Demam

Bolehkah Badan Panas Dipijat? Anda Harus Tahu Bahayanya !

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kondisi ketika badan panas atau demam terkadang juga menimbulkan rasa ketidaknyamanan lainnya, seperti halnya tubuh yang pegal-pegal dan rasa nyeri di seluruh tubuh. Pada beberapa kasus, demam pun mampu memicu sensasi ngilu pada otot dan sendi sehingga memang rasanya akan sangat memerlukan pijat. Namun masalahnya, bolehkah badan panas dipijat?

Boleh tidak badan panas dipijat?

Menurut pakar kesehatan, sayangnya saat badan mengalami demam atau suhu tubuh yang naik dan terlalu tinggi, tubuh justru tak dianjurkan untuk sembarang dipijat. Seberapapun sakit dan pegalnya tubuh, justru pijat bukanlah solusi yang sebaiknya didapatkan.

Demam pada dasarnya dialami oleh seseorang sebagai reaksi dari sistem daya tahan tubuh terhadap inflamasi maupun infeksi oleh bakteri/virus yang menyerang. Tak hanya peredaran darah yang meningkat, suhu tubuh juga ikut naik secara signifikan ditambah dengan penguapan cairan tubuh yang juga terjadi secara cepat sehingga memicu bahaya dehidrasi.

Mungkin bagi beberapa orang, tujuan utama dari pijatan adalah sebagai cara melancarkan peredaran darah serta membuat badan terasa lebih enakan karena nyeri yang timbul di sekujur tubuh. Namun, pijat jauh lebih dianjurkan bagi orang yang bersuhu tubuh normal saja. Ingat bahwa selama badan panas karena demam, aliran darah sudah meningkat dan cepat sehingga memijatnya hanya akan makin meningkatkan suhu tubuh.

Efek paling buruk dari badan panas yang dipijat adalah kondisi kejang demam disebabkan oleh suhu tubuh yang terlalu panas karena aliran darah yang sudah cepat makin cepat. Jadi sewaktu badan panas, hindari memijat tubuh sebab dapat berdampak bahaya ketika suhu tubuh justru semakin meningkat. Selain itu, berbagai bahaya lain yang menjadi efek buruknya adalah:

  • Energi terkuras dari dalam tubuh.
  • Dehidrasi
  • Pembuluh darah pecah.

Saat kapan saja pijat tidak diperbolehkan?

Dilansir dari situs Dummies, ada sejumlah kondisi lain yang tidak memperbolehkan pijat sama sekali selain di kala badan panas. Meski tubuh rasanya sangat membutuhkan pijatan, namun pada kondisi-kondisi di bawah ini, pijat justru bisa berisiko memperburuk masalah kesehatan Anda:

  • Hipertensi : Tekanan darah tinggi sangatlah rentan terhadap pecahnya pembuluh darah ketika dipijat terlalu keras. Pijatan pelan masih dapat ditolerir dan aman, tapi ketika tekanan darah sudah sangat tinggi dan dipijat secara keras-keras, hal ini bisa berdampak pada pembuluh darah yang pecah.
  • Kanker : Penyebaran kanker dapat terjadi melalui sistem limfatik di mana dengan memijat tubuh, aliran limfatik dapat meningkat sehingga sel-sel kanker pun bisa lebih mudah dan cepat menyebar.
  • Gangguan kulit : Ketika kulit mengalami masalah, semacam memar, luka terbuka, ruam, dan bahkan kulit terbakar, pastikan untuk tidak mendapatkan pijatan di area kulit tersebut atau hal ini mampu memperparah kondisi kulit yang sudah ada.
  • Kerusakan tulang : Kondisi di mana tulang bermasalah dan rusak pun tidak dianjurkan untuk dipijat walau pijatan ringan pun masih diperbolehkan untuk melancarkan aliran darah, namun bila terlalu kuat bisa saja memperburuk kondisi tulang.
  • Varises : Kondisi varises pun tak diperbolehkan untuk dpijat, apalagi di area varisesnya langsung. Varises bisa jauh lebih parah ketika Anda memijatnya.
  • Osteoporosis : Pengeroposan tulang juga jangan dianggap enteng, apalagi bagi para lansia dengan masalah tulang yang sudah rapuh dan senang dipijat. Konsultasikan lebih dulu dengan dokter apakah tulang Anda masih baik untuk mendapatkan pijatan.
  • Hernia : Daripada pijat, justru operasi adalah pilihan yang paling aman dan baik ketika penderita hernia ingin mendorong kembali organ yang menonjol untuk kembali ke dalam.
  • Jenis penyakit menular : Apapun penyakit menular yang diderita, pijat bukanlah solusi untuk membuat tubuh jauh lebih enakan. Justru pijatan salah-salah mampu berisiko besar memperburuk kondisi penyakit menular Anda, seperti halnya difteri atau penyakit flu.
  • Penyakit serius lainnya : Bagi Anda yang memiliki penyakit asma dan diabetes, maka badan pun tidak sebaiknya dipijat. Jika pun ingin mendapatkan pijatan, Anda perlu berkonsultasi dan menanyakannya lebih dulu dengan dokter supaya lebih aman.

Jadi, bolehkah badan panas dipijat? Sayangnya, hal ini tidaklah dianjurkan sama sekali. Beberapa kondisi lain yang tak boleh mendapat pijatan pun telah diuraikan dan kiranya Anda bisa lebih hati-hati sebelum memutuskan untuk dipijat.