Migrain

Penyebab Migrain pada Anak SMA Paling Sering

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Apakah Anda sering mendengar keluhan anak remaja Anda tentang sakit kepala? Mungkin yang anak Anda derita bukan sakit kepala, namun migrain. Migrain sendiri adalah salah satu kondisi langka dan rumit yang menyerang sistem neurologis. Penyebab migrain dicurigai sebagai adanya aktifitas otot-otot otak yang berlebihan.

Aktifitas ini yang menyebabkan kombinasi rasa sakit tidak nyaman sampai membuat remaja merasa lemah dan tidak berdaya. Meskipun migrain bisa berlangsung sangat singkat, namun juga bisa memburuk dalam waktu cepat. Untuk mengatasinya maka harus diketahui penyebab utama migrain.

Nah, berikut ini penyebab migrain pada anak SMA paling sering.

  1. Adanya Perubahan Kimia Otak

Beberapa peneliti menemukan jika penyebab migrain paling sering pada remaja adalah karena aktifitas dan perubahan kimia otak. Dimana terjadi masalah hipereksitabilitas sel-sel otak yang bisa mengarah pada indera dan persepsi neurologis. Kondisi ini yang menyebabkan anak SMA mengalami migrain dalam tahap aura, yaitu sakit kepala menjadi parah ketika mendengar suara keras dan mata terkena cahaya. Bahkan beberapa remaja bisa mengalami gangguan penglihatan aneh yang tidak bisa dideskripsikan. Jika kondisi ini terjadi setiap hari maka bisa mengalami bahaya sering migrain.

  1. Aktifitas Sel-Sel Otak Abnormal

Ketika sel-sel dalam otak beraktifitas tidak biasa atau tidak normal maka remaja atau anak SMA juga terkena migrain. Kondisi ini akan menyebabkan sakit kepala dalam waktu beberapa jam sampai beberapa hari. Sel-sel yang beraktifitas tidak normal ini umumnya hanya menyerang beberapa sel saja, kemudian menyebar ke semua sel otak. Lalu memicu masalah depresi kortikal yang membuat sel-sel syaraf tidakbisa berkomunikasi dalam beberapa jam atau hari.

  1. Efek Hormon

Migrain juga sering terjadi pada remaja SMA perempuan dimana penyebabnya berhubungan dengan hormon. Hormon estrogen yang berlebihan akan memicu sakit kepala dan migrain secara bersamaan. Biasanya ini paling sering terjadi saat masa pubertas sehingga terkadang muncul saat akan menstruasi atau setelah menstruasi. Terkadang ini juga harus dicurigai sebagai munculnya gejala tumor otak.

  1. Efek Genetik

Penyakit migrain juga dicurigai sebagai efek yang diturunkan secara genetik. Jenis migrain hemiplegik familial merupakan migrain yang biasanya terjadi pada semua keturunan dalam keluarga. Biasanya ketika salah satu orang tua mengalami migrain sebagai hasil turunan maka anak bisa terkena migrain juga. Munculnya penyebab migrain keturunan ini berpeluang sampai 50 persen lebih.

  1. Pemicu Migrain yang Sensitif

Remaja atau anak SMA yang sering terkena migrain kemungkinan besar juga terpengaruh dari kondisi yang cukup sensitif. Masalah ini paling sering terjadi karena beberapa penyebab utama yaitu:

  • Cahaya yang sangat terang.
  • Bau yang terlalu menyengat.
  • Suara yang terlalu keras.
  • Kebiasaan kurang tidur pada penderita insomnia.
  • Stres atau tekanan di lingkungan sekolah.
  • Kebiasaan makan tidak teratur.
  • Kebiasaan minuman yang mengandung kafein.

Itulah semua penyebab migrain pada anak SMA paling sering. Pada dasarnya setiap anak mungkin mengalami penyebab yang berbeda, sehingga untuk memastikan harus dilakukan pemeriksaan medis. Silahkan langsung membawa anak Anda ke dokter agar mendapatkan perawatan yang tepat.