Home Merk Obat A-ZMerk Obat K Kloramixin – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

Kloramixin – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

by Robi Diansah

Kloramixin merupakan obat yang diproduksi oleh PT. Armoxindo yang di dalamnya mengandung kloramfenikol dan juga polimiksin B sulfate dengan ditambah deksametason natrium fosfat. Kombinasi dari kandungan tersebut mampu untuk mengobati berbagai macam infeksi yang terjadi pada mata yang mana kondisi tersebut diakibatkan oleh bakteri gram negatif maupun juga bakteri gram positif.

Kita tahu bahwa mata merupakan organ yang vital dan sangat menunjang kegiatan sehari-hati. Ketika mata mengalami masalah, terkadang aktivitas kita malah terganggu dan malah mengakibatkan kerugian pada diri kita sendiri. Maka dari itu, Kloramixin bisa digunakan sebagai solusi bagi mereka yang mengalami iritasi mata. Dengan meneteskan obat ini secara rutin ke mata, maka masalah infeksi yang dialami akan cepat sembuh.

Kloramixin berbentuk botol yang dijual dengan harga kurang lebih Rp. 27.500. Harga tersebut tentu bisa saja berubah kapanpun tergantung dimana anda membeli obat ini. Kloramixin masuk ke dalam kategori obat keras sehingga anda tidak bisa menggunakannya secara sembarangan tanpa berdasarkan keterangan yang diberikan oleh dokter. Jika anda menggunakannya tidak sesuai ketentuan, maka dikhawatirkan penggunaan Kloramixin malah mengakibatkan masalah yang tidak diinginkan.

Sekedar informasi bahwa ketiga kandungan yang terdapat pada Kloramixin memang terbukti efekti membunuh mikroba yang mana ia peka terhadap polimiksin dan juga kloramfenikol. Di bawah ini kami akan memberikan penjelasan yang lebih lengkap mengenai apa saja yang berhubungan dengan Kloramixin. Dengan begitu, anda bisa mendapatkan informasi yang cukup sebelum anda mulai menggunakannya.

Fungsi Kloramixin

Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya bahwa Kloramixin merupakan obat yang digunakan untuk mengobati penyakit infeksi mata. Kondisi tersebut disebabkan oleh bakteri gram negatif maupun juga bakteri gram positif. Kloramixin termasuk obat keras dan cara penggunaannya adalah dengan langsung diteteskan ke mata.

Jika anda ingin bertanya mengenai apa saja yang berhubungan dengan indikasi yang terdapat pada Kloramixin, maka anda bisa menanyakan hal tersebut kepada dokter.

Kontraindikasi Kloramixin

  • Kloramixin disarankan untuk tidak diberikan kepada seseorang yang pernah mengalami hipersensitivitas terhadap kandungan yang ada pada Kloramixin.
  • Obat ini juga sebaiknya tidak diberikan kepada seseorang yang ternyata pernah mengalami alergi terhadap penggunaan obat tetes mata yang tergolong obat keras.

Dosis Kloramixin

Seperti yang kami jelaskan bahwa Kloramixin tergolong ke dalam obat keras. Jadi, penggunaannya tidak bisa dilakukan sembarangan dan malah bisa menyebabkann masalah yang tidak diinginkan.

  • Untuk dosis umum yang harus anda gunakan adalah sebanyak 4 sampai dengan 6 kali dalam sehari.
  • Kloramixin cukup anda teteskan ke mata sebanyak 1 sampai dengan 2 tetes. Hanya teteskan pada mata yang mengalami infeksi.
  • Gunakan Kloramixin secara rutin agar anda bisa mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Cara Penggunaan Kloramixin

  1. Kloramixin digunakan dengan cara meneteskan ke mata yang terkena infeksi.
  2. Jangan menggunakan Kloramixin secara berlebihan melebihi dosis yang telah dianjurkan oleh dokter.
  3. Disarankan untuk menggunakan Kloramixin secara rutin dan dianjurkan di jam yang sama. Tujuannya untuk membuat Kloramixin semakin lebih efekfit.
  4. Penggunaan jangka panjang dengan Kloramixin dianjurkan atas persetujuan dokter.
  5. Jika selama menggunakan Kloramixin ternyata anda mengalami iritasi pada mata, maka segera hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter.

You may also like