Categories: Demam

Tubuh Menggigil tanpa Demam – Penyebab, Cara Mengatasi dan Mencegah

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Menggigil tanpa demam mungkin kerap menjadi kondisi yang Anda alami meskipun sepanjang hari  tubuh Anda terasa begitu baik dan bugar. Biasanya, kasus menggigil tanpa demam bisa terjadi di malam hari saat tidur atau hendak tidur yang membuat Anda sedikit merasa tak nyaman dan juga penasaran dengan kondisi tersebut. Benar-benar membingungkan dan saat malam keadaan menggigil selalu muncul yang mungkin bisa saja dikira adalah gejala flu.

Namun kalau flu, pada umumnya orang yang mengalami kondisi menggigil akan mengalami yang namanya bersin-bersin yang juga akan diikuti dengan demam tinggi. Hal tersebut akan bisa dilihat bahwa ada bakteri yang menyebabkan flu sehingga suhu tubuh akan meningkat. Dinyatakan oleh para ilmuwan bahwa tubuh yang menggigil nan nyeri tapi tidak demam bisa saja ada hubungannya dengan ciri penyakit tertentu yang tidak pernah diketahui sebelumnya.

Penyebab

Saat tanpa demam tubuh bisa menggigil, ini artinya adalah tubuh tak memiliki kemampuan untuk memberikan toleransi terhadap paparan suhu rendah yang kemudian membuat tubuh bisa lebih mudah menggigil tapi tidak demam. Jika tidak merasa flu tapi rasa menggigil bisa kemudian muncul, apa penyebab menggigil tanpa demam ini?

(Baca juga: bahaya akibat gula darah rendah)

  1. Keracunan Makanan

Bagi Anda yang sehari-hari selalu merasa bugar dan sehat tapi tiba-tiba menggigil padahal tak demam, coba ingat-ingat lagi apa yang Anda makan selama sehari tersebut. Efek menggigil bisa juga diakibatkan oleh adanya racun dari makanan yang Anda konsumsi, entah itu zat kimia berbahaya, racun alami, racun bakteri atau bakteri yang mengontaminasi makanan tersebut. Itulah sebabnya, penting bagi Anda untuk memilih jajanan yang bersih dan benar-benar baik untuk kesehatan.

  1. Usia Lanjut

Jika hal ini dialami oleh rata-rata orang tua yang memang sudah memasuki usia yang lanjut, menggigil tanpa demam bisa disebabkan oleh penuaan alias usia yang bertambah secara. Kalau biasanya orang-orang yang masih muda yang ada di ruangan bersuhu normal merasa biasa, orang-orang tua kemungkinan akan merasa menggigil karena tak tahan dingin. Ini dianggap sebagai hal wajar yang dan merupakan bagian dari proses penuaan.

(Baca juga: bahaya mandi di kolam renang umum)

  1. Reaksi Obat Tertentu

Jika Anda mengonsumsi beberapa obat-obatan, mungkin bisa juga reaksi setelah mengonsumsi adalah menggigil, tapi jelas tidak disertai dengan demam. Ada obat-obat tertentu yang bisa membuat Anda mengeluarkan reaksi menggigil tapi tidak dengan demam. Ambil contoh obat anti serangan jantung serta antibiotik yang cukup keras yang apabila tubuh kurang siap bisa saja menghasilkan reaksi yang mirip seperti ciri-ciri influenza.

  1. Penyakit Kanker

Adanya rasa menggigil yang tidak disertai demam bisa disebabkan oleh kondisi tubuh yang pada dasarnya sudah terserang kanker. Kanker adalah jenis penyakit yang berbahaya dan juga bisa semakin serius yang akan membawa penderitanya kepada kematian jika tak ditangani dengan benar. Contoh penyakit kanker yang bisa menghasilkan reaksi menggigil pada seseorang adalah lymphoma dan juga leukimia atau kanker darah; jika menggigil secara berkelanjutan, Anda bisa coba untuk memeriksakan ke dokter supaya bila benar ada kanker, Anda bisa menanganinya sebelum stadium akhir.

(Baca juga: bahaya kelebihan sel darah putih)

  1. Penyakit Infeksi

Menggigil bisa juga menjadi hal yang muncul disebabkan oleh adanya infeksi di dalam tubuh, seperti misalnya saat bakteri menginvasi tubuh Anda dengan berada di dalam peredaran darah. Infeksi terkadang bisa menghasilkan rasa kedinginan dan menggigil yang disertai demam tapi kadang juga tidak. Gejalanya mirip seperti saat Anda mengalami flu dengan rasa sakit di tenggorokan serta ada juga keadaan pneumonia yang termasuk mengganggu.

  1. Proses Menopause

Rupanya proses menopause pun bisa menjadi penyebab timbulnya keadaan tubuh yang menggigil, bisa saja tidak pakai demam, tapi kadang juga bisa disertai demam. Apabila Anda merasakan kejanggalan di mana tubuh terasa tak enak selama berhari-hari dan kerap menggigil, Anda perlu memeriksakan kondisi tersebut supaya cepat mendapat penanganan yang benar dari dokter. Dengan ke dokter, Anda pun akan tahu segera apa kondisi yang sebenarnya Anda miliki serta alasan mengapa menopause bisa membuat menggigil.

(Baca juga: gejala menopause)

  1. Penyakit Kista

Tubuh menggigil padahal tak sedang flu dan demam juga patut dicurigai sebagai salah satu kondisi dari penyakit kista. Para wanitalah yang biasanya diserang oleh penyakit kista ini sehingga bagi Anda yang wanita dan mulai merasa tak nyaman disebabkan terlalu sering menggigil, boleh periksakan segera keadaan tubuh dan kesehatan Anda. Waspada selalu terhadap sekecil apapun gejala yang dianggap kurang begitu normal sebab ada kemungkinan kistalah yang membuat Anda mengalami hal tersebut.

(Baca juga: madu untuk penderita kista)

  1. Peradangan

Peradangan pada tahan kronis atau akut bisa menjadi penyebab dari adanya masalah menggigil yang Anda alami, terutama yang terjadi di bagian kandung kemih. Khusus untuk kondisi peradangan satu ini memang akan menghasilkan reaksi menggigil, namun demam tidak akan sama sekali Anda alami.

  1. Digigit Serangga

Menggigil adalah sebuah keadaan yang bisa juga dialami oleh Anda setelah digigit serangga tertentu. Hal ini kemungkinan terjadi ketika serangga yang menggigit Anda itu jenis yang beracun sehingga ada racun yang memasuki tubuh Anda. Menggigil ini bisa tidak dengan demam tapi juga bisa disertai demam. Bila Anda merasa kondisi semakin serius dan tak kunjung membaik dari menggigil tersebut, segera temui dokter untuk mendiagnosisnya.

(Baca juga: bahaya telinga kemasukan serangga)

  1. Kurang Makan

Menggigil bisa juga menjadi efek yang dialami ketika Anda dalam sehari hanya makan sangat sedikit walau Anda minum cukup banyak. Asupan nutrisi dari makanan yang Anda makan sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, untuk itu jangan sampai melewatkan jam makan dan bahkan makan hanya sedikit. Menggigil dikarenakan kurang makan juga tak akan disertai demam karena pada dasarnya Anda hanya merasa dingin dan lapar serta butuh untuk mengisi perut supaya kemudian suhu tubuh pun akhirnya bisa naik. Percaya atau tidak, setelah makan tubuh akan terasa lebih hangat dan bahkan lebih panas.

(Baca juga: dampak bahaya keracunan timbal bagi kesehatan tubuh manusia)

Cara Mengatasi Menggigil Tanpa Demam

Menggigil tanpa demam memang kerap dianggap sebagai kondisi yang tidak begitu menakutkan, tapi jangan pernah meremehkannya. Segera cari cara untuk bisa mengatasi rasa menggigil apabila sudah terlampau sering terjadi, khususnya jika setiap hari. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, seperti langkah-langkah ini:

  • Tidak usah selalu memaksa diri sendiri untuk berselimut meski Anda merasa kedinginan dan menggigil. Apabila Anda merasa kedinginan dan menggigil, berselimut memang adalah jalan yang benar untuk membuat tubuh terasa nyaman, namun saat Anda merasa sudah tidak dingin lagi dan tidak menggigil, selimut dapat disingkirkan untuk membiarkan kulit bisa bernapas.
  • Minum banyak air putih akan dapat membantu, apapun penyebab dari menggigil tersebut, Anda yang minum banyak air putih tidak akan mudah sakit. 8 gelas air putih dalam sehari sebenarnya dianggap sebuah keharusan dan bukannya minum saat Anda haus saja. Tubuh membutuhkan banyak asupan cairan yang akan paling baik bila didapat dari air putih; ini akan mampu membuat daya tahan tubuh terjaga sehingga tak gampang terkena penyakit. (baca juga: bahaya akibat kurang minum air putih)
  • Cukup istirahat dan tidur juga merupakan cara bagus untuk mengatasi keadaan menggigil. Cobalah untuk mendapatkan kualitas tidur yang pas dan baik karena bagaimanapun kondisi tubuh bisa menjadi turun ketika Anda kurang istirahat. Jika merasa tak enak badan karena sering menggigil, cobalah untuk mendapat istirahat lebih banyak dengan cuti kalau bisa. Bila dengan istirahat yang cukup, masih merasa menggigil setiap hari, periksakan ke dokter.
  • Makan dengan porsi yang tidak terlalu banyak tapi dilakukan sering-sering juga bakal membantu mengatasi rasa menggigil. Jika rasa menggigil itu disertai dengan adanya rasa mual pada perut, akan lebih baik jika sekali makan Anda tidak usah terlalu banyak alias porsinya sedikit saja, tapi pastikan bahwa frekuensi atau jam makan ditambah lebih dari biasanya. Ini dilakukan supaya meski makannya sedikit, tapi kebutuhan nutrisi pada tubuh Anda tetap terjaga sehingga tubuh tak gampang merasa lemas dan juga cepat lelah.
  • Banyak-banyak mengonsumsi buah dan sayur akan membantu membuat tubuh Anda senantiasa sehat jauh dari hal-hal yang tak diinginkan. Tubuh menggigil bisa juga diatasi dengan makan makanan bergizi supaya nutrisi tubuh tetap terpenuhi dengan baik. Jadi, kalaupun menggigil adalah suatu gejala penyakit yang masih belum diketahui, risiko tersebut bisa diturunkan dan membuat tubuh Anda semakin baik. (Baca juga: sayuran untuk lemah jantung)
  • Jika menggigil tidak dengan demam tapi disertai mual atau masalah pencernaan, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang teksturnya empuk dan lembut. Sayur pun juga boleh dipilih yang telah dikukus atau dibuat sup karena ini akan membuat tubuh Anda merasa lebih baik bila kedinginan. Anda juga bisa meminum jus buah yang segar untuk membantu agar tubuh terjaga kebugarannya.
  • Minum air hangat adalah yang juga paling baik dilakukan saat Anda merasa mulai menggigil. Jika rasa menggigil itu muncul di malam hari tepat ketika beranjak tidur, Anda bisa coba menghangatkan badan dengan minum air hangat sebelum tidur agar tubuh pun mendapatkan kehangatan. Dengan demikian, Anda bisa tidur lebih nyenyak tanpa perlu khawatir akan menggigil.
  • Minum perasan lemon yang Anda buat dengan menggunakan air hangat akan membuat tubuh yang sering menggigil dapat diatasi. Untuk meminumnya, sebaiknya tidak pada malam hari saja, tapi dengan rentang waktu dari jam 8 pagi sampai dengan 8 malam dengan menyediakan jarak sekitar 2 hingga 3 jam sekali. Hal ini tapi patut dipertimbangkan oleh para penderita maag supaya tidak kambuh atau sakit. (Baca juga: obat sakit tenggorokan paling ampuh)
  • Menghindari AC atau kipas angin merupakan salah satu solusinya meski Anda biasanya harus tidur atau istirahat menggunakan salah satu alat elektronik tersebut, sementara Anda merasa menggigil dan tak enak badan jangan dulu memakainya. Menyalakan kipas angin atau AC malah akan justru bisa memperparah kondisi menggigil Anda.
  • Menyalakan penghangat ruangan bila ada mungkin akan membuat Anda lebih baik karena tubuh yang menggigil pada dasarnya membutuhkan kehangatan. Maka setelah menghindari AC maupun kipas angin, jika ada alat untuk menghangatkan ruangan, Anda bisa memanfaatkannya supaya suhu ruangan bisa memengaruhi suhu tubuh yang kiranya berbeda.

(Baca juga: bahaya AC)

Cara Mencegah dan Diagnosis

Untuk mencegah kondisi menggigil, ini bisa saja tergantung dari pemicunya meski tidak selalu demikian. Jauhi sumber penyebab apapun itu, entah itu obat-obatan yang memiliki efek samping, selalu makan tepat waktu, menghindari binatang yang diketahui bisa beracun, serta menjauhi makanan yang bisa menyebabkan penyakit serius (terutama makanan berlemak dan berkolesterol tinggi). Untuk pencegahan lebih jauhnya, pemeriksaan adalah yang paling disarankan, seperti di bawah ini:

  • Lakukan penghitungan jenis darah secara lengkap atau CBC untuk memeriksa apakah ada infeksi yang terjadi di dalam tubuh. Ini juga akan membantu Anda untuk mengetahui apakah ada penyakit kanker darah yang Anda derita. (Baca juga: akibat kelebihan albumin)
  • Tes kadar hormon juga dirasa perlu supaya segala penyakit yang memiliki gejala menggigil ini bisa ditangani segera. Tes ini biasanya dilakukan supaya bisa dipastikan apakah seorang wanita telah benar-benar memasuki proses menopause.
  • Tes air seni atau urinalisa merupakan hal penting untuk dapat mengetahui ada tidaknya infeksi di bagian ginjal dan kalaupun ada, kuman pemicu infeksi bisa dicari menggunakan tes ini.
  • Tes titer antibodi pun bisa Anda lakukan apabila memang sudah dicurigai adanya penyakit kelainan yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh.