Daunorubicin HCL DBL – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

Obat Daunorubicin HCL DBL adalah merupakan salah satu jenis obat yang dimasukkan kedalam kelompok obat-obatan kemoterapi sitotoksik golongan cytotoxic anthracycline antibiotic, yang dimana obat ini seringkali digunakan sebagai obat terapi leukimia non-limfositik akut seperti mielogenus dan eritoid monositik (pada orang dewasa) dan leukimia limfositik akut pada anak-anak.

Obat Daunorubicin HCL DBL sendiri memiliki komposisi senyawa Daunorubicin Hidroklorida, yang dimana senyawa ini bekerja secara efektif mengatasi penyakit leukimia akut. Sebagai informasi tambahan, Obat Daunorubicin HCL DBL ini diproduksi oleh PT. Tempo Scan Pacific, yang dimana didistribusikan ke pengguna melalui PT. Hospira dalam bentuk Vial 10 mg/5 ml dan vial 50 mg/25 ml. Sementara itu oleh BPOM, obat Daunorubicin HCL DBL ini dimasukkan kedalam golongan obat keras, sehingga memerlukan resep dari dokter untuk dapat menggunakannya.

Indikasi:

Di sini ini adalah beberapa informasi mengenai indikasi dari penggunaan obat Daunorubicin HCL DBL yang perlu diketahui oleh pengguna setelah pakai obat Daunorubicin HCL DBL tersebut, yaitu:

  • Obat ini digunakan sebagai obat leukimia non-limfositik akut seperti penyakit mielogenus dan eritoid monositik (orang dewasa), serta penyakit leukimia limfositik akut pada anak-anak.
  • Obat Daunorubicin HCL DBL ini dapat digunakan untuk pengobatan penyakit kanker ovarium yang kembali kambuh setelah dilakukannya kemoterapi dengan platinum.
  • Obat Daunorubicin HCL DBL ini juga dapat dipergunakan sebagai obat terapi untuk mengobati kanker kandung kemih, kanker payudara, kanker perut, kanker paru-paru, ataupun kanker tiroid.
  • Selain itu obat Daunorubicin HCL DBL ini digunakan juga sebagai obat terapi pengobatan penyakit sarkoma Kaposi yang disebabkan oleh AIDS

Dosis & Cara Penggunaan:

Dibawah ini adalah beberapa informasi mengenai dosis dan cara penggunaan dari obat Daunorubicin HCL DBL yang perlu diketahui oleh pengguna sebelum menggunakan obat Daunorubicin HCL DBL tersebut, yaitu:

Dosis untuk terapi kanker payudara metastatik:

  • Pemberian dosis pada orang dewasa adalah sebanyak 60-75 mg/m2 BSA (body surface area), yang diberikan setiap 3 minggu sekali dengan dikombinasikan bersamaan dengan obat cyclophosphamide, yang diberikan selama 1 jam yang diencerkan kedalam natrium klorida 0,9% ataupun glukosa 5% melalui infus intravena.

Dosis untuk pengobatan sarkoma kaposi yang disebabkan oleh AIDS:

  • Pemberian dosis pada orang dewasa sebagai liposom pegilasi adalah sebanyak 20 mg/m2 BSA, yang diberikan setiap 2-3 minggu sekali sebanyak 1 kali selama 30 menit melalui infus intravena.

Dosis untuk terapi Kanker ovarium:

  • Pemberian dosis pada orang dewasa sebagai liposom pegilasi adalah sebanyak 50 mg/m2 BSA, yang diberikan setiap 4 minggu sekali sebanyak 1 kali selama 1 jam melalui infus intravena.

Dosis untuk mengobati neoplasma ganas lokal yang terjadi di kandung kemih:

  • Pemberian dosis pada orang dewasa sebagai irigasi adalah sebanyak 50 ml larutan 1 mg/ml. yang dimasukkan ke dalam kandung kemih, dan berikan setiap 4 minggu sekali sebanyak 1 kali selama 1 jam.

Kontra Indikasi:

Dibawah ini adalah beberapa informasi mengenai kontra indikasi dari penggunaan obat Daunorubicin HCL DBL yang perlu diketahui oleh pengguna sebelum menggunakan obat Daunorubicin HCL DBL tersebut, yaitu:

  1. Disarankan untuk tidak menggunakan obat Daunorubicin HCL DBL ini, apabila pengguna memiliki riwayat alergi terhadap senyawa yang terkandung dalam obat Daunorubicin HCL DBL ini, yaitu senyawa Daunorubicin Hidroklorida serta obat-obatan dari golongan anthracyclines ataupun hidroksibenzoat.
  2. Pengguna yang sebelumnya telah melakukan terapi dengan dosis kumulatif Doxorubicin ataupun daunorubicin, sangat dilarang untuk menggunakan obat Daunorubicin HCL DBL ini.
  3. Para pengguna yang sedang mengalami kondisi myelosupresi ataupun stomatitis berat, yang diakibatkan oleh pengobatan yang dilakukan dengan obat antitumour ataupun radioterapi, sangat dilarang menggunakan obat Daunorubicin HCL DBL ini.
  4. Penggunaan obat Daunorubicin HCL DBL ini untuk para pengguna yang memiliki riwayat penyakit jantung, seperti penyakit aritmia berat, insufisiensi miokard, dan atrofi jantung sangat tidak disarankan untuk digunakan.
  5. Hindari penggunaan obat Daunorubicin HCL DBL ini untuk para ibu hamil, karena obat ini masuk dalam kategori obat D menurut FDA. Obat Kategori D artinya bahwa obat ini telah terbukti dapat menyebabkan resiko berbahaya terhadap janin ibu hamil, karena obat Daunorubicin HCL DBL ini dapat menembus sawar plasenta. Terdapat beberapa kasus yang menyebutkan bahwa ibu hamil yang menggunakan obat ini menyebabkan bayi yang dilahirkan mengalami kecacatan permanen.

Efek Samping:

Dibawah ini adalah beberapa informasi mengenai efek samping dari penggunaan obat Daunorubicin HCL DBL yang perlu diketahui oleh pengguna sebelum menggunakan obat Daunorubicin HCL DBL tersebut, yaitu:

  1. Kardiotoksik
  2. Demam
  3. Terjadi pembilasan wajah
  4. Depresi sumsum tulang
  5. Imunosupresif
  6. Ruam
  7. Alopesia (kebotakan)
  8. Penyakit ginjal dan hati
  9. Gangguan gastrointestinal
  10. Dispigmentasi
  11. Penglihatan kabur
  12. Gangguan kulit
  13. Typhlitis
  14. Infeksi usus besar.
  15. Sakit kepala
  16. Kejang
  17. Parestesia
  18. Bingung
  19. Malaise
  20. Lesu
  21. Pigmentasi kulit.
  22. Kardiotoksisitas.
  23. Leukopenia
  24. Trombositopenia
  25. Mual
  26. Muntah
  27. Diare.

Interaksi dengan Obat Lain:

Dibawah ini adalah beberapa informasi mengenai hasil interaksi dari penggunaan obat Daunorubicin HCL DBL bersamaan dengan obat-obatan lainya yang perlu diketahui oleh pengguna sebelum menggunakan obat Daunorubicin HCL DBL tersebut, yaitu:

  1. Penggunaan obat Daunorubicin HCL DBL bersamaan dengan jenis obat-obatan seperti obat alopurinol, probenesid, kolkisin, sulfinpirazol, dapat menyebabkan meningkatnya kadar asam urat didalam darah.
  2. Hindari penggunaan obat Daunorubicin HCL DBL bersamaan dengan obat-obatan siklofosfamid ataupun doksorubisin. Hal tersebut disebabkan karena interaksi dari kedua jenis obat-obatan tersebut dapat menyebabkan meningkatnya kardiotoksik didalam darah.
  3. Obat Daunorubicin HCL DBL ini dapat dikombinasikan dengan obat-obatan antikanker lainnya seperti obat cyclophosphamide, hydroxydaunorubicin, vincristine, ataupun prednisone.

Peringatan dan Perhatian:

Dibawah ini adalah beberapa informasi mengenai peringatan dari penggunaan obat Daunorubicin HCL DBL yang perlu diketahui oleh pengguna sebelum menggunakan obat Daunorubicin HCL DBL tersebut, yaitu:

  • Waspadai efek samping dari penggunaan obat Daunorubicin HCL DBL ini, yaitu kardiomiopati dilatasi. Hal ini disebabkan karena kardiomiopati dilatasi ini dapat menyebabkan terjadinya gagal jantung kongestif, yang dimana tingkat keparahannya tergantung dari dosis penggunaan kumulatifnya.
  • Obat Doxorubicin HCL DBL ini bersifat emetigenik, oleh sebab itu untuk para pengguna yang memiliki riwayat antiemetik profilaksis, harus mempertimbangkan secara matang sebelum menggunakan obat ini.