Amnesia

6 Cara Pengobatan Amnesia – Jenis, Penyebab, dan Diagnosis

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Amnesia merupakan sebuah kondisi terganggunya ingatan seseorang. Kondisi ini menyebabkan penderita kehilangan memori. Baik berupa kehilangan informasi, ataupun pengalaman yang pernah dia alami. Lebih jauh, amnesia juga dapat mengganggu kemampuan untuk menghasilkan memori baru. Kondisi amnesia ini bisa terjadi hanya sementara atau temporary tetapi juga bisa terjadi secara permanen. Oleh sebab itu sangat penting untuk mengetahui cara pengobatan amnesia ini.

Beberapa cara pengobatan amnesia yang bisa dilakukan antara lain.

  1. Terapi kognitif
    terapi kognitif yaitu sebuah cara dengan tujuan untuk menguatkan daya ingat
  2. Terapi okupasi
    Terapi okupasi ini ditujukan agar pasien mengetahui cara mengenal informasi yang baru, dan menggunakan ingatan lama yang masih ada untuk mendapatkan informasi baru.
  3. Bagi penderita sindrom Wernicke korsakoff, cara pengobatan bisa dengan menggunakan penggantian vitamin dan memberi nutrisi yang cukup. Sindrom ini biasanya disebabkan kurangnya vitamin B1 pada otak dan sering dikaitkan dengan mengkonsumsi alcohol secara berlebihan. Secara umum ada banyak akibat kelebihan dan kekurangan vitamin B1
  4. Menuliskan semua gejala tidak biasa yang anda alami
  5. Tuliskan semua informasi personal yang penting.
  6. Catat semua hal penting yang anda butuhkan seperti pengobatan yang sedang anda lakukan, obat yang sedang anda konsumsi, termasuk catat lah semua hal yang ingin anda ingat.

Jenis Amnesia.

Secara Umum, untuk mengetahui cara pengobatan amnesia kita pun harus tahu jenis – jenis penyakit amnesia tersebut. Beberapa jenis amnesia antara lain :

  • Amnesia retrograde
    Amnesia retrograde adalah sebuah kondisi dimana penderita tidak mampu memunculkan kembali ingatan masa lalu
  • Amnesia anterograde
    Amnesia anterograde adalah sebuah kondisi penderita tidak mampu mengingat apapun yang terjadi setelah muncul amnesia ini. Dengan kata lain penderita tidak mampu membentuk ingatan baru.
  • Amnesia parsial
    Amnesia parsial yaitu suatu kondisi dimana penderita tidak mampu mengingat beberapa orang dalam jangka waktu tertentu.
  • Transient
    Kondisi yang biasa terjadi pada bayi ataupun pada usia lanjut. Yaitu kondisi dimana hilangnya daya ingat yang dialami secara spontanitas
  • sindrom Wernicke korsakoff
    SIndrom ini adalah kondisi dimana penderita mengalami hilang daya ingat akibat konsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebihan.
  • Lacunar Amnesia
    Lacunar amnesia ini adalah kondisi dimana penderita kurang bisa mengingat sesuatu dalam jangka pendek
  • Emotional Amnesia
    Emotional Amnesia ini adalah kondisi dimana hilangnya daya ingat ini disebabkan oleh faktor trauma.

Penyebab Amnesia

Ada banyak sekali hal yang bisa menjadi penyebab amnesia. Beberapa hal tersebut antara lain :

  • Cedera pada kepala. Hal ini bisa terjadi akibat kepala terbentur ataupun kecelakaan
  • Stroke
  • Peradangan pada otak
  • Tumor pada otak
  • Mengidap penyakit Alzheimer
  • Ketergantungan pada minuman keras dalam jangka waktu yang lama
  • Mengkonsumsi obat – obatan tertentu seperti obat penenang dalam jangka waktu yang lama
  • Terjadi penurunan suplai pasokan oksigen ke otak atau anoxia
  • Mengalami trauma psikologis

Diagnosis

Untuk dapat melakukan cara pengobatan amnesia dengan cepat dan tepat maka diperlukan juga pengetahuan diagnosis akan amnesia. Beberapa hal yang akan dilakukan dokter untuk mengetahui gejala amnesia antara lain :

  • Melihat rekam medis anda.
    Dokter biasanya akan mengajukan beberapa pertanyaan untuk mengetahui tingkat kehilangan ingatan anda dan menentukan kemungkinan pemicu dari hilang ingatan anda
  • Pemeriksaan fisik.
    Biasanya dokter akan memeriksa hal seperti fungsi sensorik, reflek, tingkat keseimbangan, serta respon fisiologis untuk menentukan berfungsi atau tidaknya otak dan sistem saraf anda.
  • Melakukan tes kognitif.
    Hal ini untuk mengukur pemikiran serta penilaian dan memori jangka pendek ataupun panjang.
  • Tes diagnostic
    Tes ini berupa serangkaian tes MRI dan CT scan untuk mendeteksi kerusakan ataupun kelainan pada otak.