Nekrosis Pulpa : Definisi, Ciri Ciri Penyebab Pengobatan Dan Pencegahan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Menjaga kesehatan gigi dan mulut serta ciri ciri lidah yang sehat setiap hari bertujuan untuk menghindarkan anggota tubuh tersebut dari serangan berbagai macam penyakit. Sebab, jika mulut dan gigi terserang penyakit, tentu penyakit yang lebih berbahaya mudah untuk menyerang anggota tubuh lainnya. Salah satunya adalah penyakit radang dan kanker tenggorokan.

Bagian mulut dan gigi yang harus terjaga adalah pulpa. Pasalnya, pulpa termasuk bagian gigi yang perlindungannya sangat lemah. Maka dari itu, pulpa tergolong bagian gigi yang rentan mengalami gangguan seperti terjadinya nerkrosis pulpa. Nah, pada artikel kali ini, kami akan menjabarkan tentang penyakit nekrosis pulpa yang kami lihat dari segi definisi, penyebab, gejala, pencegahan dan pengobatannya.

Definisi Nekrosis Pulpa

Nekrosis pulpa adalah sebuah penyakit pulpa yang ditandai oleh hilangnya fungsi pulpa secara total. Kasarnya, penyakit ini sama dengan kematian pulpa.

Perbedaan nekrosis pulpa dengan degenerasi pulpa adalah, Jika degenerasi pulpa merupakan penurunan fungsi pulpa, sedangkan nekrosis pulpa adalah hilangnya semua fungsi pulpa. Itu artinya nekrosis pulpa adalah penyakit yang lebih fatal akibatnya terhadap fungsi gigi manusia.

Pada umumnya, nekrosis pulpa merupakan akibat dari pembengkakan pulpa yang kronis dalam waktu lama. Sehingga, sirkulasi darah tidak memiliki ruang untuk memperbaiki sel yang ada di dalamnya. Akibatnya, jaringan syaraf pulpa menjadi rusak dan mati.

Ciri Ciri Nekrosis Pulpa

Ciri ciri atau gejala nekrosis pulpa berbeda dengan gejala penyakit pulpa yang lainnya. Bahkan, gejala nekrosis pulpa lebih ekstrim dan lebih mengkhawatirkan. Berikut ini beberapa gejala nekrosis pulpa yang paling sering dikeluhkan oleh pasien, yaitu :

  1. Pulpa tidak bereaksi apapun ketika tersentuh objek bersuhu panas dan dingin
  2. Terjadi perubahan warna pada gigi
  3. Jaringan periapikal terlihat dengan jelas
  4. Sensasi rasa nyeri tergantung kwalitas jaringan pulpa atau periapikal

Semua gejala diatas bisa diketahui secara pasti melalui diagnosa atau observasi pulpa yang menggunakan alat alat khusus seperti termal, radiografi, tes listrik dan lain lain bukan dengan makanan pencegah sariawan apapun. Atas dasar itulah, jika pulpa sedang bermasalah, segera kunjungi dokter spesialis supaya masalahnya bisa ditangani dengan segera.

Penyebab Nekrosis Pulpa

Sampai sejauh ini, penyebab penyakit nekrosis pulpa masih akibat dari masalah pulpitis irreversible yang berlangsung sangat lama dan bukan karena makan buah penghilang bau mulut. Sehingga peradangan yang terjadi semakin kronis hingga merusak seluruh komponen pulpa.

Ketika pulpa meradang atau membengkak, tentu ruang pulpa semakin sempit karena terhalang dinding padat gigi yang tersisa. Akibatnya, sirkulasi darah yang masuk tidak maksimal.

Tanpa pasokan darah maksimal, apalagi enggannya anda untuk melakukan cara mengobati pulpitis ireversibel, pastinya produksi sel di dalam pulpa, jaringan syaraf hingga saluran akar menjadi berkurang. Padahal sel tersebut dibutuhkan untuk melindungi unsur dalam gigi dari serangan serangan virus, bakteri hingga kanker dan tumor. [AdSense-B]

Pengobatan Nekrosis Pulpa

Pengobatan nekrosis pulpa beda dengan pulpitis ireversibel. Biasanya pengobatan disesuaikan dengan kondisi pulpa yang bersangkutan. Jika kondisi pulpa sudah final alias tidak lagi berfungsi secara total, maka tindakan pengobatan dengan obat obatan tidak akan lagi berpengaruh apalagi dengan tips agar nafas tidak bau berbahan kimia. Karena kondisi pulpa sudah terlalu parah alias rusak berat.

Solusi terbaik untuk mengatasi nekrosis pulpa adalah melakukan cara membersihkan gusi yaitu dengan tindakan operasi pencabutan gigi. Cara ini cukup efektif untuk menghilangkan efek nekrosis pulpa sekaligus mencegah terjadinya stimulus internal di dalam gigi yang bisa mengajak gigi lain mengalami masalah yang sama.

Sedangkan untuk kasus nekrosis pulpa yang masih ringan, artinya masih muncul kepekaan pada pulpa ketika dites termal, maka tindakan pengobatan dengan perawatan saluran akar hingga pulpoktomi masih bisa untuk dilakukan. Bahkan untuk kasus ini, tindakan penambalan sementara juga layak untuk dicoba.

Nah, jika sudah mengetahui betapa ruwetnya tindakan pengobatan nekrosis pulpa, masihkah anda membiarkan penyakit ini menyerang gigi dan mulut kesayangan anda?

Pencegahan Nekrosis Pulpa

Tindakan pencegahan nekrosis pulpa dan penyakit pulpa lainnya dengan minuman penghilang bau mulut layak terus dilakukan di sepanjang hayat. Jangan biarkan gigi kehilangan fungsinya yang sejati karena itu berarti anda akan kehilangan salah satu bentuk kenikmatan hidup di bumi Yaitu nikmatnya mengunyah makanan. [AdSense-C]

Nah, di bawah ini, akan kami list cara mencegah nekrosis pulpa yang mana cara atau tips ini bisa anda coba di rumah tanpa harus membayar mahal.

  1. Hindari Mengunyah makanan dengan keras dan cepat
  2. Jauhi makanan bertekstur tajam seperti keripik dan krupuk
  3. Jangan mencongkel gigi dengan benda tajam
  4. Hilangkan kebiasaan menyentuh gigi dengan tangan
  5. Berkumur menggunakan mouthwash secara rutin
  6. Menggosok gigi secara teratur
  7. Hindari makanan bertekstur liat dan kenyal
  8. Jangan suka memainkan permukaan gigi dengan ujung lidah.

Pingin terhindar dari penyakit nekrosis pulpa? Silahkan patuhi list diatas secara serius lalu padukan dengan pengobatan pulpitis akut herbal. Karena tanpa keseriusan, jangan harap tindakan pencegahan bisa terlaksana secara sempurna.

Itulah penjelasan tentang definisi, ciri ciri, penyebab, pengobatan dan cara mencegah nekrosis pulpa yang serupa dengan cara mencegah kanker mulut alami. Semoga bermanfaat untuk kita yang masih berkeinginan memiliki pulpa nan sehat.

fbWhatsappTwitterLinkedIn