13 Terapi Trigeminal Neuralgia Paling Efektif

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Terapi trigeminal neuralgia perlu dilakukan bagi penderitanya agar tak lagi mengalami rasa sakit atau nyeri. Trigeminal neuralgia disebut juga dengan istilah nyeri penyebab penyempitan saraf. Trigeminal neuralgia merupakan suatu kondisi nyeri yang dialami oleh seseorang pada salah satu bagian sisi wajah. Kondisi nyeri pada sebagian wajah ini terjadi secara berulang.

Serangan nyeri tersebut dapat terjadi dan berlangsung dalam waktu yang cukup singkat yaitu selama beberapa detik atau bisa juga terjadi dalam hitungan menit. Beberapa orang mengalami rasa sakit yang cukup ringan dan seperti ditusuk-tusuk saja. Namun beberapa orang lagi bisa saja mengalami rasa sakit yang cukup berat dengan frekuensi yang lebih sering.

Bahkan rasa sakit tersebut terasa seperti disetrum listrik. Tentu saja rasa sakit yang muncul ini sangat menyiksa penderitanya sehingga orang yang mengalaminya tidak dapat menjalankan aktivitas sehari-harinya dengan normal.

Untuk menyembuhkan gangguan trigeminal neuralgia tentunya dapat menjalani beberapa jenis terapi di bawah pengawasan dokter. Adapun beberapa jenis terapi yang dapat dilakukan untuk menangani trigeminal neuralgia antara lain sebagai berikut.

1. Obat Karbamazepine

Karbamazepine merupakan obat analgesik yang berfungsi untuk meringankan gejala sakit atau nyeri. Gejala sakit atau nyeri tersebut dapat diredakan dan berkurang apabila pasien mau mengonsumsi obat jenis ini sesuai dengan aturan dosis dan petunjuk yang diberikan oleh dokter. Namun pasien yang mengonsumsi obat ini harus rajin melakukan kontrol agar tidak mengalami berbagai macam efek samping yang dapat ditimbulkan oleh obat tersebut.

2. Obat Oxykarbazepine atau Trileptal

Obat jenis ini memiliki kegunaan yang hampir sama dengan karbamazepine yaitu untuk meredakan dan meringankan rasa sakit yang dialami oleh penderita trigeminal neuralgia. Obat ini dapat mengatasi rasa sakit yang timbul pada pasien dengan baik.

Selain itu obat ini memiliki efek samping dengan kadar yang lebih rendah. Obat ini harus diminum sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter. Jika dosis konsumsi obat akan ditambah atau dikurangi maka hal ini harus dilakukan secara bertahap.

3. Obat Phenytoin

Obat ini memiliki fungsi yang sama dengan karbamazepine dan oxykarbazepine yaitu untuk meredakan rasa sakit atau nyeri yang timbul pada penderita trigeminal neuralgia. Obat jenis ini bersifat anti konvulsi namun tidak sepenuhnya dapat menyebabkan depresi umum. Obat ini dapat mengendalikan adanya bangkitan tonik klonik yang muncul karena adanya gangguan berupa macam-macam penyakit saraf.

4. Obat Baklofen atau Lioresal

Baklofen tidak dapat bekerja dengan maksimal seperti halnya karbamazepine dan phenytoin. Namun obat ini cenderung dapat menjadi lebih efektif apabila penggunaannya dikombinasikan dengan obat-obat tersebut. Obat jenis ini lebih disarankan untuk pasien yang mengalami rasa nyeri dengan tingkat ringan. Selain itu obat ini juga bisa diberikan kepada pasien yang baru pertama kali mengalami gejala trigeminal neuralgia. [AdSense-B]

5. Obat Gabapentin

Obat jenis ini memiliki daya efektif yang hampir sama dengan karbamazepine. Namun obat ini memiliki efek samping yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan karbamazepine. Gabapentin juga sama dengan obat yang lain yaitu penghentian konsumsi obat ini harus dilakukan secara bertahap.

6. Injeksi Alkohol

Penderita trigeminal neuralgia tak hanya bisa mengandalkan obat saja dalam menyembuhkan penyakitnya melainkan juga bisa menggunakan injeksi alkohol. Injeksi ini dapat dilakukan pada ganglion gasserian dan cabang perifer dari saraf trigeminal. Injeksi alkohol diketahui dapat mengurangi rasa nyeri selama beberapa bulan.

7. Pembedahan

Pembedahan merupakan terapi non medis yang akan disarankan oleh dokter jika penggunaan obat sudah tidak mampu lagi memberikan hasil berupa kesembuhan pada penderita trigeminal neuralgia. Pembedahan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara mulai dari cara sederhana sampai dengan cara yang lebih modern. Namun umumnya pembedahan yang dilakukan dengan cara modern tampaknya lebih aman dan hampir tidak pernah menimbulkan efek samping bagi pasien. [AdSense-A]

8. Radiofrequency Rhizotomy

Terapi jenis ini merupakan cara yang populer dalam menyembuhkan gangguan trigeminal neuralgia. Sebab cara ini diduga relatif aman dan murah. Cara ini dapat meredakan rasa nyeri dengan menghancurkan beberapa bagian dari saraf serta menekan sinyal rasa sakit yang menyebabkan efek jangka panjang gegar otak ringan.

Namun pasien yang menjalani pengobatan jenis ini untuk memperoleh kesembuhan ternyata beresiko mengalami kekambuhan dengan peluang sebesar 25%. Tidak hanya itu saja namun cara ini juga bisa memberikan efek samping yang lain bagi pasien.

9. Percutaneous retrogasserian Rhizolisis dengan Gliserol

Gliserol merupakan neurotoksik dan bekerja pada serabut saraf yang telah mengalami demielinisasi. Gliserol tidak berdampak negatif pada saraf sehingga mampu menghilangkan compound action potential pada serabut trigeminal yang berkaitan dengan rasa nyeri. Dengan mengetahui khasiat gliserol maka beberapa dokter akan menyarankan pasien untuk menjalani tindakan ini agar memperoleh kesembuhan dari rasa nyeri yang sering dialaminya.

10. Stereotactic Radiosurgery dengan Gamma Knife

Terapi jenis ini merupakan metode baru yang masih mengalami perkembangan hingga saat ini. Metode ini menggunakan teknik dengan cara memusatkan fokus sinar gamma pada akar saraf trigeminal sehingga beberapa bagian dari saraf yang menyebabkan rasa sakit tersbut dapat hancur. Selain itu metode ini bisa digunakan untuk menekan sinyal rasa sakit yang terjadi pada pendarahan otak akibat kecelakaan tanpa membuka kranium sehingga jaringan sehat yang ada di sekitarnya tidak akan ikut mengalami kerusakan.

11. Ballon Compression

Terapi jenis ini menggunakan kompresi balon dan juga menggunakan kontrol sinar x-ray atau yang seringkali disebut fluoroscopy. Dalam hal ini dokter bedah akan meletakkan jarum panjang ke dasar otak dengan melalui pipi dan melalui lubang kecil yang ada di tengkorak agar jarum tersebut dapat mencapai ganglion. Ganglion ini akan disembuhkan sehingga tidak lagi menimbulkan rasa nyeri pada pasien.

12. Microvascular Decompression

Microvascular Decompression atau yang disingkat MD merupakan prosedur bedah yang paling umum digunakan untuk mengatasi trigeminal neuralgia yang diakibatkan oleh adanya kompresi vascular pada saraf. MVD melibatkan pembedahan pada tengkorak untuk menyisipkan spons kecil di antara saraf dan pembuluh darah yang mengkompresi saraf tersebut. Spons yang disisipkan itu berguna untuk menekan efek denyut sekaligus tekanan pada pembuluh darah yang bisa berdampak pada saraf.

13. Penatalaksanaan dari Segi Mental

Trigeminal neuralgia tidak hanya disembuhkan melalui terapi pemberian obat dan pembedahan saja. Namun penyembuhan penyakit ini juga perlu dilakukan dengan berfokus pada mental serta emosi pasien. Sebab obat-obat yang diberikan pada pasien kebanyakan berpengaruh terhadap gejala gegar otak ringan dan emosi pasien.

Untuk mengatasi hal ini maka diadakan teknik konsultasi biofeedback yang merupakan cara untuk melatih otak agar tahan dengan rasa nyeri yang dialami sekaligus mengajarkan teknik relaksasi pada pasien.

Demikian beberapa macam terapi trigeminal neuralgia. Terapi ini dapat diberikan pada pasien dengan disesuaikan pada kondisi masing-masing penderita. Sehingga kondisi penderita membaik dan penyakit tidak kambuh kembali.

fbWhatsappTwitterLinkedIn