5 Cara Mengobati Penyakit Epilepsi Terbukti Sembuh

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Penyakit ayan atau biasa disebut dengan ayan merupakan kondisi yang bisa menyebakan seseorang tiba-tiba mengalami kondisi kejang dengan berulang. Kerusakan yang ada di dalam otaknya merupakan salah satu penyebab utama dari beberapa kasus kecil penderita epilepsi. Hanya saja sebagian kasus, bahkan cukup besar kasus belum bisa diketahui mengapa epilepsi bisa terjadi. Pada otak manusia terdapat sebuah neuron atau sel syaraf, ini merupakan anggota atau bagian dari sistem syraf dalam tubuh. Setiap sel syaraf akan melakukan komunikasi melalui sinyal listrik yang diberikan otak. Pada penderita epilepsi, kondisi kejangnya diakibatkan karena sinyal listrik tersebut tidak dihasilkan dengan baik. Sehingga akibatnya timbul gerakan tumbuh secara tiba-tiba yang tidak bisa dikendalikan.

Kejang memang merupakan gejala paling utama bagi penderita epilepsi, namun belum tentu juga orang yang sedang mengalami kejang terkena epilepsi. Pada dunia medis, seseorang bisa dikatakan terkena epilepsi setalah medapatakan kejang yang terus saja berulang lebih dari 1 kali. Untuk tingkat keparahaanya, bagi penderita akan berbeda. Ada yang harnya mendapatkan kejang dalam hitungan detik atau ada juga yang lebih lama dalam hitungan menit. Ada yang mendapatkan kejang pada seluruh tubuhnya, atau ada juga yang hanya pada tangan saja.

Kondisi epilepsi ini bisa mulai didapatkan oleh seseorang pada usia berapa saja, namun pada umumnya didapatkan mereka pada masih anak-anak. Berdasarkan penyebab, penyakit ini dibedakan menjadi epilepsi idiopatik dan epilepsi simptomatik

Epilepsi idiopatik atau biasa disebut juga dengan epilespi primer adalah jenis epilepsi yang penyebabnya bahkan tidak diketahi. Banyak ahli yang memberikan dugaan bahwa kondisi ini merupakan akibat dari faktor genetiknya atau fakor keturunan. Sedang pada epilepsi simptomatik atau biasa disebut dengan epilepsi sekunder, adalah jenis epilepsi dengan penyebab yang dapat diketahui. Beberapa fakto seperti trauma pada kepala atau penyakit tertentu yang menyerang bagian otak sehingga bisa mengakibatkan adanya serangan epilepsi sekunder.

Perlu diketahui bahwa epilepsi juga dapat mengakibatkan adanya kematian yang mendadak. Epilepsi sebenarnya tidak bisa di sembuhkan secara total, namun ada beberapa cara pengobatan yang bisa dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kejang.

Tips Mengobati Epilepsi

Berikut adalah beberapa cara mengobati penyakit epilepsi :

  1. Mengatur Asupan Makanan

Bagi penderita epilepsi, untuk membantunya agar tidak sering kambuh adalah dengan mengatur asupan makanan pada tubuhnya. Beberapa makanan yang dilarang untuk dikonsumsi penderi epilepsi seperti: Biji-bijian, kacang-kacangan, kuning terul, jeroan, kaki sapi, lemak, udang dan makanan yang mengandung banyak sekali karbonhidrat.

  1. Mengkonsumsi Obat

Pada umumnya kasus epilepsi dapat ditangani dengan mengkonsumsi 1 resep obat dari dokter. Namun untuk sebagian orang, ada juga yang memerlukan lebih dari 2 jenis obat yang harus ia konsumsi. Sepanjang keadaan kejang masih terus terjadi, konsumsi obat harus dilakukan secara rurin, jika tidak kemungkinan akan sering kambuh. Untuk jenis obat apa yang harus dikonsumsi, ada baiknya Anda berkonsultasi pada dokter. Karena penangan dokter akan lebih tepat.

[AdSense-B]

  1. Menggunakan obat alami

Selain mengkonsumsi obat dari dokter, Anda juga bisa mencoba beberapa pengobatan alternative seperti:

  • Meminum air kelapa : Dengan mengkonsumsi air kelapa, penderita kejang bisa terhindar dari dehidrasi. Sehingga dengan terpenuhi air untuk kebutuhan tubuh sedikit demi sedikit akan mengurangi resiko terserangnya epilepsi.
  • Mengkonsumsi Garam Epsom: Garam jenis ini mempunyai kandungan yang bisa mengedendalikan rangsangan listrik yang diberikan otak. Sehingga dengan mengkonsumsi garam ini juga dapat mengurangi kambuhnya kejang disebabkan epilepsi.
  • Banyak mengkonsumsi jus dan air putih: Ketika tubuh menderita kekurangan natrium dan juga sodium maka akan mengakibatkan sel-sel yang ada di otak tidak bisa terpenuhi kebutuhan darah dan air. Hal ini menyebabkan terjadinya kejang pada penderita epilepsi sering terjadi. Sehingga meminum air putih dan jus yang banyak bisa mengatasi kekurangan volume air dan darah.
  • Mengkonsumsi Susu dan Bawang Putih: Anda juga dianjurkan untuk meminum susu rendah lemah setiap hari. Kandungan kalsium dalam susu merupakan zat yang dinilai sangat penting dan dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga fungsi otot berjalan dengan baik dan juga menjaga konduksi syaraf seta adanya pembekuan darah. Sehinnga bisa mengurangi terjadinya resiko kejang berulang untuk penderita epilepsi. Agar lebih efektif, Anda bisa mencampur susu dengan bawang putih yang dihaluskan.
  • Mengkonsumsi Beligo: Beligo merupakan tanaman yang banyak sekali kandungan magnesiumnya. Anda bisa membuat beligo menjadi olahan makanan yang Anda suka sehingga bisa dinikmati saat dikonsusmi, contohnya menjadi jus atau sup bening. Anda bisa mengkonsumsinya rutin 1 kali sehari.
  • Mengkonsumsi Omega 3: Omega 3 memiliki kandungan asam lemak dan zat penting yang sangat dibutuhkan oleh penderita epilepsi. Manfaatnya untuk menurunkan kadar kolesterol dan juga melancarkan adanya peredaran darah menuju otak, sehingga bisa memaksimalkan sistem kerja otak. Dengan begitu akan meminimalisir adanya kambuh akibat epilepsi.
  1. Dilakukan Vaksinasi

Bagi penderita epilepsi, untuk menyembuhkan atau mencegahnya juga bisa dengan melakukan vaksinasi yang benar. Untuk melakukan vaksinasi, Anda bisa berkonsultasi pada dokter bagaimana sebaiknya dan kapan waktu yang tepat untuk dilakukan vaksinasi. Hal ini tidak bisa dipastikan bisa menyembuhkan sepenuhnya, namun bisa mengurangi sedikit demi sedikit kemungkinan kambuh.

[AdSense-C]

  1. Dukungan Moril dari Orang Terdekat

Memang secara umum penderita epilepsi jarang yang mendapatkan kesembuhan secara total, mereka hanya akan mengurangi gejala dan skala waktu kambuhnya. Namun, bagi penderita orang terdekatnya akan bisa menjadi obat. Dengan adanya dukungan moril untuk terus mendorong agar bisa sembuh, emosi penderita akan menyampaikan pada otak bahwa ia harus berusaha sembuh. Sehingga lambat laun ia akan bisa menangani dirinya sendiri.

Jika Anda menemukan ada orang disekitar Anda terkena epilepsi, Anda bisa melakukan pertolongan pertama sebagai berikut:

  • Menyingkirkan semua barang tumpul atau barang-barang keras, panas dan tajam yang ada disekita penderita
  • Agar ia tidak mengalami kondisi kesulitan bernapas, longgarkanlah bajunya, Anda bisa membukakan kancing lehernya. Miringkan juga kepalanya, agar lidar tidak menutupi saluran pernapasannya
  • Saat kejang, biarkanlah ia berlangsung. Jangan memasukan benda yang kerasa ke dalam mulut yang bisa mengakibatkan giginya patah, sebagai gantinya Anda bisa menggunakan handuk atau sapu tangan.
  • Setelah mengalami kejang biasanya mereka akan merasakan bingung, lelah dan timbul rasa ngantuk. Biarkanlah mereka beristirahat untuk beberapa saat.
  • Jangan lupa untuk menghubungi keluarganya, karena untuk penanganan selanjutnya biasanya orang terdekat yang tau.
  • Bila kejang terus berulang, Anda bisa segera membawanya ker rumah sakit agar segera mendapati penanganan yang tepat.

Diatas merupakan cara mengobata penyakit epilepsi yang bisa Anda lakukan, atau Anda anjurkan pada orang-orang terdekat Anda. Jangan panic saat melihat orang yang sedang menderita kejang, tangani pertolongan pertama dengan tenang. Jangan lupa juga untuk selalu memberikan dukungan moril agar mereka merasa di semangati untuk kesembuhannya.

fbWhatsappTwitterLinkedIn