Categories: Penyakit dan Kelainan

10 Antibiotik Untuk Batuk Berdahak Paling Ampuh Dan Aman

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Antibiotik untuk batuk berdahak merupakan obat yang mengandung zat tertentu yang diformulasikan untuk mengurangi jumlah dahak agar batuk mudah disembuhkan.

Batuk berdahak adalah batuk yang menghasilkan lendir yang dapat menganggu sistem pernafasan dan fungsi jaringan lain. Batuk berdahak bisa menyerang segala usia dan termasuk penyakit menular yang relatif mudah disembuhkan dengan penggunaan antibiotik yang tepat.

Penyebab Batuk Berdahak

Jenis Antibiotik

Banyak obat batuk yang mengandung antibiotik yang diformulasikan untuk meredakan dan menyembuhkan batuk berdahak. Perlu diketahui bahwa jenis jenis antibiotik dan manfaatnya ternyata tidaklah sama pada masing masing individu. Ada yang cepat sembuh ada pula yang lama mengalami proses pemulihan. Hal ini disebabkan karena kekuatan imunitas dan kondisi tubuh saat batuk menyerang berbeda .

1.Andonex sirup dan kapsul

Andonex merupakan salah satu antibiotik untuk batuk berdahak bahkan untuk dahak yang kental yang bisa diaplikasikan pada anak, Dewasa dan orangtua.

2. Cefixime

Cefixime adalah antibiotik untuk batuk berdahak yang telah berlangsung selama lebih dari 2 minggu atau batuk berdahak yang disertai pilek dan tubuh terserang demam. Cefixime bersifat bakterisid terhadap mikroorganisme gram positif dan gram negatif sehingga bisa dikonsumsi dengna dosis tepat yaitu 1,5 sampai 3 mg/kgBB yang dapat diminum 3 kali sehari , Dosis bisa ditingkatkan menjadi 6 mg/kgBB jika ternyata batuk semakin parah.

3. ciptoflaksasin

Ciptoflaksasin adalah salah satu dari sekian banyak antibiotik untuk batuk berdahak yang disertai pilek paling manjur menyembuhkan karena memiliki kemampuan menekan pergerakan infeksi bakteri dari jenis apapun termasuk pada bakteri atau mikroorganisme penyebab batuk berdahak kental.

4. Ambroxol sirup

Ambroxol sirup adalah obat batuk sekaligus mengandung antibiotik ambroxol yang dapat bertindak sebagai antibiotik ampuh untuk mengatasi batuk berdahak yang dapat dikonsumsi oleh anak dan dewasa dengan dosis  3 kali sehari yang tujuannya agar mengurangi frekwensi dahak ditenggorokan dan juga untuk meningkatkan kekuatan pada sistem pernafasan terhadap serangan bakteri penyebab batuk jenis kering.

5.Ekspektoran

Ekspektoran merupakan obat batuk yang mengandung antibiotik untuk batuk berdahak yang sangat aktif dalam hal mengencerkan dahak dan mempercepat dahak untuk segera dikeluarkan sehingga pernafasan dapat kembali normal. Obat ini baik untuk anak, dewasa dan orangtua yang dikonsumsi sesuai dengan resep dokter.

6. Epexol

Epexol adalah antibiotik untuk batuk berdahak yang direkomendasikan dokter untuk mengatasi gangguan pada saluran pernafasan akibat penumouka lendir berlebih atau dahak. Epexol mengandung ambroxol HCL yang memilki kemampuan mengencerkan dahak lebih cepat tanpa menyebabkan dionding tenggorokan mengalami iritasi.

7. Mukolik

Mukolik dikenal dalam bidang kesehatan atau medis sebagai obat batuk yang mengandung antibiotik untuk batuk berdahak yang ampuh mengencerkan dahak berlebih lalu melepaskan lendir pada tenggorokan relatif lebih cepat. Mukolik dapat melancarkan aliran darah diarea tenggorokan dan meningkatkan fungsi dari sistem pernafasan bagian atas.

8. Bromhhexine

Bromhexine adalah obat batuk yang diformulasikan sebagai antibiotik untuk batuk berdahak yang dapat melegakan sistem pernafasan yang mengalami gangguan akibat penumpuka lendir berlebih atau dahak kental pada area tenggorokan. Obat ini mampu mengencerkan dahak lalu mengeluarkannya dengan cepat melalui hentakan batuk.

9. Triaminic ekspektoran

Selain obat batuk berdahak jenis ekspektoran ternyata ada triaminic ekspektoran yang juga memiliki kemampuan mengatasi batuk berdahak. Triaminic ekspektoran memiliki 2 rasa buah yang segar yang dapat dipilih sesuai selera yaitu rasa jeruk dan berry,  Tetapi mempunyai fungsi yang sama untuk mengencerkan dahak, Melegakan pernafasan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Obat yang bertindak sebagaia antibiotiuk untuk batuk berdahak ini dapat diminum segala usia tetapi tetap disesuaikan dengan anjuran dokter yang terkait.

10. Kapsul bawang putih

Sekarang sudah banyak dijual secara bebas diberbagai toko obat atau apotek  tentang kapsul kesehatan yang dibuat dari bahan herbal bawang putih. Bawang putih merupakan bumbu masakan yang kaya akan zat anti peradangan, Anti bakteri, Sebagai peningkat ntibodi alami, Antiseptik, Bertindak sebagai antioksidan, Antivirus  hingga menjadi antibiotik untuk batuk berdahak super kuat yang bisa bertindak sebagai pemblokir aktivitas bakteri aktif didalam jaringan, Terutama menghentikan perkembangbiakan bakteri . Namun penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan munculnya keluhan kesehatan lain , Untuk itu baiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pakar gizi atau dokter terkait sebelum memutuskan untuk menggunakankapsul bawang putih agar efek samping bawang putih bagi kesehatan tidak muncul dan memperparah infeksi bakteri ditubuh.

Bahaya penggunaan antibiotik terus menerus

Walaupun antibiotik untuk batuk berdahak memiliki kemampuan untuk menekan, Memblokir dan membasmi pergerakan bakteri namun hendaknya tidak dikonsumsi berlebihan tanpa resep dari dokter, Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dengan kondisi tubuh hanya akan menyebabkan beberapa resiko munculnya bahaya resistensi antibiotik bagi tubuh, Diantaranya:

  • Kerusakan jaringan bertambah   – Tubuh mengalami resisten bakteri terhadap antibiotik itu sendiri degan kata lain bakteri  kebal dan kuat terhadap efek dari zat antibiotik sehingga sulit diblokir pergerakannya bahkan kekuatannya untuk menyebabkan peradangan sangat tinggi sehingga peluang kerusakan pada jaringan semakin bertambah.
  • Imunitas tubuh melemah – Munculnya resisten obat pada tubuh menyebabkan tubuh kehilangan kemampuannya untuk menolak benda asing yang seharusnya diblokir melalui kekuatan daya tahan tubuh. Resisten antibiotik cenderung menurunkan imunitas seseorang sehingga tubuhnya rentan terserang bakteri atau mikroorganisme penyebab penyakit yang muncul dari udara atau melalui penularan dari orang lain.
  • Bakteri bermutasi – Jika terlalu sering mengkonsumsi antibiotik maka bakteri akan bermutasi lalu membentuk kekuatan untuk menghimpun kekebalan terhadap antibiotik . Bakteri akan semakin kuat untuk berkembang biak dan bergabung dengan kuman atau mikroorganismejenis lain  lain. Kondisi ini menyebabkan infeksi mengalami komplikasi.