Fucosa – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

Fucosa adalah salah satu jenis obat yang sering diresepkan untuk pengguna yang memiliki keluhan pada saluran pencernaan khususnya lambung seperti asam lambung tinggi dan tukak lambung sehingga diperlukan obat yang mampu menjaga kesehatan lambung pengguna. Fucosa di produksi dalam bentuk cair dan juga tablet oleh Soho Farma. Agar bisa menggunakan Fucosa, pengguna bisa membelinya di apotik atau toko obat terdekat dengan menyertakan resep resmi dari dokter atau tenaga ahli medis yang berwenang.

Kandungan Fucosa

Fucosa  memiliki kandungan zat bernama Fucoidan

Fungsi Fucosa

Fucosa  berfungsi sebagai layaknya obat lainnya yaitu untuk membantu meringankan baik penyakit maupun gejala yang dialami pengguna, seperti:

  1. Membantu meningkatkan kesehatan tubuh pengguna
  2. Dapat mencegah pengguna mengalami gangguan lambung
  3. Digunakan sebagia pemelihara kesehatan lambung
  4. Menghindari pengguna dari peningkatan asam lambung
  5. Mampu meningkatkan ketebalan lapisan lambung
  6. Menjaga pengguna dari penyakit tukak lambung

Dosis Penggunaan Fucosa

Dengan tujuan untuk mempercepat dan memaksimalkan penggunaan Fucosa , Fucosa  harus digunakan sesuai dengan dosis dan juga aturan yang ada. Berikut macam dosis penggunaan Fucosa  yang harus diikuti dengan baik:

  • Untuk dosis penggunaan Fucosa dalam bentu sirup atau cairan, bisa diberikan sebanyak 15 ml setiap harinya 1 kali
  • Untuk penggunaan Fucosa bentuk tablet, bisa diberikan Fucosa sejumlah 1 tablet sebanyak 1 hingga 2 kali sehari
  • Fucosa dapat dikonsumsi sebelum makan atau sesudah makan.

Efek Samping Fucosa

Saat ini diketahui bahwa Fucosa tidak mempunya efek samping yang kiranya mampu memberikan efek yang kurang baik bagi pengguna dalam bentuk apapun. Namun, pengguna dapat melakukan penghentian konsumsi Fucosa apabila ditengah penggunaannya pengguna merasa gejala atau gangguannya tidak merasa lebih baik atau cenderung semakin parah.

Pengguna juga harus segera menghentikan penggunaan Fucosa apabila tiba-tiba pengguna mengalami gangguan lain yang kiranya sangat mengganggu. Segera kunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik dan efektif. Tidak lupa untuk meminta alternative obat lainnya yang lebih aman.

Kontraindikasi Fucosa

Untuk menghindarkan penggunanya dari hal yang tidak diinginkan, pengguna harus memperhatikan daftar kondisi yang dilarang atau daftar kontraindikasi yang tidak boleh menggunakan Fucosa , diantaranya:

  • Bagi pengguna yang memiliki alergi terhadap teripang, rumput laut cokelat dan bulu babi, tidak boleh menggunakan Fucosa
  • Tidak disarankan untuk diberikan kepada pengguna yang memiliki alergi terhadap Fucosa atau bahan yang menyusun Fucosa

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Untuk meningkatkan tingkat efektivitas dan khasiat penggunaan Fucosa , pengguna perlu memperhatikan beberapa hal yang dinilai penting dan esensial. Diantaranya :

  1. Tidak boleh menyimpan Fucosa di kamar mandi
  2. Simpan Fucosa di ruangan yang sejuk dan kering
  3. Tidak boleh membekukan Fucosa
  4. Jauhkan anak kecil dari Fucosa
  5. Tidak boleh mengonsumsi alkohol saat terapi dengan Fucosa
  6. Jauhkan Fucosa dari paparan sinar matahari terik
  7. Tidak boleh menyimpan Fucosa di freezer
  8. Simpan Fucosa di ruangan dengan suhu stabil antara 5 hingga 30 derajat Celsius
  9. Tidak disarankan untuk melakukan perubahan dosis tanpa ijin dan sepengetahuan dokter yang berwenang
  10. Jauhkan Fucosa dari hewan peliharaan
  11. Hindari membuang Fucosa di saluran drainase atau saluran pembuangan lainnya karena mampu merusak lingkungan sekitar

Fucosa  Untuk Wanita Hamil

Hingga saat ini diketahui bahwa pengguna dalam keadaan hamil atau menyusui masih diperbolehkan menggunakan Fucosa dengan batasan dan juga dosis tertentu. Pengguna juga harus diawasi oleh tenaga ahli medis dengan baik. Karena sejauh ini belum ada pernyataan yang menyatakan bahwa Fucosa tidak boleh digunakan oleh pengguna dalam keadaan hamil atau menyusui. Tidak ada juga penelitian yang mampu membuktikan bahwa penggunaan Fucosa mampu memberikan bahaya bagi pengguna, janin dalam kandungan dan bayi yang sedang menyusui.