Obat

18 Efek Samping Amoxicillin bagi Tubuh

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Bila bicara tentang jenis-jenis antibiotik, maka amoxicillin jangan sampai ketinggalan karena obat golongan penicillin ini meski bisa mengobati bermacam-macam penyakit, namun juga bisa berefek samping buruk. Manfaat dari obat yang dikenal juga dengan sebutan amoxilin ini memang segudang, namun juga perlu diperhatikan efek apa saja yang mungkin terjadi bagi tubuh, terutama untuk dosis yang berlebihan atau dengan penggunaan dalam waktu lama.

Baca juga:

  1. Susah Tidur

Salah satu efek samping dari amoxicillin adalah pengonsumsinya yang mengalami sulit untuk tidur alias insomnia. Pengonsumsi amoxicillin biasanya akan mengalami sulit tidur dan begitu sudah bisa tidur, ia akan terbangun dengan cepat. Atau, keluhan lainnya adalah lebih sering terbangun ketika sudah bisa tidur di malam hari.

  1. Cepat Lelah/Kelelahan Ekstrem

Mungkin Anda tidak sedang sibuk atau beraktivitas banyak, namun tubuh rasanya cepat dan mudah sekali lelah seperti tenaga tersedot entah ke mana. Apabila mengalami kelelahan tingkat parah, coba ingat-ingat lagi apakah Anda mengonsumsi obat amoxicillin sebelumnya karena bisa jadi efek samping obat itulah yang dialami.

Meski begitu, memang efek samping satu ini tergolong jarang dan oleh karena itulah penting untuk cepat-cepat menemui dokter kalau memang rasa lelahnya begitu ekstrem sehingga Anda tak bisa beraktivitas normal. Harus segera dibawa ke dokter karena dikhawatirkan sistem saraf Andalah yang terkena sehingga butuh penanganan awal dari ahlinya.

  1. Perdarahan

Benarkah mengonsumsi amoxicillin bisa mengakibatkan perdarahan? Ya, risiko perdarahan bisa cukup besar meski memang kasus efek samping ini termasuk sangat jarang. Ketika misalnya terjadi perdarahan tak normal, maka diharapkan segera mendatangi dokter. Perdarahan pun tak selalu harus berupa luka terbuka yang tampak dari luar.

Perdarahan juga dapat terjadi dan dialami di bagian otak, saluran pencernaan atau organ tubuh lainnya. Supaya bisa mencegah, beri tahu dokter apabila Anda tengah mengonsumsi anti-koagulan (obat pengencer darah) sebelum dokter memberikan resep amoxicillin. Amoxicillin akan berujung perdarahan kalau konsumsinya bersamaan dengan pengencer darah sehingga memang harus mengalahkan obat satunya dengan berkonsultasi lebih dulu dengan dokter.

(Baca juga: efek samping rokok elektrik efek samping buah sukun)

  1. Sariawan

Ada kalanya efek samping yang terjadi pada pengonsumsi amoxicillin adalah sariawan walau memang kasus ini tak begitu banyak. Overdosis bisa saja menjadi penyebab utama mengapa sariawan bisa terjadi yang rata-rata juga terjadi ketika kita mengonsumsi obat antibiotik jenis lainnya. Reaksi merugikan ini dapat dialami ketika kekebalan tubuh menurun.

  1. Mual

Untuk mual yang kemungkinan juga diikuti dengan kondisi muntah, biasanya justru dialami oleh para wanita pengonsumsi amoxicillin. Ini adalah efek samping yang termasuk ringan dan tak akan begitu berisiko mengancam jiwa. Namun kalau berlanjut terus-menerus dan Anda mulai merasa sangat tak nyaman, segera periksakan ke dokter saja.

  1. Diare

Penggunaan amoxicillin yang kurang tepat atau mungkin konsumsi jangka panjang berkemungkinan menyebabkan serangkaian efek samping, termasuk diare. Diare ini biasanya akan menyertai keluhan mual dan muntah. Meski termasuk ringan juga, tak ada salahnya kalau Anda ke dokter dan berkonsultasi apabila kondisi makin serius.

  1. Kerusakan Hati

Ada juga potensi efek samping di mana organ hati mengalami kerusakan ketika amoxicillin digunakan jangka panjang atau obat tersebut disalahgunakan. Kerusakan hati yang dimaksud di sini lebih kepada kondisi hepatotoksisitas yang terjadi akibat kombinasi penggunaan amoxicillin dan asam klavunalat. Itulah mengapa kombinasi obat sebaiknya dihindari kalau bukan resep atau anjuran dokter.

Kondisi ini bisa juga terjadi yang disebabkan oleh adanya cedera hepatoseluler dan tak mampunya empedu mengalir dari organ hati. Maka dari itu, penting untuk mengonsultasikan secara detil tentang efek samping sebuah obat agar tidak mengakibatkan fungsi organ tubuh terganggu apalagi sampai mengalami kerusakan.

(Baca juga: efek samping biji mahoniefek samping kemoterapi)

  1. Gangguan Berkemih

Pengonsumsi amoxicillin juga berisiko mengalami gangguan dalam berkemih di mana hal-hal yang dikeluhkan antara lain seperti:

  • Warna urin lebih gelap daripada biasanya.
  • Terjadi pembentukan kristal pada urin.
  • Nyeri ketika berkemih.

Efek samping berupa kondisi-kondisi tersebut menandakan bahwa efeknya sudah termasuk berat sehingga memang harus segera mendatangi dokter. Supaya tak terjadi hal demikian, cobalah imbangi konsumsi amoxicillin dengan minum air putih dengan takaran lebih banyak, seperti 10 gelas lebih per harinya.

  1. Sakit Kepala

Konsumsi amoxicillin harus dilakukan secara hati-hati, yang artinya Anda perlu menghindari minuman beralkohol. Ketika minuman beralkohol dikonsumsi bersamaan dengan amoxicillin, maka tak heran bila kemudian rasa pusing bisa melanda. Jika rasa pusing makin menjadi-jadi, jangan ragu untuk segera ke dokter.

  1. Nyeri Kepala

Rasa nyeri di kepala tidaklah sama dengan pusing/sakit kepala. Untuk kasus efek samping seperti ini biasanya dapat terjadi apabila konsumsi obat adalah sebelum makan. Sebagai solusinya, cobalah untuk minum banyak air putih dan minum amoxicillin setiap sehabis makan. Hindarilah stres dan tidurlah yang cukup supaya gejala ini lebih ringan.

  1. Nyeri Perut

Selain nyeri kepala dan juga rasa mual, efek samping yang kemungkinan dirasakan adalah nyeri pada bagian perut. Ketika gangguan pencernaan ini terjadi, disarankan untuk Anda bisa mengonsumsi makanan bertekstur lunak saja. Konsultasikan ke dokter secepatnya kalau kondisi BAB berdarah dan nyeri perut hebat melanda.

(Baca juga: efek samping brotowaliefek samping obat penenang)

  1. Sesak Napas

Amoxicillin juga mampu menyebabkan pengonsumsinya merasakan sesak napas atau kesulitan bernapas. Hanya saja, kondisi ini tergolong ringan dan bisa diatasi dengan melakukan segala aktivitas tanpa terburu-buru. Pastikan juga untuk tak menahan napas secara disengaja dan segera ke dokter untuk penanganan lebih cepat dan tepat.

  1. Reaksi Alergi

Ada beberapa orang yang memiliki alergi terhadap obat, dan kemungkinan Anda pun bisa mengalaminya. Untuk keluhan efek samping obat amoxicillin berupa reaksi alergi, biasanya yang terjadi antara lain:

  • Muncul ruam di permukaan kulit.
  • Ruam terasa gatal.
  • Bengkak pada area wajah, termasuk juga bibir dan lidah.

Sebelum alergi menjadi lebih serius, cobalah ke dokter dan mengonsultasikan tentang konsumsi amoxicillin; apakah Anda harus berhenti atau jika tidak, seberapa dosis yang diperlukan agar efek samping berkurang.

  1. Anafilaksis

Yang paling berbahaya adalah ketika reaksi anafilaksislah yang terjadi di mana hal ini bisa mengancam jiwa, baik itu amoxicillin diberikan secara oral atau internal. Gejala awal mirip dengan reaksi alergi, yakni muncul ruam, gatal-gatal dan juga pembengkakan pada beberapa area wajah. Lebih parahnya bisa juga penderita mengalami sesak napas dan diare, tapi untuk yang paling berbahaya adalah ketika penderita sudah mengalami kejang-kejang. Bahkan ada kemungkinan tekanan darah bisa menurun secara drastis sehingga menyebabkan kehilangan kesadaran.

Baca juga:

Itulah serangkaian efek samping amoxicillin yang perlu untuk diwaspadai. Selalu ikuti resep dan anjuran dokter supaya mencegah efek samping yang tak diinginkan.