Home Featured Manfaat Mencukur Bulu Ketiak dan Tipsnya

Manfaat Mencukur Bulu Ketiak dan Tipsnya

by Tri Astuti

Pilihan untuk mencukur bulu ketiak memang menjadi pilihan estetika tersendiri. Ada orang yang senang dengan bulu ketiak dan ada orang yang ingin memiliki ketiak yang bersih. Kondisi ini sama-sama berlaku untuk wanita dan pria. Meskipun bulu ketiak sangat umum untuk pria.

Tapi sebenarnya apakah harus mencukur bulu ketiak atau tidak? Lalu apa manfaat mencukur bulu ketiak dan tipsnya? Berikut keterangan lengkapnya.

Boleh Tidak Mencukur Bulu Ketiak?

Banyak orang yang tidak mau mencukur bulu ketiak karena dianggap bisa membuat pertumbuhan rambut menjadi lebih lebat. Atau terkena bahaya akibat mencabut bulu ketiak akibat sudah terbiasa mencabut bulu ketiak. Bahkan ada beberapa orang yang mengatakan jika bulu menjadi lebih kasar, tidak merata dan lebih subur setelah dicukur. Sebenarnya fakta ini ada benarnya juga, karena setelah bulu ketiak dicukur maka tumbuh rambut yang lebih halus. Sehingga memberi kesan lebih subur dan lebat.

Sementara itu bulu ketiak menjadi salah satu pertanda hormon reproduksi dalam tubuh bekerja secara aktif. Hormon androgen memberi pengaruh yang sangat jelas untuk tingkat ketebalan dan tekstur rambut. Namun sebenarnya mencukur bulu tidak memberi perubahan apapun pada bulu selanjutnya. Jadi boleh saja mencukur bulu ketiak dan sangat aman.

Manfaat Mencukur Bulu Ketiak

  1. Menurunkan jumlah keringat. Ketika Anda mencukur bulu ketiak maka bisa mengurangi produksi keringat pada ketiak. Selain itu keringat yang tidak terlalu banyak juga akan mengurangi bau. Hal ini karena semakin banyak bulu ketiak maka membuat keringat terperangkap dan menyebabkan bau badan.
  2. Menurunkan infeksi bakteri. Bagian kulit ketiak mengandung banyak kelenjar keringat. Mencukur bulu ketiak bisa menurunkan jumlah bakteri, menjaga ketiak tetap bersih dan tidak terkena penyakit yang berhubungan dengan kelenjar keringat.

Efek Buruk Mencukur Ketiak

  1. Luka pisau. Jika Anda mencukur dengan pisau yang tumpul maka bisa menyebabkan luka gores dan luka bakar yang serius. Karena bagian ketiak memang tidak rata maka risiko luka memang lebih tinggi. Potensi luka lebih sering disebabkan karena pisau tidak rata, gerakan terlalu cepat, dan mencukur tanpa menggunakan pelumas atau gel.
  2. Iritasi kulit. Anda juga bisa terkena iritasi kulit karena folikulitis atau radang pada folikel rambut. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri dari alat cukur. Radang folikel akibat pisau cukur bisa menyebabkan keloid dan benjolan di ketiak sehingga bekas radang biasanya menjadi permanen.

Tips Mencukur Bulu Ketiak

  1. Gunakan gunting. Saat awal mencukur maka lebih baik menggunakan gunting khusus. Ini bisa dilakukan untuk bulu yang cukup panjang dan setelah itu baru menggunakan pisau cukur manual atau pisau cukur listrik.
  2. Basahi ketiak sebelum mencukur dengan air yang bersih.
  3. Anda juga bisa melakukan peeling untuk menghilangkan sel kulit mati. Dengan cara ini juga bisa membuat kulit ketiak lebih halus dan licin sehingga memudahkan gerakan pisau cukur.
  4. Pastikan pisau cukur yang digunakan sudah bersih dan steril sehingga aman dari sumber infeksi.
  5. Lakukan gerakan mencukur sesuai dengan bentuk ketiak, dimulai dari area lipatan kemudian bergerak ke bawah. Anda juga bisa menggerakkan pisau cukur secara merata mulai dari bagian atas, bawah dan samping.

Ternyata itulah manfaat mencukur bulu ketiak dan tipsnya. Jika Anda pernah memiliki pengalaman buruk saat mencukur bulu ketiak, maka cobalah mencoba tips yang benar di atas.

You may also like