Merk Obat B

Betaslim – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Obat Betaslim sendiri adalah merupakan salah satu macam obat yang dimasukkan kedalam golongan obat-obatan sumplemen tambahan dan juga termasuk golongan jamu herbal. Obat Betaslim ini berfungsi sebagai sumplement tambahan untuk menurunkan berat badan, menghindari obesitas (kegemukan), dan juga mengurangi lemak dalam tubuh.

Pada setiap satu kaplet Obat Betaslim, memiliki kandungan Komposisi seperti berikut, yaitu:

  1. Chitosan (250 mg),
  2. Chromium Picolinate (50 mcg),
  3. ekstrak Garcinia Cambogia (250 mg),
  4. L-carnitine (50 mg),
  5. vitamin C (25 mg).

Obat Betaslim ini sendiri diproduksi dan juga didistribusikan kepada masyarakat Indonesia melalui PT. Global Multi Pharmalab (GMP), yang dimana obat Betaslim ini juga telah diregistrasikan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Oleh BPOM, obat Betaslim ini digolongkan sebagai obat bebas, yang dimana obat Betaslim ini diberi label lingkaran berwarna hijau. Oleh karena obat Betaslim ini merupakan obat bebas, maka dalam penggunaannya sendiri tidak memerlukan resep ataupun rujukan dari dokter.

Indikasi:

Berikut ini adalah merupakan list daftar indikasi dari penggunaan obat Betaslim yang perlu diketahui dan juga diperhatikan oleh pengguna sebelum menggunakan obat Betaslim ini, yaitu sebagai berikut:

  1. Mengurangi berat badan.
  2. Mencegah serta mengobati gejala kekurangan vitamin C.
  3. Mengurangi nafsu makan.
  4. Mencegah tubuh mengalami obesitas
  5. Mengurangi lemak dalam tubuh.
  6. Menjaga kondisi kesehatan tubuh.
  7. Mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh.
  8. Meningkatkan daya tahan tubuh pasca mengalami sakit.

Dosis & Cara Penggunaan:

Berikut ini adalah merupakan list daftar cara penggunaan dan juga dosis penggunaan dari obat Betaslim yang perlu diketahui dan juga diperhatikan oleh pengguna sebelum menggunakan obat Betaslim ini, yaitu sebagai berikut:

  • Dosis yang diberikan adalah sebanyak 3 kali per hari, yang dimana masing-masing waktu diberikan sebanyak 1 kaplet
  • Untuk memperoleh manfaat maksimal dari penggunaan obat Betaslim ini, maka pergunakan obet Betaslim ini pada saat ½ jam sebelum makan.

Kontra Indikasi:

Berikut ini adalah merupakan list daftar kontra indikasi dari penggunaan obat Betaslim yang perlu diketahui dan juga diperhatikan oleh pengguna sebelum menggunakan obat Betaslim ini, yaitu sebagai berikut:

  1. Pada pengguna yang memiliki riwayat alergi terhadap kandungan komposisi dari obat Betaslim ini, seperti Chitosan, Chromium Picolinate, ekstrak Garcinia Cambogia, L-carnitine, dan vitamin C, dilarang menggunakan obat Betaslim ini.
  2. Hindari penggunaan obat Betaslim ini untuk para pengguna yang sedang menderita penyakit batu ginjal kronik
  3. Beberapa kandungan yang terdapat dalam obat Betaslim ini, terbukti dapat terlarut didalam ASI ibu menyusui. Oleh sebab itu penggunaan oleh ibu hamil sangat tidak disarankan, hal ini untuk meminimalisir efek negatis terhadap bayi yang sedang menyusui.
  4. Keamanan obat Betaslim ini terhadap pengguna anak-anak masih belum diketahui secara pasti, namun lebih baik agar obat Betaslim ini jangan dipergunakan kepada anak-anak.
  5. Tidak disarankan Ibu hamil menggunakan obat Betaslim ini, karena diketahui beberapa kandungan yang terdapat pada obat Betaslim ini memiliki pengaruh secara langsung terhadap kesehatan janin yang dikandung ibu hamil.
  6. Dilarang menggunakan obat Betaslim ini, untuk para pengguna yang memiliki gangguan serius di organ hati. Karena dikhawatirkan dapat memperburuk gangguaan hati yang dideritanya.
  7. Sangat tidak disarankan menggunakan obat Betaslim ini untuk para pengguna yang menderita penyakit ginjal, karena dapat menyebabkan parahnya kondisi penyakit yang diderita.
  8. Hindari penggunaan obat Betaslim ini untuk pengguna yang memiliki alergi terhadap makanan laut atau seafood.
  9. Tidak diperkenankan untuk para penderita penyakit Alzheimer menggunakan obat Betaslim ini, hal tersebut karena ekstrak Garcinia Cambogia yang terkandung dalam obat Betaslim ini dapat meningkatkan produksi senyawa serotonin dalam tubuh. Senyawa serotonin ini sangat berbahaya untuk penderita Alzheimer, karena dapat menyebabkan halusinasi hebat yang dapat mengganggu kestabilan emosi serta saraf pusat penderita Alzheimer.
  10. Ekstrak Garcinia Cambogia yang terdapat dalam obat Betaslim diketahui dapat menurunkan kadar gula dalam darah, oleh sebab itulah para penderita kondisi medis hipoglikemik (kadar gula yang rendah didalam darah), dilarang menggunakan obat Betaslim ini.
  11. Tidak diperkenankan menggunakan obat Betaslim ini untuk pengguna yang menderita penyakit Hipofosfatemia.
  12. Untuk para pengguna yang sedang melakukan terapi hiperkalsemia, diharapkan untuk menghentikan penggunaan obat Betaslim ini untuk sementara waktu, hingga menyelesaikan terapi hiperkalsemianya.

Efek samping:

Berikut ini adalah merupakan list daftar efek samping yang dapat timbul akibat dari penggunaan obat Betaslim ini, sehingga perlu diketahui dan juga diperhatikan oleh pengguna sebelum menggunakan obat Betaslim ini, yaitu sebagai berikut:

  1. Sembelit.
  2. Biduran di bagian tubuh.
  3. Mual.
  4. Perubahan emosi mendadak.
  5. Mual.
  6. Sakit perut.
  7. Pusing ringan.
  8. Sakit kepala.
  9. Mulut kering.
  10. Mengantuk.
  11. Pendarahan pada saluran pencernaan.
  12. Cepat lelah dan Jantung berdebar tidak teratur.
  13. Nyeri otot.
  14. Lemas.
  15. Masalah konsentrasi dan berpikir.
  16. Demam .
  17. Bersendawa.
  18. Buang angin.
  19. Kram kaki.
  20. Gejala flu.
  21. Berkeringat.
  22. Pembengkakan pada wajah, bibir, dan lidah.
  23. Menggigil.
  24. Kelebihan lemak pada kotoran (steatorrhea).
  25. Diare.
  26. Nyeri pada dada.
  27. Merasa sesak napas.
  28. Gangguan koordinasi dan keseimbangan tubuh.
  29. Masalah tidur (insomnia).
  30. Peningkatan frekuensi Buang Air Kecil (BAK).

Interaksi dengan Obat Lain:

Berikut ini adalah merupakan list daftar efek samping dari interaksi obat Betaslim ini dengan obat-obatan lainnya yang perlu diketahui dan juga diperhatikan oleh pengguna sebelum menggunakan obat Betaslim ini, yaitu sebagai berikut:

  • pabila pengguna obat Betaslim ini juga sedang menggunakan obat-obatan steroid seperti obat fluticasone, predisone, beclomethasone, dan lain sebagainya, diharapkan untuk menghentikan terlebih dahulu penggunaan obat Betaslim ini, karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang cukup serius terhadap penggunanya.
  • Hindari penggunaan obat Betaslim ini bersamaan dengan obat-obatan untuk mengobati penyakit diabetes (antidiabet), karena interaksi dari kedua obat-obatan ini dapat menyebabkan reaksi penurunan tekanan darah yang ekstrem, sehingga menyebabkan pengguna mengalami hipoglikemik yang membahayakan nyawa.
  • Penggunaan obat pengencer darah seperti obat Warfin bersamaan dengan obat Betaslim ini harus dihindari, karena dapat menyebabkan hilangnya manfaat dari penggunaan obat Betaslim ini.
  • Hati-hati dalam menggunakan obat Betaslim ini, pada saat pengguna juga sedang menggunakan obat-obatan antidepresan. Hal ini disebabkan karean interaksi dari obat Betaslim dengan obat-obatan antidepresan tersebut dapat menyebabkan pengguna mengalami berkeringat, denyut jantung menjadi cepat, kejang otot, gagap berbicara dan menyebabkan tekanan darah menjadi tinggi.

Peringatan dan Perhatian:

Dibawah ini adalah terdapat beberapa daftar peringatan dari pemakaian obat Anavit yang perlu diperhatikan secara cermat sebelum pakai obat Anavit ini, yaitu sebagai berikut:

  1. Untuk para pengguna yang memiliki resiko besar untuk mengalami kondisi tekanan darah rendah ataupun gejala stroke, pemberian obat Betaslim ini harus dilakukan secara berhati-hati.
  2. Waspadai penggunaan obat Betaslim ini untuk waktu penggunaan jangka panjang, karena terdapat keluhan yang menyebutkan adanya gangguan jantung pada pengguna setelah penggunaan jangka panjang obat Betaslim ini.
  3. Dilarang menggunakan obat Betaslim ini dengan menggunakan dosis yang lebih tinggi daripada dosis yang disarankan, karena hal tersebut dapat menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan penggunanya.
  4. Hindari penggunanan obat Betaslim ini dalam jangka waktu yang panjang, karena hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan pada ginjal pengguna
  5. Hentikan penggunaan obat Betaslim ini pada saat pengguna sedang mengalami pendarahan hebat, baik yang disertai dengan syok maupun tidak.
  6. Penggunaan obat Betaslim untuk pengguna yang menderita penyakit encok pinggang, pemberian obat Betaslim ini baru dapat diberikan pada saat penyakit encok yang diderita pengguna mereda terlebih dahulu.
  7. Untuk pengguna yang sedang mengalami kondisi penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, penggunaan obat Betaslim ini harus dilakukan secara berhati-hati.
  8. Selalu berhati-hati dalam menggunakan obat Betaslim ini untuk para pengguna yang menderita penyakit glaukoma, karena efek sampingnya cukup berbahaya untuk penderita glaukoma.
  9. Simpan dan letakkan obat Betaslim ini di tempat yang sejuk dan juga kering, serta harus terhindar dari terkena cahaya sinar matahari langsung.