Enkacort – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

122

Enkacort merupakan sebuah obat yang dibuat untuk membantu mengatasi masalah manifestari peradangan yang terjadi pada kulit seperti misalnya eksim. Di dalam Enkacort mengandung suatu zat aktif yang bernama hydrocortisone yang merupakan zat yang tergolong ke dalam kortikosteroid.

Enkacort termasuk ke dalam obat yang tidak bisa anda dapatkan dengan mudah. Jika anda ingin memperoleh obat ini, maka yang harus anda lakukan adalah dengan mendapatkan resep dokter terlebih dahulu. Enkacort tersedia dalam bentuk cream dimana setiap kemasan dari obat ini mengandung setidaknya hydrocortisone acetate sebanyak 1%.

Berikut ini kami akan memberikan informasi yang lebih lengkap kepada anda mengenai Enkacort:

Fungsi Enkacort

  1. Enkacort merupakan sebuah obat yang bisa digunakan secara topical yang berguna untuk membantu mengatasi eksim, dermatitis kontak, maupun penyakit kulit lainnya yang memiliki kepekaan terhadap zat yang tergolong kortikostiroid.
  2. Selain itu, Enkacort merupakan obat golongan kortikosteroid yang direkomendasikan untuk digunakan bagi bayi yang berusia di bawah 1 tahun.
  3. Enkacort juga digunakan untuk membantu mengatasi ruam kulit yang mana kondisi ini juga disertai dengan adanya manifestasi inflamasi atau peradangan kulit yang kerap kali disebabkan oleh penggunaan popok, eksim atopik, maupun juga bisa disebabkan oleh gigitan atau sengatan serangga.

Kontraindikasi Enkacort

  • Dianjutkan untuk tidak memberikan Enkacort kepada pasien yang pernah memiliki riwayat hipersensitifitas terhadap Enkacort maupun obat-obatan yang tergolong ke dalam kortikostiroid.
  • Enkacort juga sebaiknya tidak diberikan kepada seseorang yang pernah memiliki riwayat berupa infeksi jamur sistemik, herpes zoster, herpes simplex, dan juga penyakit yang disebabkan oleh serangan virus.
  • Enkacort juga disarankan untuk tidak diberikan kepada pasien yang masih mengalami TBC aktif.

Dosis Enkacort

Untuk dosis yang harus diberikan kepada anda harus sesuai dengan yang sudah dianjurkan dan jangan pernah memberikan dosis yang lebih banyak, kecuali memang jika anda mendapat anjuran dari dokter. Namun untuk dosis umum yang harus diberikan adalah sebanyak 2x sehari.

Perlu anda ingat bahwasanya anda harus mengoleksan di Enkacort di area yang terkena infeksi atau inflamasi kulit. Jangan pernah mengoleskan Enkacort di tempat yang pernah terkena luka.

Efek Samping Enkacort

  • Efek samping yang bisa anda alami ketika anda menggunakan Enkacort yakni seperti atrofi, talangiectasias, dan juga bisa menyebabkan kulit anda seperti terbakar.
  • Enkacort juga bisa menyebabkan anda mengalami beberapa masalah seperti ruam kulit, iritasi kulit, gatal, dermatitis perioral, maupun juga bisa menyebabkan anda terkena miliaria.
  • Bagi pasien yang sebelumnya mengalami hipersensitifitas, Enkacort juga bisa menyebabkan hal sama dan harus segera dihentikan dan hubungi dokter jika anda mengalami kondisi-kondisi yang tidak diinginkan.
  • Jika anda mengalami beberapa kondisi yang mengindikasikan bahwa anda mengalami alergi akibat penggunaan Enkacort, maka anda harus segera berhenti dan segera menghubungi dokter.

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan

  1. Jangan pernah menggunakan atau mengoleskan Enkacort di area mata maupun juga di bagian kulit yang pernah terkena luka.
  2. Sebaiknya ketika mengoleskan Enkacort, jangan membalutnya dengan perban. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya penyerapan ke dalam darah sehingga akan menimbulkan terjadinya efek samping sistemik.
  3. Masih belum diketahui apakah Enkacort akan ikut dieskresikan oleh ASI, meskipun begitu bagi ibu menyusui yang ingin menggunakan Enkacort, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
  4. Selain itu, penyerapan Enkacort bisa lebih besar jika digunakan pasien yang berusia kurang dari 6 tahun.