada pencernaan. nama penyakit tersebut adalah penyakit Crohn. Penyakit ini adalah penyakit radang usus kronis. Penyakit Crohn ini dapat menyebabkan terjadinya peradangan. Peradangan terjadi pada seluruh lapisan dinding sistem pencernaan. Dimulai dari mulut dan berakhir ke anus. Hanya saja, kemunculan penyakit Crohn hanya terjadi pada usus kecil. Tepatnya di bagian ileum dan usus besar.

Dosis & Cara Penggunaan 

Dosis Untuk Dewasa :

  1. Jika Alergi Rhinitis: Gunakan Acetate sebanyak 80 sampai 120 mg. Lakukan dengan menggunakan suntikan intramuskular saja.
  2. Jika Dermatologic Lesion: Gunakan Acetate sebanyak 40 sampai 120 mg. Lakukan dengan menggunakan suntikan intramuskular. lakukan secara periode mingguan, antara lain satu sampai empat minggu.
  3. Jika dengan Rheumatoid Arthritis: Gunakan Acetate sebanyak 40 sampai 120 mg. lakukan menggunakan suntikan  intramuscular secara mingguan.
  4. Adrenogenital Syndrome: Berikan Acetate sebanyak 40 mg. Lakukan menggunakan suntikan intramuskular setiap dua minggu.
  5.  untuk antiperadangan : Berikan 4 sampai 48 mg perhari. Gunakan secara oral, Untuk Sodium succinate: Berikan 10 sampai 40 mg melalui infus. Berikan selama satu hingga beberapa menit.
  6. Jika untuk Shock: Berikan sebanyak 30 mg/kg. Ulangi terus setiap 4 sampai 6 jam. Atau berikan 100 sampai 250 mg. Ulangi terus setiap 2 sampai 6 jam sekali.
  7.  Jika dengan Immunosuppression: Berikan 4 sampai 48 mg oral perhari. Atau berikan dua sampai 2.5 mg/kg per hari IV atau IM.  Berikanlah sedikit-sedikit selama 2 sampai 3 minggu. Atau berikan 250 sampai 1,000 mg IV sekali sehari.  Atau berikan setiap dua hari sekali sebanyak 3 sampai 5 dosis.
  8. Jika digunakan untuk Asma Akut: Berikan 40 sampai 80 mg/hari. Berikan ke dalam dosis yang dibagi-bagi antara 1 sampai 2 kali per hari. Sehingga, puncak aliran ekspirasi mencapai 70%.
  9. Jika digunakan untuk terapi asma akut: Berikan Oral dari 40 sampai 60 mg/hari. Berikan dalam dosis yang dibagi-bagi 1 sampai 2 kali per hari. Jika dibagi sebanyak 3 kali, maka berikan sampai 10 hari.
  10. Jika untuk Asma (Untuk bagian Perawatan): Berikan Oral: sebanyak 7.5 sampai 60 mg per hari. Berikanlah sebagai dosis tunggal di pagi hari. Untuk mengatur asma, berikan dua hari sekali sesuai kebutuhan.

Dosis untuk Anak :

  • Jika untuk Anti-radang: Berikanlah Sodium succinate: sebanyak 0.5 mg/kg selama 24 jam. Lakukanlah secara intravenous maupun intramuskular. Jika untuk terapi dosis tinggi: Berikanlah 30 mg/kg. Lakukanlah secara intravenous selama 10 sampai 20 menit. Ulangilah setiap 4 sampai 6 jam sekali. Akan tetapi, tidak lebih dari 48 sampai 72 jam.
  • Jika dengan dengan Asma Akut: Jika usia anak di bawah 11 tahun: berikan Eksaserbasi Asma secara Oral atau IV: Berikanlah 1 sampai 2 mg/kg dalam sehari. Berikan ke dalam dosis yang dibagi 2. (maksimum: 60 mg/hari). Berikan sampai puncak aliran ekspirasi mencapai 70%. Untuk digunakan pada terapi Burst singkat. : Berikan Oral dari 1 sampai 2 mg/kg selama satu hari.
  • Jika untuk Asma (Perawatan): Untuk Anak-anak di bawah 11 tahun: berikan 0.25 sampai 2 mg/kg sehari. berikan dalam sebagai dosis tunggal di pagi hari.

Kontraindikasi

Bagi pasien yang mempunyai riwayat alergi terhadap Methylprednisolone, diharapkan jangan diberikan obat ini.

Efek Samping

Sama halnya dengan obat-obatan lainnya, Obat Methylprednisolone juga terdapat efek samping yang dapat menyebabkan efek buruk pada tubuh. Berikut beberapa efek samping yang mungkin terjadi pada tubuh (catatan: efek samping ini bukan berarti pasti akan terjadi, ini hanyalah kemungkinan saja apabila dikonsumsi pada keadaan-keadaan tertentu):

  1. Gangguan pada penglihatan
  2. Terjadinya pembengkakan pada badan
  3. Depresi, bahkan ke tingkat yang parah
  4. Kejang-kejang 
  5. yang cukup parah adalah Feses terkadang berdarah
  6. Penyebab Pankreatitis
  7. Potasium rendah
  8. Tekanan darah sangat tinggi
  9. Kesulitan dalam tidur atau istilah lainnya adalah insomnia
  10. Munculnya Jerawat
  11. Jika terluka, sukar untuk sembuh
  12. tubuh akan banyak berkeringat
  13. Sakit kepala, bahkan saat melihat ruangan terlihat seperti berputar-putar
  14. Perut terasa mual
  15. Lemak pada tubuh akan berubah seperti tangan menjadi gemuk sebelah, kaki sebelah kanan jadi gemuk.

Cara pencegahan

  • Segera beritahu dokter apabila Anda terkena beberapa efek samping di atas.
  • Sebelum Anda konsumsi Methylprednisolone, ceritakanlah ke dokter apakah Anda mengonsumsi obat lain selain Methylprednisolone? Hal ini dilakukan agar tidak terjadi komplikasi yang membahayakan tubuh.
  • Anda terkena penyakit Jamur? konsultasikan juga dengan dokter
  • Beritahukan ke dokter apabila Anda sedang hamil atau sedang menyusui.
fbWhatsappTwitterLinkedIn