Usai Melahirkan Tidak Boleh Keramas Selama 40 Hari, Benar Tidak Sih?

274

Banyak wanita yang tentunya sudah pernah mendengar tentang larangan mandi atau keramas bagi para ibu pasca melahirkan. Bahkan larangan keramas berlaku hingga 40 hari lamanya, apakah ini fakta atau hanya mitos belaka? Kenapa sampai ada larangan tersebut dan bila sampai mandi atau keramas apa yang akan terjadi pada sang ibu?

Larangan keramas hingga 40 hari muncul karena katanya pasca bersalin, terbukalah pori-pori kita sehingga keramas hanya akan meningkatkan risiko masuk angin pada sang ibu. Ibu akan menjadi rentan sakit karena keramas dan bahkan dapat menyebabkan rematik. Namun, dari pandangan medis benarkah keramas bisa membahayakan kesehatan pasca hamil?

Dari sudut pandang medis, seorang wanita tak boleh keramas sampai 40 hari sebenarnya adalah sebuah mitos. Berikut ini adalah sejumlah fakta yang para wanita perlu tahu tentang kaitan keramas dan kondisi pasca bersalin yang sebenarnya oke-oke saja dan disesuaikan dengan kondisi tubuh:

  • Para ibu pasca bersalin harus mandi keramas karena kalau libur keramas sampai sebulan, ini justru berbahaya untuk kesehatan bayi yang baru lahir. Rambut yang kotor walau hanya di rumah saja bisa-bisa malah menimbulkan penyakit bagi si kecil. Untuk itu, selama menyusui harus tetap menjaga kebersihan badan demi kesehatan bayi juga.
  • Mencuci rambut kapan pun boleh dan sah-sah saja, tapi dengan catatan kalau sang ibu pasca melahirkan tidak terkena komplikasi apapun (seperti mengalami darah tinggi, anemia, atau perdarahan) alias dalam kondisi sehat.
  • Mandi keramas boleh bagi para ibu pasca bersalin, asal dengan menggunakan air panas yang dicampur daun sirih supaya badan setelah keramas dan mandi bisa tetap hangat.
  • Keramas itu boleh tapi pastikan untuk tidak setiap hari dan kalau sudah berminyak, kotor, tak nyaman dan berbau saja. Cucilah rambut sampai bersih dan setelahnya bisa menggunakan hair dryer untuk mengeringkannya.
  • Setiap sehabis mandi keramas, para ibu dianjurkan mengenakan pakaian yang hangat atau tertutup supaya suhu tubuh tetap terjaga baik.
  • Bagi para ibu pasca bersalin yang mengalami perdarahan tapi tetap ingin mencuci rambut, mintalah bantuan keluarga, bidan atau perawat untuk proses keramas.
  • Jika pasca melahirkan terjadi kerontokan rambut, ini adalah kondisi yang wajar terjadi pada pada ibu hamil. Tenang saja karena kondisi ini bersifat sementara kok.
  • Keramas pasca melahirkan itu boleh tapi harus melihat juga kondisi tubuh dan kesehatan sang ibu dan tidak memaksakan diri.

Melihat dari penjelasan di atas, itu artinya dari sisi medis sama sekali tak terdapat adanya dampak negatif dari aktivitas mencuci rambut usai persalinan. Karena para ibu usai melahirkan harus menyusui, tentunya tubuh dan rambut harus selalu terjamin kebersihannya agar bayi juga nyaman dan terhindar dari penyakit.