Penyakit Jantung

12 Gejala Henti Jantung Paling Mematikan dan Pemicunya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kondisi gejala henti jantung dapat muncul pada siapa saja yang  disebabkan adanya kelainan cara kerja dari arus listrik yang ada pada jantung sehingga menimbulkan lambatnya fungsi jantung dalam memompa darah untuk segera disebarkan keseluruh tubuh.

Pemicu munculnya gejala henti jantung

Gejala henti jantung adalah kondisi yang berbahaya karena dapat mengancam jiwa jika  jantung sudah dalam keadaan yang sangat lemah, Pemicu munculnya gangguan jantung sebenarnya sepele tetapi dampaknya sangat merugikan fungsi jantung dan jaringan lain yang ada didekatnya.

  • Merokok – Bahaya merokok bagi sistem pernafasan merupaan efek samping tertinggi yang dihasilkan dari bahaya  tar pada rokok dan nikotin selain merusak jaringan paru paru.
  • Alkohol – Alkohol dapat menyempitan pembuluh darah, Melukai dinding pembuuh dan melemahkan kinerja jantung sehingga jantung mudah berhenti dengan mendadak.
  • Obat obatan – Semua zat kimia pasada obat bersifat keras dan dapat meracuni darah dan menggerus dinding pembuluh darah diseluruh tubuh termasuk pada jantung sehingga zat kimia yang menumpuk dan melekat pada lapisan jantung dapat mempengaruhi stabilitas fungsinya.
  • Kafein – Mengkonsumsi minuman mengandung kafein secara berlebihan dapat mengancam kesehatan jantung dan melemahkan otot sehingga memicu munculnya tekanan darah yang sangat rendah dan mengakibatkan irama jantung menjadi tidak normal.
  • Asam lambung naik – Naiknya asam lambung kearah kerongkongan dapat mencederai lapisan jantung dan melemahkan kekuatan otot jantung ketika memompa darah , Akibatnya kerusakan arus listrik yang ada pada jantung tidak bisa dihindari yang sudah pasti memperlambat  denyut jantung. Sudah saatnya masyarakat indonesia mengetahui dan memahami dengan akurat tentang gejala awal asam lambung dan penyebabnya agar masalah gangguan ritme jantung bisa dicegah lebih awal.
  • Dehidrasi – Ketika tubuh kekuranagn cairan atau dehidrasi maka kinerja organ tubuh manapun akan mengalami hambatan dan tidak lancar termasuk jantung yang akan dipaksa untuk bekerja lebih ekstra lagi yang lama kelamaan justru menyebabkan jantung kehilangan kemampuannya dalam memompa darah secara maksimal karena tidak adanya cairan tubuh yang memadai. . Cairan tubuh sangat diperlukan tubuh agar jaringan dan sel tubuh selalu dalam kondisi terbaiknya dan semua organ tubuh dapat bekerja sebagaimana mestinya.
  • Stres berat – Tubuh yang terserang stres terus menerus maka jaringan tubuh akan ikut stres, Tegang, Tidak nyaman , Jnatung berdebar debar. Di dalam pikiran yang tidak tenang maka akan mempengaruhi kinerja jantung secara signifikan, Karena stres dapat mempersempit pembuluh darah  kepala bahkan jantung. Ciri ciri stres yang mengancam kesehatan tubuh salah satunya adalah ketidakmammpuan seseorang dalam mengendalikan pikirannya atau kecemasan berlebihan.

Gejala

1.Kepala kliyengan – Gejala henti jantung sealalu diawai dengan munculnya serangan pusing pusing atau kliyengan hingga si penderita kehilangan kemampuannya untyk berdiri secara benar.  Kacaunya arus listrik yang ada pada organ jantung sehingga darah tidak bisa dipompa dengan normal merupakan salah satu Penyebab kepala kliyegan paling berbahaya karena rasa pusing yang muncul bisa berkepanjangan.

2.Mual dan muntah – Setelah kepala pusing maka akan muncul gejala lain seperti gejala masuk angina biasa seperti mual dan muntah atau keinginan untuk muntah.

3. Batuk batuk – Pada sebagian orang mual dan muntah dapat memicu gangguan ritme jantung semakin parah karena saat terbatuk maka otit jantung akan dipaksa untuk menahan aliran adarh yang semula sudah tidak lancar sehingga nafas akan menjadi pendek dan terengah engah.

4.Nafas pendek dan terengah engah – Ketika kepala pusing dan diiringi dengan rasa mual dan muntah serta batuk batuk  maka seiring berjalannya waktu nafas akan mulai mengalai perubahan berupa nafas pendek sehingga tubuh mudah kelelahan.

5.Sesak nafas – Nafas yang pendek cenderung menyebabkan penderita kesulitan untuk mengontrol cara bicaranya karena nafas pendek akan berubah menjadi sesak nafas.  Sangat penting untuk memahami secara benar bagaimana melakukan pertolongan pertama sesak nafas mendadak agar terhindar dari masalah gejala henti jantung.

6.Wajah pucat dan membiru – Kesulitan bernafas dapat menyebabkan aliran darah semakin tidak lancara dan meemicu penyemoitan pembuluh darah yang berakhir dengan perubahan warna kulit menjadi pucat bahkan pada sebian orang ada yang menjadi kebiruan.

7.Dada terasa sakit dan berat – Dada yang terasa nyeri seperti ditindih benda berat akan muncul dimana rasa nyerinya bisa menjalar ke bagian punggung, Pinggang dan bahu. Dada yang terus menerus terasa sakit dapat menyebabkan kesulitan tidur dan stres.

8.Keringat dingin muncul – Keluarnya keringat dingin merupakan bentuk dari respon tubuh terhadap rasa sakit pada dada yang luar biasa akibat sesak nafas. Tubuh mencoba bertahan dalam kondisi tersebut sehingga kelenjar keringat terdesak dan tertekan untuk sehingga merangsang keluarnya keringat dalam jumlah yang cukup banyak.

9.Gangguan ritme jantung – Penyebab gangguan ritme jantung akan muncul kemudian berupa denyut jantung yang sangat lambat atau bahkan sangat cepat.

10.Pembuluh nadi dapat di diteksi – Saat jantung kehilangan kemampuannya memompa darah secara lancar maka pembuluh nadi akan tertekan hingga dapat mudah di diteksi melalui telinga yaitu dengan cara telinga ditempelkan pada pembuluh tersebut, Maka akan terdengar bunyinya.

11.Tubuh lemas – Ketika aliran darah dijantung terhambat maka aliran darah di area organ lain ikut terganggua yang berakibat tubuh menjadi lemah dan lemas. Dalam kondisi ini penderita hanya bisa berbaring .

12. Berhalusinasi – kondisi jantung yang tidak memungkinkan untuk berdenyut lagi secara normal akan mempengaruhi pola pikir secara psikolog yang mana kerusakan arus listrik pada jantung mengacaukan kelancaran aliran darah menuju kepala akibatnya Penderita akan dihadapkan pada pemandangan yang fatamorgana sebagai reaksi kesadarnnya mulai berkurang.

13.Penurunan kesadaran – Jika gejala henti jantung terlambat mendapat tindakan atau penanganan medis maka sipenderita akan mengalami penurunan kesadaran yang berat atau akhirnya koma. Dalam keadaan ini jantung sudah benar benar terhenti sehingga tidak ada lagi darah yang dipompa oleh otot otot jantung.

Gejala henti jantung dapat mewakili gangguan jantung lainnya yang beresiko berkembang menjadi penyakit jantung coroner, Gagal jantung dan lemah jantung, Dimana kondisi ini  paling banyak diderita oleh manusia yang berusia dewasa dan orangtua walaupun tidak menutup kemungkinan bisa terjadi pada usia anak anak, Kendati  penderita usia anak pada gejala henti jantung jarang terjadi.