5 Bahaya Menyetir Tanpa Alas Kaki Bagi Tubuh

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Bahaya menyetir tanpa alas kaki merupakan salah satu dampak buruk yang dilakukan karena gaya hidup dan kebiasaan si pengemudi saat berkendara. Bahaya menyetir tanpa alas kaki berpotensi menimbulkan kecelakaan yang bisa dialami segala usia dan bahkan bisa terjadi pada jalan yang terjebak macet ataupun tidak.

Resiko kecelakaan
5 Bahaya menyetir tanpa alas kaki yang perlu diketahui

1. Kaki berkeringat
Menyetir tanpa alas kaki awalnya akan terasa nyaman karena dengan kaki dapat lebih merasakan tekanan yang terasa pas dan stabil ketika mengoperasikan pedal. Namun jika dilakukan selama berjam jam maka kaki dapat berkeringat dan licin saat menginjak pedal. Kondisi ini cukup berbahaya ketika seseorang melakukan meneuver spontan yaitu berhenti secara mendadak atau saat ganti gigi pernelling. Jika keadaan kaki licin karena keringat maka kecelakaan bisa terjadi. Bahaya menyetir tanpa alas kaki jenis ini sangat sering terjadi dikalangan wanita.

(Baca juga : Penyebab kaki berkeringat)

2. Kaki mudah lelah
Kebiasaan Memakai kaki untuk mengemudi tetapi tanpa alas kaki terlalu lama dapat menyebabkan aliran darah disekitar jari jari kaki menjadi terganggu ataun tidak lancar. Tekanan dan injakan kaki pada pedal yang berlangsung secara tidak beraturan , Yaitu kadang mendadak, Lalu lambat dan Kemudian cepat, Maka lama kelamaan keadaan tersebut mampu membuat kaki menjadi cepat lelah dan timbul pegal pegal. Kondisi tersebut merupakan salah satu bahaya menyetir tanpa alas kaki karena memungkinkan seseorang mengalami penurunan kualitas fokus saat mengemudi.

3. Telapak dan tumit kaki panas
Bahaya menyetir tanpa alas kaki dapat disebabkan karena terlalu lama menggunakan kaki tanpa alas saat mengemudi mobil dapat menekan saraf saraf kaki dan mengganggu fiungsi otot kaki disekitar tumit dan telapak yang menyebabkan telapak dan tumit menjadi terasa panas. Kondisi tersebut memicu rasa tidak nyaman pada kaki dan dapat membuyarkan konsentrasi saat mengemudi.

4. Muncul penebalan telapak kaki
Bahaya menyetir tanpa alas kaki bisa terjadi akibat Kebiasaan buruk yaitu menyetir tanpa alas kaki selama bertahun tahun yang ternyata dapat menyebabkan gesekan antara telapak kaki dan pedal memicu penebalan atau pengerasan pada telapak kaki yang menyebabkan munculnya kapalan. Kondisi telapak kaki yang tidak rata dapat mengganggu pergerakan kaki saat menginjak pedal. Apalagi jika kapalan tersebut mengalami iritasi akibat gesekan.

5. Kaki Kesemutan
Banyak orang yang mengeluh saat menyetir kaki tanpa menggunakan sepatu yang dilakukan pada jarak tempuh yang cukup lama. Alih alih ingin merasakan kenyamanan dalam berkendara, Ternyata kesemutan yang datang. Kesemutan yang terjadi pada telapak dan jari jari kaki dapat menyebabkan kaki tidak memiliki gerakan yang kuat dan stabil lagi ketika mengendalikan pedal. Hal ini berbahaya ketika harus tiba tiba menginjak rem karena ada mobil lain yang melintas didepan secara tiba tiba.

Kaki yang mengalami kesemutan berpotensi menyebabkan mati rasa. Mati rasa pada kaki saat mengemudi merupakan salah satu penyebab kecelakaan yang tak dapat dihindari. Bahaya menyetir tanpa alas kaki jenis ini dapt pula menyerang pada seseorang yang memiliki riwayat penyakit asam urat, Karena Penderita asam urat cenderung sangat mudah terserang kesemutan.

(Baca juga : Penyebab kaki Kesemutan)

Solusi terbaik
Tips paling sederhana dan ampuh agar kaki nyaman dan aman ketika berkendara

  • Gunakan sepatu yang nyaman sesuai dengan bentuk dan ukuran kaki. Sepatu tidak bertali, Tidak terbuat dari plastik , Tidak terbuat dari karet ,dan tidak berhak tinggi adalah yang paling ideal utuk menjadi teman kaki paling nyaman selama anda berkendara.
  • Jangan menggunakan kaos kaki tanpa sepatu ketika menginjak pedal. Kaos kaki semahal apapun harganya disinyalir berpotensi mengakibatkan kaki tergelincir dan licin saat menginjak pedal dalam kondisi mendadak.
  • Tidak menggunakan sandal jepit karena karakter bentuk dari sandal memungkinkan kaki terpeleset ke samping dan kedepan. 2 tepi penahan kaki yang ada dikiri kananya dapat masuk ke pedal tanpa diduga. Kondisi dapat menyebabkan pedal mendapat tekanan seberat tekanan yang dihasilkan dari kaki.
  • Jangan menggunakan sepatu yang memiliki leher panjang dan menutupi betis. Sepatu dalam bentuk tersebut menyebabkan kaki menjadi mudah berkeringat, Lembab , Panas dan tidak nyaman ketika ingin menginjak atau mengendalikan pedal.
  • Sebelum mengendarai mobil ada baiknya rendam terlebih dahulu kaki pada air hangat yang telah dibubuhi garam dan air jeruk lemon atau nipis. Ramuan tradisional tersebut mampu melancarkan peredaran darah seputar kaki, Melemaskan otot kaki yang tegang dan menghilangkan pegal pegal. Setelah itu barulah anda mengemudi. Rasakan bahwa kondisi kaki anda akan terasa lebih rileks, Nyaman dan ringan ,
fbWhatsappTwitterLinkedIn