Darah yang tengah tidak sehat disebut juga dengan istilah darah kotor. Ada banyak jenis toksin atau racun yang dapat masuk ke dalam tubuh manusia, baik itu dari paparan zat kimia, penggunaan obat kimia tertentu, hingga makanan dan minuman yang biasa kita konsumsi. Ketika darah mengandung toksin, maka dapat dikatakan bahwa itu adalah darah kotor.
Ada pula yang meyakini bahwa kondisi darah kotor sebenarnya darah statis yang mengakibatkan sumbatan sehingga peredaran darah tidak lancar. Inilah yang kemudian dianggap sebagai timbulnya masalah pada kulit, termasuk juga gatal pada kulit. Namun, benarkah darah kotor penyebab gatal kulit? Atau justru sebenarnya tak ada kaitan sama sekali?
Gatal kulit benarkah disebabkah oleh darah kotor?
Seperti disebutkan sebelumnya, darah kotor adalah tanda bahwa darah sedang tidak dalam kondisi sehat padahal darah ini vital bagi fungsi dan kesehatan tubuh manusia. Apabila kesehatan darah terganggu, otomatis kondisi medis lain dapat terpengaruh untuk timbul dan berikut ini merupakan tanda pada kulit bahwa darah sedang kotor:
Jadi, benarkah gatal pada kulit adalah salah satu gejala darah kotor? Ya, khususnya gatal-gatal yang berhubungan dengan kondisi dan penyakit kulit tersebut. Darah yang tak sehat mengandung toksin dan toksin ini mampu memicu peradangan atau bahkan memicu sumbatan aliran darah yang kemudian juga berdampak pada kesehatan kulit.
Peredaran darah yang kurang lancar dapat menyebabkan gatal-gatal pada kulit yang terkadang juga disertai dengan keluhan lain, semacam sakit kepala, demam, pembengkakan dan rasa sakit di bagian kulit yang gatal, perdarahan tanpa alasan yang jelas, hingga gangguan tidur serta gangguan aktivitas harian.
Penyebab dan Penanganan Darah Kotor
Ketika fungsi ginjal manusia menurun dan tidak mampu bekerja secara maksimal, maka ini berkaitan erat dengan timbulnya darah kotor. Darah menjadi kotor karena racun-racun yang seharusnya dibuang melalui ginjal terhambat sehingga terjadilah penumpukan toksin dalam darah. Inilah faktor pemicu dari segala kondisi medis pada kulit.
Lalu, adakah yang bisa dilakukan ketika hal seperti ini terjadi? Sebenarnya, Anda cukup langsung datang ke dokter dan melakukan konsultasi sebab dokter biasanya akan langsung menentukan pengobatan apa yang paling tepat. Contohnya saja, jenis antibiotik tertentu akan diberikan oleh dokter apabila terdeteksi adanya bakteri dalam darah.
Hanya saja, tak selalu harus pengobatan dokter yang bisa Anda tempuh untuk menangani darah kotor. Perawatan menggunakan bahan alami pun bisa dilakukan, seperti mengonsumsi bawang putih yang kaya akan allicin sehingga dapat melawan berbagai bentuk infeksi. Atau, mengonsumsi madu sebagai cara meningkatkan daya tahan tubuh serta kunyit agar kadar protein darah meningkat.
Jika Anda ragu apakah darah kotor penyebab gatal kulit pada tubuh Anda, segera ke dokter untuk memastikan. Apabila cara menghilangkan darah kotor secara alami seperti konsumsi kunyit, madu dan bahkan bawang putih saja tak bisa meredakan gatal pada kulit, Anda perlu segera menemui dokter spesialis kulit supaya penanganannya lebih tepat.