Kesehatan Ginjal

9 Pantangan Gagal Ginjal Kronik yang Wajib Diketahui

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kita sering mendengarkan sebuat istilah bahwa kesehatan itu mahal harganya. Namun, apa yang bisa kita perbuat jika sebuah penyakit telah bersarang di tubuh kita. Hal utama yang bisa dilakukan pastinya menjaga agar penyakit tersebut tidak semakin parah. Bagi seseorang yang menderita gagal ginjal kronis, perubahan pola makan dan diet sehat bisa dijadikan sebuah patokan untuk kembali hidup sehat. Selain itu, bisa juga melakukan dialisis atau cuci darah yang pastinya harganya cukup mahal. Gagal ginjal adalah sebuah proses perusakan ginjal yang umumnya memiliki rentan lebih dari tiga bulan, dan dapat membunuh penderitanya perlahan-lahan.

Kebanyakan penyakit ini banyak di alami oleh orang dewasa sebanyak 75%, dan hal ini umumnya disebabkan hipertensi, diabetes mellitus, dan glomerulonephritis. Bagi penderita gagal ginjla yang awal mungkin tidak akan terlihat gejalanya, Anda baru akan memahami saat kinerja ginjal Anda menurun secara signifikan. Oleh karena itu, biasakan check-up ke dokter untuk mengkonsultasikan kesehatan tubuh Anda. Berbeda dengan gagal ginjal biasa, gagal ginjal kronis adalah keadaan yang merupakan gangguan fungsi ginjal yang sudah menahun dan berlangsung progresif dan irreversible atau tidak dapat kembali normal seperti semula. Oleh karena itu yang perlu Anda lakukan adalah memperpanjang usia Anda dengan melakukan hal-hal yang bisa membantu menahan gagal ginjal agar tidak semakin parah. Penyakit satu ini memanglah bukan penyakit menular tetapi sakit akibat gagal ginjal sangat berbahaya dan meningkatkan resiko kematian yang cukup tinggi. (Baca Juga: Penyebab Cuci Darah , Makanan Yang Baik Untuk Cuci Darah)

Berat ginjal yang kita miliki memanglah kecil hanya sekitar 150 gram atau sekitar separuh genggaman tangan kita. Namun, meskipun organ satu ini ukurannya relative kecil tetapi fungsinya sangat strategis dan mempengaruhi semua bagian tubuh seperti mengatur keseimbangan cairan tubuh, elektrolit, asam basa. Selain itu, ginjal juga membantu membuang sisa metabolisme yang akan meracuni tubuh jika terus bersarang di tubuh, mengatur tekanan darah, dan menjaga kesehatan tulang. (Baca Juga: Cara Meningkatkan Elektrolit Tubuh , Kelainan Pada Proses Metabolisme Lemak )

Gangguan fungsi ginjal bisa menggambarkan kondisi sistem vaskuler sehingga untuk mencegah komplikasi yang lebih besar seperti stroke, penyakit jantung coroner, dan penyakit pembuluh perifer dapat dilakukan pencegahan penyakit gangguan fungsi ginjal lebih dini. Penyakit ini memang tidak menular tetapi setiap orang bisa terkena penyakit gagal ginjal. Meraka yang sangat disarankan melakukan pemeriksaan dini adalah orang-orang yang memiliki factor risiko tinggi dengan riwayat penyakit seperti darah tinggi di keluarga, diabetes, penyakit jantung. Pemeriksaan yang umum dilakukan untuk mengetahui penyakit gagal ginjal ini adalah dengan tes urine karena adanya protein dan darah dalam kencing atau air urin akan membantu menunjukkan kelainan dari ginjal seseorang. (Baca Juga: Ciri-ciri Penderita Jantung Koroner , Bahaya Kopi bagi Penderita Jantung Koroner)

Agar tetap menjaga kesehatan ginjal dan bisa bertahan hidup lama banyak patangan-pantangan yang harus dilakukan dan lakukanlah beberapa perubahan. Hal utama yang menjadi makanan pantangan penderita gagal ginjal kronis adalah konsumsi kalsium dan protein rendah fosfat. Perubahan-perubahan yang bisa dilakukan oleh penderita gagal ginjal kronis, seperti

  • Membatasi cairan
  • Diet rendah protein
  • Membatasi konsumsi makanan yang banyak mengandung garam, kalium, fosfor
  • Mendapatkan cukup kalori jika sudah kehilangan berat badan yang normal.

(Baca Juga: Akibat Kelebihan dan Kekurangan Fosfor , Akibat Kekurangan Kalori)

Makanan merupan sumber tenaga bagi tubuh manusia. Seringkali makanan menjadi factor penentu kondisi kesehatan seseorang yang mengkonsumsinya. Banyak konsumsi makanan yang kurang sehat dan tidak baik malah memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan. Oleh karena itu, pentingnya pilihan makanan yang baik dan sehat untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup Anda. Jadi, wajar jika ada beberapa makanan yang dilarang dikonsumsi oleh beberapa orang dengan kondisi kesehatan yang tidak baik. (Baca Juga: Contoh Lemak Jenuh pada Makanan)

Fungsi diet bagi penderita gagal ginjal kronis

Salah satu hal yang sangat bisa dilakukan demi menjaga kesehatan bagi penderita gagal ginjal kronis adalah diet. Banyak manfaat penting dari diet bagi penderita ini. tujuan utama diet ini adalah untuk menjaga kadar elektrolit, mineral, dan cairan dalam tubuh agar tetap seimbang dan terkontrol. Hal-hal ini akan membantu Anda membatasi penumpukan produk limbah dalam tubuh yang dapat menambah bahaya pada penderita gagal ginjal kronis. Selain itu, pentingnya membatasi cairan pada penderita ini adalah membantu pengobatan dialisis karena kebanyakan orang yang melakukan pengobatan cuci darah buang air kecilnya dalam kadar sedikit. Oleh karena itu, tanpa buang air kecil, cairan dalam tubuh akan menumpuk dan menyebabkan terlalu banyak cairan di jantung, paru-paru, dan pergelangan kaki. (Baca Juga: Minuman Penyebab Gagal Ginjal , Gejala Paru-paru Kotor)

Bagi penderita yang ingin serius menjalankan diet sehat ini maka lebih baik konsultasi dengan dokter untuk membantu menemukan program dan informasi serta membantu membuat diet sesuai dengan kebutuhan kesehatan penderita tersebut. Meski melakukan diet, penderita harus tetap memiliki kalori yang cukup agar tidak terjadi kerusakan jaringan tubuh. Berikut ini, ada beberapa makanan yang sebenarnya pantang dikonsumsi bagi para penderita gaga ginjal kronis yang akan melakukan diet sehat. (Baca Juga: Efek Samping Madu Diet)

Pantangan Gagal Ginjal Kronik

  1. Karbohidrat

Bagi penderita gagal ginjal kronis yang ingin melakukan diet sehat sebaiknya kurangi makanan berkarbohidrat tinggi seperti nasi, jagung, ubi, kentang, pasta, macaroni, dan hevemout. Akan lebih baik, jika karbohidrat ini diganti dengan: buah-buahan, roti, biji-bijian, dan sayuran karena makanan ini juga memberikan energy, serat, mineral, dan vitamin. Selain itu, juga bisa menggantinya dengan madu atau jelli, bahkan jika diperlukan bisa mengkonsumsi makanan penutup berkalori tinggi seperti kue, tetapi tetap batasi makanan penutup yang dibuat dari susu, coklat, kacang atau pisang. (Baca Juga: Bahaya Makan Coklat Setelah Makan Mie , Kandungan Gizi Pisang)

  1. Lemak

Jauhi dan hindarilah makanan yang memiliki kandungan lemak dan kolesterol tinggi yang terdapat pada daging merah, kulit ayam, jeroan, junkfood atau makanan siap saji, mentega, sus dan olahannya, makanan yang digoreng dan lain-lain. Untuk tetap melindungi kesehatan jantung Anda sebaiknya konsumsi lemak dari sumber kalori yang baik seperti cari minyak zaitun, minyak canola, minyak safflower. (Baca Juga: Akibat Bahaya Konsumsi Jeroan , Bahaya Mengkonsumsi Gorengan )

  1. Protein

Bagi penderita gagal ginjal kronis harus menghindari makanan yang berprotein tinggi seperti daging ayam, daging kambing, ikan, udang, telur, . Beberapa dokter atau ahli gizi banyak yang merekomendasikan konsumsi protein bagi penderita gagal ginjal sebanyak 1 gram protein perkilogram berat badan perhari. (Baca Juga: Cara Mengatasi Kekurangan Protein ,  Akibat Kekurangan dan Kelebihan Protein)

  1. Hindari konsumsi sayur atau buah dengan kalium tinggi

Sayuran dan buah-buahan yang berkelium tinggi diantaranya apel, alpukat, jeruk, pisang, anggur, kubis, buncis, kembang kol, seledri, stroberi, papaya, dan daun papaya. Tingkat kalium yang normal akan membantu menjaga jantung berdetak dengan normal, sedangkan tingkat kalium tinggi pada tubuh akan menyebabkan penumpukan sehingga ginjal tidak akan berfungsi dengan baik. (Baca Juga: Bahaya Tidak Rutin Makan Sayur , Cara Mengatasi Kekurangan Kalium)

  1. Jangan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung garam berlebih

Beberapa makanan yang mengandung kadar garam tinggi yaitu makanan beku, sup kalengan, makanan cepat saji, camilan sayuran dan sayuran dalam kaleng. Selain dapat mengungari resiko penyakit aggal ginjal yang semakin ganas, penggunaan garam yang kurang dapat juga mengontrol tekanan darah tinggi. (Baca Juga: Bahaya Akibat Kelebihan Garam , Bahaya Konsumsi Garam Berlebihan)

Kegagalan fungsi ginjal menyebabkan kelebihan garam atau natrium sukar dikeluarkan dari dalam tubuh sehingga penderita sering merasa haus dan akhirnya terjadi penimbunan cairan dalam tubuh. Karena gagal ginjal menyebabka kelebihan garam maka disinilah penderita gagal ginjal tidak boleh mengkonsumsi makanan yang mengandung garam karena akan membuat penimbunan lebih banyak. (Baca Juga: Bahaya Garam bagi Penderita Hipertensi)

  1. Hindari makanan yang mengandung zat fosfor

Untuk penderita gagal ginjal awal biasanya tingkat zat fosfor dalam tubuhnya tinggi, dan hal ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kalsium dalam tubuh rendah sehingga tubuhpun akan menarik kalsium dari tulang dan tulang Anda akan semakin lemah. Bagi penderita gagal ginjal perlu membatasi sejumlah makanan yang mengandung fosfor yang besar seperti pada susu, yogurt, keju, jenis kacang-kacangan termasuk selai kacang. Tidak hanya tidak baik bagi penderita gagal ginjal, konsumsi makanan berfosfor tinggi juga memicu penyakit lain seperti lemahnya tulang dan menimbulkan gatal-gatal pada kulit. Jika diet makanan yang berfosfor rendah tidak cukup membantu memulihkan kesehatan dari gagal ginjal maka sebaiknya Anda konsultasikan ke dokter untuk meminta obat seperti pengikat fosfor. (Baca Juga: Akibat Kelebihan dan Kekurangan Fosfor)

  1. Batasi cairan dalam tubuh

Beberapa makanan atau minuman yang dapat meningkatkan cairan dalam tubuh Anda seperti anggur, melon, salada, es krim, sup, tomat, dan lain-lain. bagi penderita gagal ginjal sebaiknya membatasi cairan yang Anda minum atau konsumsi karena akan membuat kondisi semakin buruk dan ketika Anda sedang melakukan dialisis ini sangat berbahaya karena cairan dapat menumpuk dalam tubuh sehingga menimbulkan penyakit ain seperti sesak napas. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar Anda tidak sering minum, yaitu hindari makanan asin, hindari makan es krim, dan jangan keluar rumah terlalu sering saat cuaca panas. (Baca Juga: Akibat Kekurangan Cairan Otak , Cara Menghilangkan Alkohol dalam Tubuh)

  1. Hindari makanan berbahan pengawet kimia

Semua makanan yang mengandung bahan pengawet tidaklah baik, sama halnya untuk penderita gagal ginjal kronis. Jadi jangan mengkonsumsi makanan kaleng, mi instan dan makanan siap saji lainnya. (Baca Juga: Tanda tanda Batu Ginjal , Cara Mengobati Gagal Ginjal Secara Alami )

  1. Jangan konsumsi seafood

Beberapa makanan seafood tidaklah baik untuk penderita gagal ginjal kronis seperti udang, tiram, kepiting, cumi-cumi, dan lain-lainnya. (Baca Juga: Cara Mengobati Alergi Udang , Bahaya Udang untuk Penderita Hipertensi)

Beberapa makanan pantangan di atas sangatlah penting dan jika penderita gangguan ginjal kronis mengkonsumsi makanan tersebut apalagi dalam kadar yang banyak maka akan berdampak tidak baik. Selain dengan diet sehat di atas, pola hidup sehat juga harus dilakukan demi menjaga ginjal tetap sehat seperti berhenti merokok, berhenti minum alcohol, menjaga tekanan darah dan gula darah, lakukan medical check-up secara rutin. Selain mengkonsumsi beberapa makanan pantangan di atas, sebaiknya penderita gagal ginjal kronis mengkonsumsi makanan yang dioah dengan cara dikukus atau di rebus. Ada beberapa prinsip diet penderita gagal ginjal yaitu: (Baca Juga: Ciri Ciri Gagal Ginjal , Faktor Penyebab Terjadinya Gagal Ginjal)

  • Diet lunak atau biasa
  • Ganti sumber kabohidrat dengan gula pasir, sirup, permen
  • Cukup energy dan protein, jangan sampai berlebihan
  • Sebagai asupan sumber lemak lebih baik lemak tidak jenuh dengan kebutuhan sekitar 25 persen dari total energy yang diperlukan
  • Membatasi asupan garam
  • Untuk memenuhi kebutuhan air dianjurkan sesuai dengan jumlah urine selama 24 jam yaitu sekitar 500ml melalui konsumsi minuman atau makanan.

(Baca Juga: Jenis Olahraga untuk Diet , Buah yang Berbahaya untuk Diet)

Setelah melakukan diet sehat dan menghindarai konsumsi makanan-makanan pantangan di atas, bagi Anda yang sudah jadi penderita gagal ginjal tingkat dua, tiga, atau bahkan kronis disarankan untuk melakukan terapi baik terapi ertripoitin (peningkatan tekanan darah), asam folat, atau parathyroid hormone (terapi hormone penting untuk mengendalikan kalsium darah) secara tepat waktu dan konsisten. Dengan perpaduan diet sehat dan menjaga konsumsi dari pantangan-pantangan tersebut serta terapi maka bisa lebih mempertahankan kesehatannya. (Baca Juga: Bahaya Gagal Ginjal , Penyebab Gagal Ginjal)

Berikut ini ada beberapa tanda dan gejala gagal ginjal kronis yang diderita seseorang:

  • Bengkak pada mata yang berlebihan
  • Kolik atau nyeri pinggang yang sangat hebat
  • Saat kecing terasa sakit
  • Demam
  • Air kencing yang keluar sedikit
  • Warna air urin biasanya merah / darah
  • Sering kencing tapi tidak bisa mengeluarkan urin banyak
  • Lemas
  • Nafsu makan berkurang
  • Mual atau muntah
  • Gatal
  • Sesak napas
  • Anemia, pucat

(Baca Juga: Tanda Tanda Gagal Ginjal , Gejala Sesak Nafas)

Selain pola hidup yang tidak sehat, ada juga beberapa penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya gagal ginjal kronis yaitu diabetes tipe I, diabetes tipe II, tekanan darah tinggi, pembesaran prostat, batu ginjal, kanker kandung kemih, kanker ginjal, vesicoureteral reflux atau kondisi yang menyebabkan urin masuk kembali ke ginjal seperti seringnya menahan kencing, infeksi ginjal atau pyelonephritis, lupus, scleroderma, vasculitis, kerusakan pada arteri yang membawa darah menuju ginjal. Sedangkan factor-faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena gagal ginjal kronis diantaranya tekanan darah tinggi, diabetes, merokok, penderita penyakit jantung, obesitas atau kegemukan, memiliki kolesterol yang tinggi, sejarah keluarga memiliki penyakit ginjal, usia yang sudah lansia sekitar 65 tahun atau lebih. (Baca Juga: Makanan Sehat untuk Ginjal , Pengobatan Gagal Ginjal)

Mengendalikan factor resiko pada penderita gagal ginjal tidak harus selalu dengan obat, tetapi yang paling mudah yang dapat dilakukan adalah dengan perubahan gaya hidup dan hal ini menjadi pilar utama dalam pencegahan penyakit menjadi lebih kronis. Gaya hidup sehat yang melekat pada aktivitas sehari-hari seseorang akan amat membantu dalam pembentukan jasmani dan rohani yang sehat.