Cacingan

22 Tanda-tanda Cacingan Pada Anak dan Orang Dewasa secara Umum

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Cacingan biasanya lebih identik dengan gangguan pencernaan yang terjadi pada anak-anak saja, padahal sebenarnya juga cacingan juga dapat terjadi pada orang dewasa. Kualitas kebersihan diri dan lingkungan yang kurang memang menjadi masalah utama yang menyebabkan cacingan. Untuk dapat menanganinya secara tuntas, Anda perlu mengetahui tanda-tanda cacingan.

(Baca juga: ciri-ciri anak cacingan)

1. Nyeri Perut

Rasa sakit dapat muncul di bagian perut karena penyakit cacingan ini di mana saluran pencernaan dipenuhi dengan cacing-cacing. Para cacing yang ada di perut akan memakan sari-sari makanan sehingga timbul rasa sakit yang terkadang dapat menjadi-jadi. Bahkan pada beberapa kasus akan menyebabkan diare juga.

2. Diare

Sering buang air besar dengan frekuensi cukup sering, yaitu 2-3 kali dalam sehari atau bahkan lebih bisa menjadi gejala cacingan. Diare terjadi berawal dari adanya rasa nyeri di bagian perut di mana sari-sari makanan dimakan olehnya.

3. Batuk-batuk

Cacingan tak selalu berhubungan dengan kondisi sakit perut dan buang air besar saja, namun batuk-batuk yang tak kunjung sembuh pun menjadi hal yang bisa menandakan adanya cacing di dalam perut. Ini karena cacing pun mampu bertahan hidup di organ paru-paru yang bila tak segera ditangani bakal menjadi sulit untuk sembuh.

(Baca juga: penyebab cacingan)

4. Penurunan Nafsu Makan

Cacingan adalah kondisi di mana para cacing senang menikmati sari-sari dari makanan yang Anda konsumsi. Maka ketika mereka melakukan konsumsi sari-sari makanan dalam perut Anda, nafsu makan pun otomatis menjadi menurun. Ditambah rasa sakit plus diare, tak heran bila seseorang akan berselera makan seperti biasanya. Ada sejumlah cara meningkatkan nafsu makan yang bisa Anda coba untuk lakukan.

5. Mual dan Muntah

Mual dan juga muntah tampaknya adalah satu kesatuan dan selalu terjadi bersamaan. Hal ini sangat mungkin terjadi mengingat bagian perut pun terasa sakit sehingga mampu membuat penderitanya mual yang diikuti juga dengan muntah. Biasanya kedua kondisi tersebut akan dialami bersamaan dengan diare, maka bila terjadi hal seperti ini dan bukan karena masuk angin, Anda perlu mendapat pertolongan dokter.

(Baca juga: cara mencegah cacingan)

6. Gatal Intens

Rasa gatal dapat muncul di bagian permukaan vagina atau dubur penderita cacingan karena memang cacing bersarang pada bagian anus. Biasanya jenis cacing yang demikian adalah yang kita kenal dengan cacing kremi. Jenis cacing ini memang menginvasi tepat di bagian dubur atau anus sehingga penderita akan cenderut merasa gatal di area tersebut.

7. Insomnia

Sulit tidur di malam hari tak hanya dipicu oleh rasa stres saja, tapi adanya rasa gatal-gatal di bagian vagina atau dubur sudah pasti mengganggu tidur Anda. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, rasa gatal muncul karena cacing kremi memang bergerak di daerah tersebut dan bahkan lebih aktif ketika malam hari. Keluarnya cacing tersebut pun bertujuan untuk menaruh telur, sehingga ini membuat penderitanya cenderung sibuk menggaruk saking gatalnya sehingga tak bisa tidur.

8. Penyumbatan pada Usus

Hal ini sangat memungkinan untuk terjadi, apalagi ketika cacing-cacing telah siap menginvasi pada saluran pencernaan. Mereka akan dengan mudah berkuasa atas tubuh si penderita sehingga gangguan pencernaan pun terjadi. Jenis cacing yang mampu berkumpul dan menimbulkan penyumbatan adalah cacing gelang di mana kondisi cacingan ini kalau tak cepat diatasi akan semakin serius dan penderita akan mengalami gejala yang makin parah.

(Baca juga: bahaya cacing kremi)

9. Penurunan Berat Badan

Cacingan bukan gangguan kesehatan biasa karena efeknya pun bisa membuat tubuh menjadi kehilangan bobotnya. Salah satu tanda Anda mengalami cacingan adalah berat badan yang turun setelah beberapa gejala lainnya timbul. Kekurangan cairan dan nutrisi adalah penyebab utama dari semuanya ini sebab sari-sari makanan telah dinikmati oleh para cacing.

10. Keluar Darah saat Buang Air Besar

Kondisi di mana saat buang air besar dan darah ikut keluar bersama feses adalah kondisi yang sudah cukup mengkhawatirkan. Gejala ini sudah tergolong serius yang disebabkan oleh cacingan khususnya cacing gelang. Jenis cacing ini tak hanya akan membuat penderitanya mengalami diare. Untuk mencegahnya menjadi lebih parah, segera periksakan gejala seperti ini ke dokter untuk mendapatkan penanganan langsung.

11. Tubuh Lemah dan Cepat Lelah

Lemahnya tubuh dan merasa cepat lelah bisa juga terjadi pada penderita cacingan yang dikarenakan sudah termakannya sari-sari makanan oleh para cacing. Karena nutrisi yang seharusnya tubuh terima tidak ada, maka tubuh pun akhirnya mengalami kehilangan tenaga. Menjalankan aktivitas pun menjadi tak semaksimal biasanya karena juga kehilangan cairan dari gejala diare serta muntah itu tadi.

(Baca juga: penyebab diare berkepanjangan)

12. Malabsorpsi Nutrisi

Terhambatnya penyebaran nutrisi makanan dan sari-sarinya menuju seluruh organ tubuh akan menyebabkan malabsorpsi nutrisi. Segala makanan yang kita makan seharusnya dapat menjadi sumber tenaga dan menjadi pendukung fungsi dari organ-organ tubuh. Karena sudah dinikmati oleh para cacing, otomatis nutrisi pun didapat oleh cacing-cacing tersebut dan bukannya terserap ke dalam tubuh kita.

13. Demam

Suhu tubuh penderita dapat mengalami kenaikan alias demam di mana penyakit ini bisa saja terjadi pada orang dewasa dan anak-anak. Pada beberapa kasus, demam terjadi biasanya mengikuti dari kondisi batuk yang tak sembuh-sembuh dan ini biasanya memang tak disangka sebagai cacingan. Kondisi seperti ini mungkin akan lebih banyak dikira sebagai kondisi masuk angin atau penyakit flu atau radang tenggorokan biasa.

Kapan Anda harus ke dokter harus ditentukan lebih dulu dengan mengukur suhu tubuh. Gunakanlah termometer untuk mengetahui seberapa tinggi suhu tubuh Anda. Apabila suhu terlalu tinggi dan dalam beberapa hari tidaklah cepat turun, belum ditambah juga dengan rasa sakit di perut, ini merupakan tanda kondisi cacingan. Untuk menanganinya segera, Anda perlu segera ke dokter supaya lebih jelas.

(Baca juga: tanda-tanda anemia)

14. Anemia

Keadaan anemia ternyata juga rupanya menjadi salah satu pertanda seseorang mengalami cacingan. Anemia sering dianggap sebagai kondisi yang diderita hanya karena seseorang kekurangan zat besi dan tak ada hubungannya dengan penyakit cacingan. Perlu diketahui bahwa zat besi adalah salah satu nutrisi yang Anda dapat dari makanan yang dikonsumsi.

Ketika sari-sari makanan malah masuk ke dalam tubuh cacing, otomatis nutrisi tersebut pun hilang dan tubuh Anda tak mendapatkan apa-apa. Darah pun juga ikut dinikmati oleh cacing sehingga tak heran pula bahwa penderitanya mampu memiliki kondisi anemia. Bila tubuh cepat lelah, cepat mengantuk, malas-malasan, letih, lesu dan lemah dalam kegiatan apapun, Anda kemungkinan tak hanya kekurangan tenaga, tapi juga darah dan zat besi.

15. Mengi

Percaya atau tidak, cacingan pun mampu memicu nafas mengi, yaitu suara yang dihasilkan ketika mengambil napas. Hal ini terjadi ketika penderita mengalami batuk dan demam yang dikarenakan oleh larva cacing yang sudah memasuki atau menginvasi bagian paru-paru Anda. Biasanya jenis cacing yang mampu menyebabkan gejala seperti ini adalah cacing tambang.

Jenis cacing tambang mampu menghisap darah penderita dengan menggigit dinding usus halus. Akhirnya darah pun sebagian keluar ke bagian lumen usus yang akhirnya tak hanya menimbulkan mengi, tapi jug darah yang keluar bersama feses seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.

16. Disentri

Sistem pencernaan adalah yang diserang oleh para cacing dan gangguan pun muncul di area tersebut. Tanda-tanda cacingan satu ini termasuk umum dialami oleh anak-anak. Kerap kali, disentri ini tak bisa dibedakan dari kondisi diare. Bedanya dari diare adalah disentri ini merupakan sebuah kondisi infeksi usus di mana bile diare terjadi, darah dan lendir pun terkadang menyertainya. Jadi bisa disimpulkan bahwa diare masih termasuk bagian dari gejala disentri.

(Baca juga: disentri pada bayi)

17. Perut Buncit

Meski berat badan menurun dan terlihat kurus secara fisik, namun bila berfokus pada bagian perut penderita ada yang memang agak berbeda. Bagian perut justru menjadi buncit meski tubuh kelihatan mengurus dan ini efek dari malabsorpsi nutrisi. Bila Anda atau orang terdekat mengalami hal ini, tanda ini bukan selalu menunjukkan adanya kekurangan gizi saja, tapi cacingan pun juga menjadi hal yang patut dicurigai.

18. Cacing Ikut Keluar Bersama Feses

Ketika buang air besar, ada kemungkinan besar bagi cacing yang menginvasi bagian perut dan dubur untuk ikut keluar. Maka tak hanya feses atau tinja saja, ada juga beberapa kasus di mana penderita muntah dan cacing pun terdapat pada muntahan tersebut. Jika sudah sampai pada tahap ini, kiranya Anda segera memeriksakan diri.

19. Tampak Pucat

Pucat adalah efek dari kurangnya nafsu makan dan juga nutrisi yang didapat oleh tubuh sehingga selain tak bertenaga akhirnya tampilan pun kelihatan pucat. Diare yang terus-menerus pun juga tak mengherankan dapat membuat wajah pucat sebab ada banyak cairan yang keluar dari tubuh. Bila sudah begini, oralit dapat Anda coba untuk mengatasi diare, namun bila masih berkepanjangan dan kurang efektif, segera ke dokter.

(Baca juga: ciri-ciri kurang darah)

20. Pankreas Bengkak

Organ pankreas juga dapat mengalami pembengkakan, dan biasanya tanda ini terjadi pada anak-anak. Meski demikian, tanda satu ini adalah yang paling jarang ditemui. Pemeriksaan perlu dilakukan secepatnya ketika pankreas ini mulai membengkak supaya dokter dapat cepat bertindak menanganinya.

21. Hati Bengkak

Pembesaran organ hati pun terkadang tak dapat terelakkan dan ini bisa juga menjadi tanda bahwa seseorang menderita cacingan. Gangguan fungsi hati ini bisa juga dianggap sebagai penyakit liver. Segera periksakan apabila memang tepat di bagian hati terasa nyeri supaya tidak terjadi penyebaran.

22. Sulit Buang Air Besar

Pada kebanyakan kasus cacingan, penderitanya akan mengalami diare atau terus-terusan buang air besar. Namun pada sebagian kasus lainnya, kesulitan buang air besar pun bisa dialami oleh si penderita, hal ini tepat seperti gejala penyakit lambung atau maag. Bila konstipasi terjadi dan disertai dengan ciri-ciri cacingan lainnya, silakan hubungi dokter agar penanganan tidak terlambat.

(Baca juga: obat cacing kremi)

Demikianlah tanda-tanda cacingan yang perlu Anda tahu dan waspadai. Sebaiknya memang setiap orang, dari anak hingga orang dewasa meminum obat cacing enam bulan sekali supaya cacingan dapat dicegah.