Pernafasan perut penting untuk dilatih sebab manfaatnya cukup besar bagi kesehatan tubuh, khususnya dalam merelaksasi tubuh serta menjadi cara pencegahan infeksi paru-paru. Jangan salah, cara melatih pernafasan perut tidak sembarangan dilakukan, melainkan ada teknik yang memang perlu dilakukan dengan benar seperti cara-cara di bawah ini.
Awali dengan berbaring sambil membuat tubuh jauh lebih rileks dan pastikan bahwa alas tempat Anda berbaring cukup rata. Berbaringlah dengan menekuk sedikit kedua lutut dan tidak masalah untuk menggunakan bantal sebagai penyangga supaya posisi lutut menekuk secara stabil. Cara penggunaan bantal adalah dengan meletakkannya pada bagian bawah kaki.
Sesudah Anda merasa nyaman saat berbaring, pastikan salah satu telapak tangan ada di bawah tulang rusuk paling bawah sementara telapak tangan lainnya bisa diposisikan pada bagian dada. Pastikan siku lengan menyentuh alas tempat Anda berbaring di mana ini adalah tanda bahwa tubuh Anda sedang rileks.
Sesudah posisi berbaring sudah rileks dan posisi telapak tangan sudah benar, maka mulailah untuk melakukan langkah-langkah berikut ini:
Ini adalah cara alternatif di mana Anda bisa mencoba melakukan latihan pernapasan dalam posisi duduk. Hanya saja, cara melatih pernafasan pada perut ini bisa dilakukan sambil duduk apabila sudah terbiasa dan menguasai proses melatih pernafasan dengan berbaring.
Tentu saja waktu 10 menit bukanlah waktu yang singkat, apalagi kalau Anda adalah pemula dalam hal ini. Tak masalah ketika tiba-tiba Anda sakit kepala karena mengambil nafas terlalu banyak lalu mengembuskannya berulang kali. Bahkan ada kalanya tubuh akan merasa sangat lemas karenanya.
Jika hal ini terjadi pada Anda, jangan paksakan diri untuk melanjutkan latihan pernafasan perut. Segera hentikan kegiatan Anda untuk mengambil waktu beristirahat. Jika masih ingin mencoba, tunggulah beberapa jam atau di lain waktu saja, itu pun Anda juga perlu mengurangi putaran nafasnya dan tidak perlu harus memaksakan diri melakukan pengulangan banyak.
Cara melatih pernafasan perut memang menguntungkan dalam banyak hal, seperti menstabilkan lagi tekanan darah tinggi, sebagai cara mengatasi palpitasi jantung, serta dapat dijadikan cara menghilangkan stres pikiran. Hanya saja, orang-orang dengan cedera, gangguan serangan panik, serta yang sedang hamil tidak dianjurkan melakukan latihan ini.