Cacar Air Pada Anak : Gejala, Makanan dan Pengobatan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Anak adalah buah hati yang keberadaannya mampu membuat kehidupan para orang tua menjadi lebih berwarna. Dengan masa penantian panjang dan perjuangan yang tak biasa, membuat para orang tua senantiasa mensyukuri kelahiran si buah hati. Apalagi jika kehadirannya tersebut disertai dengan sehatnya keadaan si anak, tentu akan lebih disyukuri lagi oleh para orang tua hingga mampu membuat mereka bahagia.

Sayangnya kebahagiaan itu biasanya tidak berlangsung terus menerus sebab para orang tua harus siaga dengan kesehatan anak. Yah, dengan usia yang masih dalam masa pertumbuhan, si anak biasanya rentan terhadap berbagai penyakit. Dari sekian penyakit yang mampu menyerang anak, penyakit cacar air lah yang biasa membuat orang tua panik. Bagaimana tidak, pasalnya penyakit tersebut merupakan penyakit yang bisa jadi berbahaya dan jenis penyakit menular dengan mudah.

Gejala Cacar Air Pada Anak

Umumnya cacar air merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus varicella zoster. Virus ini biasanya menyerang kulit sehingga menimbulkan gatal-gatal dan luka yang berisi cairan. Penularannya pun bisa terjadi melalui kontak fisik ataupun udara. Menurut Hingky yang merupakan dokter spesialis anak pada rumah sakit umum Dr. Cipto Mangun Kusumo di Jakarta, penyakit cacar air ini potensial terjadi pada musim pergantian dari kemarau menuju musim hujan ataupun sebaliknya. Sebab, musim seperti ini memiliki kelembaban udara yang tinggi hingga memungkinkan virus dapat berkembang biak. Pada anak, penyakit cacar air ini juga dapat ditimbulkan oleh gejala yang bermacam-macam. Gejala cacar air pada anak:

  1. Munculnya bintik dengan cairan yang masih Kejadian ini sebisa mungkin harus diwaspadai sebab masa itu merupakan masa yang paling menular dalam penyakit cacar air khususnya pada anak.
  2. Demam yang tidak terlalu Biasanya orang tua sering mengabaikan dan kerap menganggap demam yang tidak terlalu tinggi merupakan gejala dari flu biasa. Padahal, demam tersebut bisa jadi merupakan gejala awal cacar air pada anak.
  3. Munculnya bercak merah dan timbul yang berisi air Air jernih ini kemudian akan berubah menjadi keruh dalam waktu 24 jam. Dan biasanya, bercak ini dimulai dari daerah belakang kepala hingga menjalar ke seluruh bagian tubuh anak.
  4. Hilangnya nafsu makan, sakit kepala, flu ringan hingga tubuh terasa lemas juga merupakan gejala tambahan yang dialami oleh

Gejala cacar air yang paling umum adalah munculnya bercak merah dan berisi air jernih.

Makanan Pantangan

Selama anak menderita penyakit cacar air, sebagai orang tua tentunya harus siaga terutama dalam menjaga makanan si anak. Tidak semua makanan dapat di konsumsi oleh anak yang menderita cacar air sebab, ada beberapa makanan yang kandungannya justru bisa memperlambat proses penyembuhan penyakit tersebut. Makanan-makanan yang menjadi pantangan itu diantaranya:

  1. Makanan yang terbuat dari produk susu sapi dan produk susu lainnya seperti keju, mentega, dan es krim kepada anak untuk di konsumsi. Sebab, lemak yang dihasilkan dari produk tersebut menyebabkan peningkatan produksi minyak pada kulit. Sehingga, pengeringan luka cacar air akan lebih lama. Untuk mengantisipasinya, orang tua bisa memberikan susu kedelai sebagai pengganti.
  2. Daging kambing dan sapi juga tidak baik untuk anak yang menderita cacar Sebab, daging hewan tersebut mengandung lemak dan kalori yang apabila dimakan secara berlebihan mampu menyebabkan tubuh terasa panas. Sedangkan, hal ini tidak baik untuk penyembuhan cacar air. Sebagai pengganti, orang tua bisa mengandalkan daging ayam untuk diberikan kepada anak.
  3. Cokelat memiliki kandungan yang jika masuk ke dalam tubuh akan berubah menjadi asam sehingga mengakibatkan kulit yang teriritasi bisa menjadi Selain itu, kopi juga memiliki dampak yang sama seperti cokelat.
  4. Makanan yang bersifat junk food juga sebaiknya dihindari seperti gorengan, kentang goreng, burger, permen, dan sebagainya yang mengandung banyak lemak trans, gula dan tepung yang Sebab, makanan ini dapat mengakibatkan daya tahan tubuh menurun serta menyebabkan sakit tenggorokan dan gatal semakin parah.

Makanan Yang Disarankan

Selain menghindari makanan pantangan untuk diberikan kepada anak yang menderita cacar air diatas, orang tua juga sebaiknya memberikan makanan yang dapat membuat anak cepat sembuh dari penyakit tersebut. Makanan anjuran itu berupa makanan yang kaya akan gizi dan nutrisi seimbang. Adapun konsumsi yang menjadi anjuran untuk anak yang menderita cacar air diantaranya:

  1. Buah-buahan dan sayuran mampu membantu proses penyembuhan anak yang mengalami cacar air dengan cepat sebab makanan-makanan tersebut kaya akan nutrisi dan
  2. Air kelapa muda juga bisa mempercepat penyembuhan cacar air pada anak sebab minuman yang satu ini dapat berfungsi sebagai vitamin tambahan yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan mengatasi iritasi yang terjadi pada

Akibat Cacar Air Pada Anak

Akibat yang ditimbulkan oleh cacar air pada anak pun bisa berbeda-beda tergantung usianya. Yang akan sangat menyulitkan, jika cacar air tersebut mengenai daerah di sekitar mulut anak. Sebab akan mengakibatkan anak mengalami kesulitan dalam makan hingga akhirnya daya tahan anak akan melemah bahkan memudahkan penyakit lain untuk berdatangan. Padahal, semakin kompleks penyakit yang diderita, tentu penanganan yang dilakukan akan semakin sulit. Selain itu, akibat yang dapat terjadi pada anak jika cacar air ini menyerang antara lain:

  1. Jika menyerang bayi apalagi yang belum genap 1 tahun, maka biasanya si anak akan lebih menderita karena demam yang terjadi bisa sangat Bahkan, jika kondisi tubuh si anak sedang tidak baik, kulitnya bisa terkena infeksi oleh bakteri. Padahal si anak untuk usia seperti ini belum bisa mengeluhkan apa yang dirasakannya.
  2. Jika menyerang balita, maka si anak akan mengalami demam Walaupun begitu, balita ini sebaiknya tidak diajak ke luar rumah mengingat daya tahan tubuhnya yang buruk supaya tidak terkena penyakit lainnya.
  3. Jika menyerang anak usia sekolah, maka si anak sebaiknya tidak masuk sekolah supaya penyakit cacar airnya dapat benar-benar tersembuhkan dan tidak bisa menulari teman-temannya.
  4. Jika anak memiliki daya tahan tubuh yang kurang baik disertai dengan tubuh mengalami infeksi dari virus atau bakteri yang ganas, maka bisa saja hal itu mengakibatkan pada Apalagi jika si anak sedang menjalani pengobatan penyakit berbahaya seperti kanker, tentu akan lebih sangat beresiko lagi terhadap kematian. Sebab, untuk menjalani pengobatan kanker, biasanya sel-sel darah putih akan dibunuh. Sedangkan, sel-sel darah putih ini sangat penting untuk kekebalan tubuh. Jadi jika anak juga sedang terkena cacar air, maka daya tahan tubuhnya nyaris tidak ada sehingga akan berakibat pada kematian.

Pengobatan Cacar Air Pada Anak

Penyakit cacar air ini sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya, namun karena lamanya proses dan rasa sakit, maka tentu banyak orang tua mencari cara menghilangkan cacar air agar lebih cepat mengering. Biasanya dengan tidak menggaruk bagian yang gatal, akan mempercepat proses penyembuhannya secara alami. Akan tetapi, tak menutup kemungkinan cacar air ini bisa menyerang secara berulang ketika anak mengalami penurunan daya tahan tubuh.

Untuk itu, pemberian vaksin akan lebih memberikan perlindungan terhadap tubuh anak. Efektivitas dari vaksin ini mampu menembus angka 97% berdasarkan penelitian pada 100 orang anak yang divaksinasi. Dari hasil penelitian itu, ternyata hanya 3 orang anak saja yang terkena cacar air, yang itu pun termasuk kategori ringan. Bahkan, jika anak sebelum berusia 13 tahun sudah mendapatkan vaksin cacar air, maka ia tidak akan terkena cacar air seumur hidupnya.

Di Amerika sendiri sangat dianjurkan untuk memberikan vaksin cacar air kepada anak diatas 1 tahun. Sedangkan menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, vaksin cacar sebaiknya dilakukan pada anak diatas 10 tahun. Namun, jika anak sudah terlanjur terkena cacar air, orang tua bisa memberikan beberapa pengobatan untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Pengobatan cacar air pada anak itu diantaranya:

  1. Memberikan paracetamol kepada anak untuk menurunkan suhu panas yang dialami anak, disamping juga mampu meredakan sakit dan nyeri yang Namun, memberikan dosis obat tersebut sebaiknya sesuai dengan anjuran dokter. Sebab penggunaannya dibedakan berdasarkan usia anak. Adapun untuk anak yang alergi terhadap paracetamol, maka orang tua bisa memberikan ibuprofen sebagai pengganti yang tentu dosisnya disesuaikan dengan usia anak.
  2. Memperbanyak minum air putih juga merupakan cara yang baik untuk menyembuhkan cacar air pada anak disamping juga mampu mencegah dehidrasi yang Untuk bayi, pemberian ASI juga sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya.
  3. Memberikan lotion kalamin untuk mengurangi gatal-gatal pada Dokter juga biasanya memberikan resep anthistamin chlorphenamine agar gatal yang dialami anak berkurang disamping juga mampu membuat tidur anak menjadi nyenyak.
  4. Pemberian salep acyclovir juga bisa digunakan untuk bintil cacar baru agar tidak menyebar ke area yang lebih Salep ini dioles setiap 3 jam pada anak.
  5. Menaburkan bedak caladine pada anak dipercaya efektif untuk mencegah penyebaran cacar baru dan mampu mencegah cacar kecil menjadi Bahkan, bedak ini juga mampu mengeringkan cacar air secara langsung. Penggunaannya bisa dengan menaburkan bedak pada seluruh tubuh anak secara berkala. Utamanya pada bagian tubuh yang belum terkena cacar agar cacar tersebut tidak mudah menyebar.
  6. Jika cacar pecah, biasanya infeksi dan luka akan terjadi hingga bisa menimbulkan Dengan menggunakan alkohol untuk membersihkan luka, infeksi lanjutan akan berhasil tercegah.
  7. Memotong kuku anak yang panjang agar si anak tidak menggaruk bagian tubuhnya yang gatal akibat cacar Sehingga bintik-bintik yang dihasilkan oleh infeksi dapat tercegah.
  8. Mengenakan pakaian longgar pada Bahan katun akan lebih baik dikenakan anak agar gatal yang dirasakan berkurang dan dapat terhindar dari keringat.
  9. Jika bintil anak terinfeksi, mengalami bengkak dan mengeluarkan nanah atau mengalami demam yang begitu tinggi, muntah, sakit kepala dan gatal yang tak kunjung hilang, segeralah periksakan anak kepada dokter agar bisa ditangani lebih

Walaupun bukan termasuk salah satu jenis penyakit paling mematikan di dunia, namun para ibu harus memperhatikan agar anaknya tidak dibiarkan menderita sendiri tanpa ada penanganan.

Lama Penyembuhan Cacar Air Pada Anak

Pada umumnya cacar air pada anak akan sembuh dalam waktu seminggu. Namun, tak menutup kemungkinan penyakit ini juga dapat sembuh lebih dari seminggu. Jika anak ditangani secara baik selama masa sakitnya, tentu penyakit cacar ini akan cepat sembuh. Tapi lain halnya jika kekebalan tubuh anak kurang baik. Bisa jadi penyakit ini akan sembuh saat menginjak hari ke-20.

fbWhatsappTwitterLinkedIn