Emfisema

13 Gejala Emfisema dan Komplikasinya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Emfisema merupakan sebuah kondisi kesehatan yang ada hubungannya dengan organ paru-paru di mana pada umumnya bakal memicu sesak nafas. Emfisema adalah sebuah gangguan kesehatan yang menunjukkan adanya ketidakberesan maupun kerusakan pada  jaringan paru-paru. Padahal jaringan paru-paru pada setiap manusia memainkan peran penting dalam fungsi pernapasan dan pembentukan fisik paru-paru.

Bila Anda mengenal istilah kondisi PPOK atau penyakit paru obstruktif kronis, maka emfisema ini adalah suatu penyakit yang masih termasuk dalam kategori ini. Biasanya, pada kasus emfisema, jaringan paru-paru yang rusak hanya pada area saluran udara seperti bronkiolus, yakni yang lebih kecil. Pada proses pernapasan, ini kemudian membuat bentuk fisik paru-paru menjadi tak normal.

Karena keabnormalan pada bentuk fisik paru-paru itulah, akhirnya ini berimbas pada proses pertukaran udara bersih dan kotor. Baik itu karbondioksida yang keluar maupun oksigen yang masuk menjadi tak maksimal akibat kerusakan dan ketidaknormalan tersebut. Lalu, gejala emfisema apa saja yang harus Anda waspadai dan cegah agar tidak makin serius?

(Baca juga: penyebab emfisema)

1. Sesak Nafas

Kondisi ini juga disebut dengan istilah napas pendek dan bakal lebih terasa ketika harus berjalan lebih jauh sedikit, atau ketika menaiki anak tangga. Penderita emfisema tak akan kuat untuk berjalan lama dan jauh, apalagi naik tangga karena emfisema menjadi penyebab dada sesak nafas. Ini mengakibatkan seseorang tak dapat selega mungkin ketika mengambil napas.

(Baca juga: penyebab paru-paru bengkak)

2. Penurunan Bertahap Akan Aktivitas Sehari-hari

Kualitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari menjadi menurun karena adanya masalah dalam paru-paru. Emfisema jangan sekali-kali diabaikan, apalagi kalau sudah berimbas pada kegiatan rutin Anda. Kondisi ini dapat menjadi penyebab dada sakit dan sesak di mana ini dapat menurunkan juga kemampuan Anda dlam berolahraga.

3. Kebingungan

Gangguan pada paru-paru ini rupanya tak hanya memengaruhi saluran pernapasan saja, tapi juga memicu gangguan pada mental. Kesehatan sistem saraf otak dapat terpengaruh oleh paru-paru yang tak dapat bekerja secara maksimal. Salah satu contoh keadaan gangguan mental adalah menjadi mudah bingung dan kurang awas.

(Baca juga: penyebab paru-paru kotor)

4. Mengi

Mengi merupakan sebuah keadaan di mana saat terjadi sesak napas, akan keluar sebuah suara menyertai sesak napas tersebut, khususnya saat Anda mengambil napas. Sebetulnya hal ini pun merupakan pertanda dari kesulitan bernapas. Walau memang mengi bisa diatasi agar membaik melalui obat-obatan seperti bronkodilator, tetap Anda perlu untuk memeriksakan diri secara mendalam.

5. Nyeri Dada

Rasa nyeri atau sakit di bagian dada biasanya menyertai sesak napas walau memang bisa juga ada hubungannya dengan penyakit jantung yang sebelumnya mungkin sudah Anda derita. Bila penderita sudah merasakan sesak napas tapi tetap memaksakan diri untuk melakukan olahraga atau kegiatan berat, biasanya rasa nyeri pun muncuk di bagian dada.

(Baca juga: penyebab paru-paru basah)

6. Batuk

Napas yang sesak, dada yang sakit, serta batuk adalah tiga kondisi yang biasanya terjadi secara bersamaan. Batuk ini biasanya terjadi karena masih ada kaitannya dengan merokok. Batuk tetap akan terjadi ketika kebiasaan merokok masih dipertahankan. Ingat akan bahaya merokok bagi alat pernafasan dan hentikan kebiasaan buruk ini sesegera mungkin. Untuk menghentikan gejala emfisema satu ini, Anda wajib berhenti merokok.

7. Kehilangan Selera Makan

Rasa sakit di bagian dada, sesak nafas yang terjadi secara berkelanjutan, kemudian ditambah juga batuk-batuk tentu tak akan nyaman bagi penderitanya. Kondisi-kondisi seperti itu tak bisa diabaikan karena otomatis akan memengaruhi selera makan penderita. Tak dapat disalahkan juga bila dalam keadaan tersebut, penderita tak berselera makan sama sekali.

(Baca juga: penyebab radang paru-paru)

8. Penurunan Berat Badan

Karena tidak nafsu makan selama berhari-hari, khususnya selama gejala-gejala lainnya masih tetap dirasakan, penurunan berat badan pun dapat terjadi secara cukup drastis. Saluran napas yang terganggu juga akhirnya berimbas buruk bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Turunnya selera makan dan berat badan bukan kabar baik, maka silakan cari cara meningkatkan nafsu makan secara alami ketika hal ini mulai terjadi supaya tak berakibat pada turunnya berat badan ini.

9. Depresi

Rasa depresi juga dapat turut menyertai gejala-gejala lain yang sudah disebutkan. Seseorang yang menderita kondisi penyakit tertentu, khususnya suatu keadaan yang cukup kronis akan berimbas juga pada kesehatan mentalnya. Depresi bukan hanya sekadar terjadi disebabkan oleh masalah-masalah di sekitar Anda, penyakit atau gangguan pada organ tubuh pun mampu membuat seseorang menjadi mudah merasa stres.

(Baca juga: infeksi paru-paru)

10. Penurunan Kualitas Tidur

Kualitas tidur pun juga ikut menurun karena paru-paru tak berfungsi secara maksimal. Terjadinya sesak napas tak hanya ketika Anda melakukan kegiatan yang berat saja, tapi hal ini juga berpotensi terjadi pada malam hari. Saat waktunya istirahat dan tidur nyenyak, terkadang kesulitan bernapas dapat dialami sehingga inilah yang menyebabkan kualitas tidur penderita menjadi buruk.

11. Penurunan Fungsi Seksual

Rupanya emfisema yang sebetulnya adalah gangguan kesehatan paru-paru, juga mampu menyebarkan pengaruhnya terhadap kesehatan atau kondisi seksual seseorang. Bila Anda merasakan ada yang ganjil pada kondisi seksual, terutama ketika Anda menyadari terjadinya penurunan fungsi, ini bisa saja karena emfisema. Adanya gejala-gejala lain yang menyertai kiranya menambah keyakinan Anda untuk segera memeriksakan diri supaya kondisi tak menjadi makin parah.

12. Kuku Membiru

Anda perlu juga mewaspadai akan perubahan warna atau kondisi kuku. Sistem pernapasan yang tak lancar karena fungsi paru-paru yang rusak dapat menyebabkan perubahan pada kuku Anda, yakni menjadi biru atau bahkan abu-abu. Warna yang tak wajar ini sebaiknya cepat disadari dan diperiksakan.

(Baca juga: ciri-ciri radang paru-paru)

13. Bibir Membiru

Tak hanya bagian kuku, kalau Anda menyadari adanya ketidakberesan pada bagian bibir dengan munculnya perubahan warna, Anda bisa langsung ke dokter secepatnya. Bibir yang warnanya berubah menjadi biru atau bahkan abu-abu dapat menandakan sesuatu yang serius pada paru-paru Anda.

(Baca juga: gejala paru-paru bermasalah)

Komplikasi Emfisema

Bila gejala-gejala yang tampak dan dialami tersebut tak segera mendapatkan penanganan serius, waspadai timbulnya komplikasi. Di bawah ini bisa dilihat apa saja bahaya dari gejala emfisema yang Anda wajib tahu dan cegah.

  • Pneumotoraks – Komplikasi ini menunjukkan adanya gas atau udara yang mengumpul di dalam rongga pleura yang letaknya ada pada toraks dan paru-paru.
  • Giant Bullae atau Lubang Besar pada Paru-paru – Emfisema dapat berkembang dan menyebabkan munculnya ruang kosong pada paru-paru dan inilah yang dinamakan bula raksaka. Risiko pneumotoraks biasanya diperbesar oleh adanya hal tersebut.
  • Masalah Jantung – Gejala emfisema yang tak segera diobati mampu menjadi lebih berbahaya dan berefek pula terhadap kesehatan jantung. Ada peningkatan tekanan pada arteri yang membuat paru-paru serta jantung terhubung. Inilah kondisi yang menjadi penyebab bagian dari jantung melemah dan mengembang.

(Baca juga: penyebab radang paru-paru)

Supaya tak menjadi serius dan terlambat ditangani, Anda bisa langsung periksakan ke dokter sewaktu gejala emfisema mulai terasa.