11 Terapi Penyumbatan Pembuluh Darah Di Otak Yang Patut Dicoba

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Terapi penyumbatan pembuluh darah di otak bisa saja menjadi pengobatan alternatif bagi pasien. Penyumbatan pembuluh darah terutama di bagian otak memang merupakan salah satu penyakit yang dipandang serius dan cukup membahayakan. Sebab pada dasarnya otak merupakan pusat dari semua aktivitas manusia. Jika otak mengalami gangguan maka otak tidak dapat bekerja secara maksimal.

Akibatnya aktivitas manusia pun menjadi terganggu dan bahkan kemampuan di segala bidang semakin menurun. Koordinasi gerakan tubuh juga sudah tidak mampu bekerja secara maksimal dan daya pikir semakin melemah. Penyumbatan pembuluh darah di otak memang terjadi karena beberapa faktor penyebab stroke di usia muda dan yang terutama adalah adanya timbunan lemak pada pembuluh darah. Oleh karena itu penyumbatan pembuluh darah sudah seharusnya dicegah.

Adapun pengobatan yang dijalani oleh para penderita penyumbatan pembuluh darah sudah seharusnya dilakukan di bawah pengawasan dokter serta tim medis. Namun pasien juga boleh saja menjalani berbagai macam terapi untuk mendukung kesembuhan sehingga dapat segera menjadi pulih kembali. Berikut ini kami berikan beberapa jenis terapi penyumbatan pembuluh darah di otak yang dapat dicoba untuk dilakukan.

1. Pijat Refleksi

Pijat refleksi hingga saat ini masih sangat digemari orang dan menjadi pilihan alternatif bagi beberapa pasien untuk menyembuhkan penyakitnya. Pada pijat refleksi tentunya terapis akan melakukan pemijatan di beberapa titik yang ada di permukaan kaki. Terapis tentunya berpengalaman dan tahu mana titik-titik yang harus dipijat pada kasus penyumbatan pembuluh darah pada bagian otak.

2. Akupuntur

Akupuntur merupakan salah satu jenis terapi atau pengobatan alternatif yang sering kali dipilih oleh orang karena telah digunakan sejak lama dahulu. Beberapa penyakit terbukti dapat mereda setelah pasien melakukan terapi akupuntur. Terapi ini pada dasarnya menggunakan media jarum steril yang akan ditusukkan pada kulit pasien agar jarum tersebut masuk ke dalam tubuh.

Jarum-jarum itu akan ditusukkan pada beberapa titik di tubuh untuk meredakan gejala dari penyakit tertentu. Dalam hal ini hanya terapis yang tahu dengan tepat dimana letak titik-titik pada tubuh pasien yang harus ditusuk oleh jarum.

3. Terapi Psikologis

Terapi psikologis perlu dijalani oleh pasien yang menderita penyakit penyempitan pembuluh darah terutama pada bagian otak. Sebab penyempitan pembuluh darah cenderung membuat pasien menjadi cemas dan merasa takut. Selain itu kondisi mental dari pasien penyempitan pembuluh darah juga akan terganggu karena syaraf otaknya mengalami gangguan. Untuk itu dibutuhkan terapi psikologis yang sebaiknya dilakukan oleh psikiater atau psikolog sehingga pasien terbiasa untuk berpikir positif dan tidak merasa cemas lagi. [AdSense-B]

4. Terapi Kreatif

Terapi kreatif akan membantu pasien penderita penyempitan pembuluh darah untuk terus mengembangkan otaknya. Sebab akibat penyempitan saraf otak yang terganggu akan membuat pasien mengalami lemah otak. Oleh karena itu melalui terapi kreatif maka pasien akan diajak untuk terus melatih dan mengembangkan otaknya melalui bidang seni dan musik.

Pasien akan cenderung dituntut untuk berkreasi dan mengembangkan kreativitasnya melalui seni dan musik. Seni dan musik memang diketahui dapat mengembangkan kecerdasan seseorang. Tidak hanya itu saja tetapi melalui seni dan musik maka orang akan selalu tertantang untuk berkarya sehingga otaknya akan selalu bekerja. Terapi kreatif merupakan cara yang bisa ditempuh untuk melatih kemampuan otak.

5. Fisioterapi

Fisioterapi merupakan suatu jenis terapi penyumbatan pembuluh darah di otak yang bisa difungsikan untuk mengobati kelainan yang terjadi pada otot manusia. Kelainan otot tersebut umumnya terjadi pada penderita penyempitan pembuluh darah yang pada akhirnya kondisi ini mengganggu sel syaraf otak.

Bahkan terkadang pasien sampai mengalami stroke dikarenakan kurang lancarnya aliran darah menuju otak. Terapi ini menekankan pada adanya pelatihan fisik dan emmbantu pasien dengan menggunakan beberapa macam alat bantu. [AdSense-A]

6. Stem Cell

Stem cell merupakan jenis terapi yang dianggap bersifat aman bagi pasien. Terapi jenis ini bertujuan untuk membuat sel baru sehingga sel dalam diri pasien semakin bertambah banyak. Sel-sel baru yang berjumlah banyak tersebut akan menggantikan sel-sel dalam tubuh yang telah rusak. Terapi jenis ini umumnya dilakukan pada pasien penyempitan pembuluh darah yang parah hingga mengalami gejala stroke ringan pada wanita.

7. Terapi Oksigen

Terapi oksigen pada dasarnya merupakan suatu cara untuk menambahkan oksigen ke dalam tubuh pasien. Dengan demikian maka otak tidak akan mengalami kekurangan oksigen sehingga otak dapat bekerja dan berfungsi secara maksimal. Oleh karena itu terapi ini sangat cocok untuk diberikan pada penderita penyempitan pembuluh darah di otak.

8. Cairan Infus

Cairan infus yang diberikan pada pasien umumnya berisi obat-obatan dari dokter. Namun pemberian infus hanya bisa dilakukan pada pasien yang menjalani rawat inap di rumah sakit. Sebab pemberian cairan infus hanya bisa dilakukan di bawah pengawasan dokter atau tim medis. Untuk menjalani proses rawat inap maka pasien harus memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu agar mendapat rujukan untuk menjalani rawat inap di rumah sakit.

9. Obat-obatan

Obat-obatan untuk cara mengatasi penyumbatan pembuluh darah di otak sebenarnya tidak ada. Pasien umumnya akan dianjurkan oleh dokter untuk mengonsumsi suplemen atau vitamin yang dapat menunjang kesembuhan bagi penyakit yang dialaminya. Selain itu beberapa jenis obat-obatan juga akan diresepkan oleh dokter pada pasien yang mengeluh adanya gangguan pada kesehatannya.

Beberapa jenis obat yang akan diresepkan oleh dokter misalnya seperti misalnya obat antidepresan yang berfungsi untuk meredakan kecemasan yang dialami oleh pasien. Umumnya obat antidepresan dilakukan oleh psikiater yang memberikan terapi pada pasien.

10. Olahraga

Olahraga yang dilakukan secara rutin akan membantu pasien dalam mengatasi berbagai penyakit termasuk penyumbatan pembuluh darah di otak. Olahraga dapat diawali dengan yang ringan dulu. Pasien juga tak perlu melakukan jenis olahraga yang terlalu berat karena hal ini pada akhirnya hanya akan membuat pasien merasa sakit kepala. Sebaiknya pasien malkukan jenis olahraga seperti lari kecil atau semacamnya.

Olahraga bisa dilakukan selama 15-20 menit di setiap harinya hingga tubuh menjadi berkeringat. Dengan berolahraga maka kalori yang ada dalam tubuh akan terbakar sehingga timbunan lemak dalam pembuluh darah akan mereda dan pasien dapat pulih secara berangsur-angsur.

11. Asam lemak Omega-3

Asam lemak omega-3 diketahui memiliki peranan dan fungsi penting bagi kesehatan tubuh. Asam lemak omega-3 bahkan dapat digunakan untuk mengencerkan darah sehingga darah dapat mengalir dengan lancar. Dengan kata lain asam lemak ini bisa berfungsi untuk meminimalkan terjadinya pembekuan darah. Darah yang mengalir dengan lancar menuju ke otak tentunya akan melancarkan kinerja otak.

Terapi penyumbatan pembuluh darah di otak yang telah disajikan di atas hendaknya menjadi pilihan bagi Anda. Namun sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter mengenai jenis terapi yang akan dipilih. Dengan demikian gejala dari penyumbatan pembuluh darah di otak atau gejala awal stroke dapat mereda dan bahkan hilang serta pasien menjadi sehat kembali.