Categories: Kesehatan Pencernaan

15 Ciri Ciri Infeksi Lambung pada Tubuh

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Infeksi lambung merupakan suatu penyakit yang menyebabkan rasa sakit dan panas di bagian lambung, dalam jangka waktu yang cukup lama. penyakit infeksi lambung ini menyerang banyak orang, baik usia anak anak sampai dewasa berkesempatan terjangkit. Penyebab dari penyakit infeksi lambung ini karena adanya kuman dan bakeri yang di sebut dengan Helicobacter pylori. Bakteri tersebut bisa tumbuh dan berkembang biak pada permukaan dinding lambung. Masalahnya, dengan perkembang biakan dari bakteri tersebut malah menyebabkan pengrusakan lambung. Yakni dengan cara bakteri memproduksi enzim, yang mana sifatnya destruktif. Kemudian enzim tadi berguna untuk merusak lapisan mukosa lambung.

Meskipun ini hanya sekedar penyakit lambung yang terinfeksi, bukan termasuk penyakit parah. Di bandingkan dengan hepatitis, kanker, dan lain sebagainya, jenis penyakit infeksi lambung bukanlah deretan penyakit yang berbahaya. Namun jika di biarkan saja juga tidak baik. Karena dengan adanya penyakit ini sangat mengganggu aktivitas harian anda.Yang bisa di lakukan hanyalah berbaring di ranjang. Sebab mereka yang mengalami penyakit ini merasa kesakitan tiada tara. Selain itu, nafsu makan juga menurun. Jika keadaan sampai parah, maka mereka akan di larikan ke rumah sakit.

Yang paling menonjol adalah mereka hampir selalu dan setiap waktu memegang perutnya yang sakit. Susah untuk beranjak dari kasur, karena rasa sakit dan panas pada bagian perutnya. Lalu apa lagi yang membedakan antara orang normal dengan penderita penyakit infeksi lambung? Simak ulasan berikut ini mengenai ciri ciri infeksi lambung :

  1. Merasa mual

Penderita infeksi lambung akan merasa mual. Perutnya yang terinfeksi menyebabkan asam lambungnya naik ke atas. Sehingga perasaan mual selalu ada. Bahkan mereka juga mengalami muntah muntah sehingga menyebabkan cepat lelah dan jantung berdebarjuga. Beberapa penderita mengaku mengalami muntah darah, yang warnanya bukan lagi merah. Melainkan cokelat seperti warna kopi. Ini menunjukan memang di dalam lambung mengalami pendarahan. Sehingga darah yang keluar tidak lagi segar berwarna merah. (baca : Kepala Sering Terasa Berat, Pusing dan Mual )

  1. Menurunkan selera makan

Karena mengalami muntah, maka lidah akan terasa pahit. Hal ini semakin menurunkan hasrat dan seleranya untuk makan. Tak salah jika penderita penyakit infeksi lambung akan mengalami penurunan selera makan, sekaligus penurunan berat badan. Gejala seperti ini akan terus timbul dan berlangsung sampai beberapa jam. Namun ada pula yang mengaku sampai beberapa hari masih terasa.

  1. Merasa nyeri di sekitar ulu hati

Selain itu, penderita juga merasakan nyeri pada bagian ulu hati. Bahkan ada yang sampai merasa sesak. Karena penyakit ini menyebabkan penderitanya merasa tidak enak. Apalagi di bagian perut akan terus terusan merasa nyeri. Mereka juga merasa terus kembung, sehingga malas untuk makan.

  1. Wajah yang pucat

Bagi pasien yang menderita infeksi lembut akan terlihat pucat. Karena mereka menahan sakit yang ada di dalam tubuhnya. Selain itu, pucat ini di karenakan mereka kelelahan dan kurang istirahat.

  1. Demam pada tubuhnya

Gejala demam merupakan bentuk umum seseorang ketika sakit. Termasuk pula saat ia menderita penyakit infeksi lambung. Karena pada tahap ini, tubuh sedang berusaha melawan penyakit yang ada di dalam tubuhnya. Jika penyakit, virus, dan bakteri menang melawan sistem imun, maka rasa sakit akan tetap terasa. Bahkan tidak kunjung sembuh. Tapi jika sampai menang sistem imun, maka penderita akan segera sembuh.

  1. Suhu tubuh meningkat

Sebagai bentuk upaya sistem imun bekerja, maka ia akan menaikan suhu tubuh. Ini berguna untuk menambah energi bagi siistem imun saat melawan. Ketika suhu tubuh meningkat, maka penderita akan cenderung merasa kepala sakit dan pening. Ini akan membuat penderita lelah dan ingin tidur. Pada kondisi ini, sistem imun bisa bekerja dengan optimal.

  1. Tubuh mengeluarkan keringat dingin

Kemudian, selain penderita mengalami demam dan suhu meningkat, biasanya pun juga di sertai dengan keringat dingin. Ini sangat membantu dalam bertempur melawan virus dan bakteri yang menyebabkan sakit tadi.

  1. Kerap bersendawa

Biasanya seseorang akan bersendawa ketika ia selesai makan. Menjadi wujud bahwa mereka telah kenyang dalam makan. Namun bagi penderita yang mengalami infeksi lambung juga akan kerap sering bersendawa pula. Padahal mereka sangat sedikit memasukkan makanan ke dalam tubuhnya.

  1. Insomnia atau susah tidur

Sayangnya penderita juga mengalami masalah susah tidur. Padahal tubuhnya mutlak memerlukan istirahat yang cukup dan panjang. Namun mereka malah tidak bisa tidur. Ini di sebabkan karena mereka mengalami gangguan selama beberapa waktu untuk sekedar memejamkan matanya. (Baca : cara mengatasi susah tidur)

  1. Kram perut

Beberapa penderita penyakit infeksi lambung juga akan mengalami kondisi ini. Yakni perut menjadi kaku, ototnya menegang dalam beberapa waktu. Tentu saja sakit yang di rasa akan luar biasa. Ini di sebabkan karena lambung penderita dalam kondisi yang tidak enak dan tidak stabil dan akan menjadi penyebab kram perut.

  1. Diare

Karena sistem lambung sedang dalam keadaan yang tidak stabil, maka pencernaan juga sedang keadaan yang buruk. Meskipun makanan sudah masuk ke dalam mulut, namun keluarnya juga tidak maksimal. Karena lambung sedang dalam kondisi sakit. Hal ini menyebabkan penyerapan gizi dan nutrisi tidak bisa berjalan dengan baik. Oleh sebab itu, berak yang keluar juga terlalu banyak kandungan air. Tentu saja yang ada malah menjadi penyebab diare.

  1. Beberapa kasus mengalami pendarahan

Ada beberapa kasus yang mengalami masalah infeksi lambung dengan parah. Hal ini di sebabkan karena penyakit sudah sampai meradang kemana mana. Efek dari radang ini akan menyebabkan pendarahan pada bagian lambung.

Sehingga darah yang keluar, semua akan berkumpul menjadi satu di bagian lambung. Gejala ini di namakan dengan hemorrhagic gastritis. Bagaimana bisa mengerti jika sudah sampai terjadi peradangan? Bisa di lihat dari berak saat buang air besar. Jika warna dari berak sudah sampai kehitaman, ini menunjukan bahwa sudah terjadi peradangan di bagian perut anda.

  1. Jika mengenai bayi, maka ia akan menangis sepanjang malam

Penyakit ini memang tidak separah diabetes, kanker, dan lain sebagainya. namun tetap saja meninggalkan rasa sakit yang amat sangat pada bagian perutnya. Apalagi jika pasien tersebut masih bayi. Maka ia akan menangis sepanjang hari, sepanjang malam. Hal ini menunjukan kalau ia memang sedang menahan sakit di bagian perutnya sepanjang waktu. (baca : bahaya diabetes)

  1. Banyaknya air kencing menurun

Jika memang kondisi sakit infeksi lambung ini menyerang anak anak, bisa di lihat dari jumlah volume air kencingnya. Mereka akan mengalami penurunan volume air kencing. Namun tetap saja mengalami diare. Jadi airnya habis untuk keluar dari bagian duburnya. (baca : bahaya diare )

  1. Mulut yang tampak kering

Pada anak anak, selain menunjukan ciri ciri air kencing yang menurun, ia juga menunjukan gejala lain. Salah satunya adalah mulutnya selalu tampak kering. Bibirnya juga pecah pecah. Padahal ia selalu merasa haus. Tapi air yang harusnya bisa terserap dengan baik oleh tubuh, terlalu banyak di alihkan pada bagian penyerapan makanan. Meskipun hasil tinja yang nantinya di keluarkan adalah encer karena mereka juga mengalami gejala diare.