Katrasic – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

225

Katrasic merupakan obat dibuat khusus untuk digunakan di dalam meringankan nyeri, baik nyeri kronis maupun juga nyeri akut. Obat ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan analgesik narkotika. Cara kerja dari obat ini adalah mengubah rasa sakit yang ada di tubuh anda sehingga anda tidak merasakan rasa sakit tersebut.

Di dalam Katrasic, terkandung zat yang bernama tramadol HCl yang mana zat tersebut memang berperan penting di dalam mengobati berbagai macam nyeri. Di dalam penggunaan Katrasic, seseorang harus benar-benar memperhatikan segala instruksi yang diberikan oleh dokter agar supaya tidak sampai menimbulkan masalah yang tidak diinginkan.

Sebenarnya, Katrasic memiliki nama merk lainnya yang kemungkinan anda lebih mengetahui obat merk lainnya dibandingkan dengan Katrasic. Beberapa merk lain dari obat ini antara lain:

  • Camigesic Camigesik
  • Contram 50
  • Dolgesik
  • Dolocap
  • Dolsic
  • Orasic
  • Radol
  • Seminac/Seminac Continus
  • Tlusic
  • Tradosik
  • Tramadol Otto
  • Tramal
  • Tramofal
  • Trasik
  • Zephanal
  • Andalpha
  • Bellatram
  • Centrasic
  • Corsadol,
  • Dolana
  • Dolika
  • Forgesic
  • Intradol
  • Kamadol
  • Nonalges
  • Nufapotram
  • Pinorec
  • Tradomed
  • Tradonal
  • Tradyl
  • Tragesik
  • Tramadol Hexpharm
  • Tramadol Indo Farma
  • Traumasik
  • Trunal DX
  • Trunal-DX Retard
  • Tugesal
  • Zumatram

Di bawah ini kami akan memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai apa saja yang berhubungan dengan Katrasic, termasuk tentang bagaimana cara penggunaan obat ini sesuai dengan instruksi medis.

Fungsi Katrasic

  1. Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya bahwasanya Katrasic merupakan obat yang digunakan untuk mengobati berbagai nyeri kronis maupun juga nyeri akut.
  2. Katrasic juga digunakan sebagai solusi bagi seseorang untuk menghindarkannya dari nyeri setelah operasi.

Untuk anda yang ingin memperoleh informasi yang lebih lengkap seputar Katrasic, maka anda bisa tanyakan hal tersebut kepada dokter.

Kontraindikasi Katrasic

  • Katrasic disarankan tidak diberikan kepada seseorang yang memiliki alergi terhadap kandungan di dalam Katrasic.
  • Pasien yang mengalami intoksikasi akut terhadap alkohol maupun juga hipnotik tidak dianjurkan menggunakan Katrasic.
  • Bagi seseorang yang memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap kandungan di dalam Katrasic kemungkinan tidak dianjurkan menggunakan Katrasic.
  • Pasien yang mengalami kerusakan ginjal maupun yang sedang mendapatkan terapi mono amin oksidase disarankan tidak menggunakan Katrasic.
  • Sementara itu, Katrasic diketahui akan mengalami kontraindikasi jika digunakan oleh seseorang yang pernah mengalami penyakit ginjal.
  • Adapun penggunaan Katrasic bagi ibu hamil, kemungkinan besar tidak akan diberikan.

Dosis Katrasic

  • Dosis yang harus diberikan adalah sebanyak 50 sampai dengan 100 mg.
  • Dosis tersebut nanti akan diberikan dengan cara disuntikkan ke dalam tubuh karena obat ini masuk ke dalam IV atau obat intravena.
  • Dosis maksimal yang hanya boleh diberikan adalah tidak lebih dari 600 mg.
  • Anda harus menggunakan Katrasic secara rutin agar obat ini bisa bekerja lebih maksimal
  • Jika memiliki pertanyaan seputar dosis, silahkan anda tanyakan kepada dokter.

Harga Katrasic

Harga yang harus anda keluarkan jika ingin membeli Katrasic adalah Rp. 70.000. Harga yang kemungkinan bisa berubah kapanpun tergantung dimana anda membeli obat ini.

Cara Penggunaan Katrasic

  1. Katrasic diberikan dengan cara disuntikkan ke dalam tubuh. Pastikan lokasi atau area tempat penyuntikkan obat ini tidak bekas luka yang masih belum mengering.
  2. Jangan pernah menggunakan Katrasic melebihi dosis yang telah ditentukan oleh dokter.
  3. Untuk penggunaaan Katrasic dalam waktu yang lama, kami menyarankan agar anda bertanya kepada dokter agar supaya anda tidak sampai mengalami maslah seperti ruam kulit, gatal, dan lain sebagainya.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan mengenai Katrasic. Semoga bermanfaat.