5 Penanganan Kolesterol Tinggi yang Baik dan Benar

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kolesterol merupakan salah satu jenis lemak atau lipid yang dapat ditemukan di dalam darah manusia. Sejatinya tubuh kita membutuhkan kolesterol. Karena fungsi kolesterol di dalam tubuh adalah untuk membangun sel-sel baru yang sehat yang dibutuhkan agar tubuh dapat berfungsi secara normal. Faktor yang membuat kolesterol menjadi bahaya adalah pola makan yang tidak teratur sehingga menyebabkan kadar kolesterol HDL normal dalam darah menurun, sedangkan kadar kolesterol LDL normal semakin meningkat. Hal ini akan memicu timbulnya berbagai penyakit yang disebabkan oleh kolesterol tinggi.

Ketika tubuh Anda memiliki kadar kolesterol yang tinggi, maka akan menyebabkan terjadinya penumpukan atau deposoit lemak di dalam arteri atau pembuluh darah utama yang membawa darah dari jantung. Penumpukan ini akan menghambat aliran darah melalui arteri, dimana kondisi ini disebut dengan penyumbatan pembuluh darah atau aterosklerosis. Penyumbatan ini akan memungkinkan jantung tidak mendapat cukup darah yang kaya akan oksigen, sehingga nantinya dapat memicu terjadinya serangan jantung. Tidak hanya itu, penurunan aliran darah ke otak juga dapat menyebabkan terjadinya penyakit stroke. Proses ini akan terjadi terus menerus dan akan semakin parah seiring pertambahan usia dan berjalannya waktu.

Kolesterol yang ada di dalam tubuh terbagi menjadi tiga jenis, yakni :

  • LDL atau kolesterol jahat. Jika kadar LDL di dalam tubuh melebihi batas normal, maka pembuluh darah arteri akan mengalami penyumbatan. Dengan kata lain kolesterol tinggi disebabkan oleh adanya peningkatan kadar LDL.
  • HDL atau kolesterol baik. HDL memiliki peran untuk membantu membersihkan lemak yang ada di dalam darah. Menjaga tubuh terhindar dari kolesterol tinggi dilakukan dengan cara meningkatkan HDL dan menurunkan LDL.
  • Trigliserida. Trigliserida merupakan salah satu jenis lemak di dalam tubuh yang apabila memiliki kadar yang tinggi juga dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti gejala jantung.

Salah satu penyebab hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi adalah kurangnya mengonsumsi makanan untuk meningkatkan HDL atau pun menu non kolesterol. Jika ternyata Anda memiliki kadar kolesterol tinggi, Anda tentunya akan membutuhkan pengobatan untuk menurunkan kadar kolesterol tersebut. Cara penanganan terbagi menjadi dua, dapat melalui penataan pola hidup atau pun dengan mengonsumsi obat-obatan. Berikut ini adalah penjabaran dari cara penanganan kolesterol tinggi, yakni :

  1. Diet rendah lemak

Makanan memiliki tiga kandungan lemak yang berbeda, yaitu lemak jenuh atau saturated, lemak tak jenuh dengan rantai tunggal atau monounsaturated dan yang terakhir adalah lemak tak jenuh ganda atau polyunsaturated. Cara meningkatkan kolesterol HDL di dalam tubuh adalah dengan mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh. Makanan lemak tak jenuh masih boleh dikonsumsi, meskipun dalam kadar yang rendah. Anda dapat mengonsumsi omega 3 karena terdapat banyak manfaat omega 3 untuk kolesterol. Atau juga minyak zaitun yang juga memiliki beberapa khasiat minyak zaitun untuk kolesterol.

  1. Menurunkan berat badan

Menurunkan berat badan adalah salah satu penangan yang paling wajib dilakukan untuk mengatasi kolesterol tinggi. Pasalnya berat badan yang berlebihan timbul disebabkan oleh penumpukan lemak yang ada di dalam tubuh. Oleh karena itu, kurangilah berat badan Anda sampai mencapai angka ideal.

  1. Olahraga secara rutin

Ternyata terdapat beberapa olahraga untuk menurunkan kolesterol yang dapat Anda lakukan loh! Diantaranya adalah dengan merakukan gerakan yoga untuk menurunkan kolesterol, berenang, jalan santai, lari marathon dan sebagainya. Akan tetapi sebenarnya bagaimana olahraga yang baik dilakukan? Yakni olahraga yang melibatkan otot-otot besar seperti paha, lengan atas, pinggul dan sebagainya. Kunci dari suksesnya olahraga yang dilakukan adalah konsistensi untuk melakukan setiap hari dalam waktu yang telah ditentukan.

[AdSense-B]

  1. Tidak merokok

Rokok memiliki kandungan berbagai macam racun yang dihasilkan dari bahan kimia. Bahaya merokok paling utama berasal dari racun karsinogenik serta karbon monoksida yang ditimbulkan asap rokok. Asap rokok yang terhirup ke dalam saluran pernapasan dapat memicu kerusakan organĀ  dan menyebabkan turunnya fungsi organ sistem pernapasan. Sehingga tubuh akan menjadi lebih sulit untuk melawan kuman pathogen yang terdapat di lingkungan sekitar karena harus mengatasi kerusakan organ di dalam tubuh serta melawan racun dari banyaknya paparan asap rokok. Rokok tidak hanya merugikan bagi pecandu aktif, namun juga pada perokok pasif. Disamping itu, rokok juga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kolesterol. Maka dari itu, salah satu bentuk penanganan kolesterol tinggi adalah dengan berhenti merokok.

  1. Obat-obatan

Konsumsi obat-obatan adalah cara penangan yang biasa dilakukan jika Anda berobat ke dokter atau rumah sakit. Namun Anda tidak bisa selamanya mengalami ketergantungan pada obat-obatan tersebut, karena pastinya terdapat efek samping yang ditimbulkan. Untuk itu, pemberhentian dari konsumsi obat-obatan kolesterol biasanya adalah dengan melakukan diet rendah lemak.

Demikianlah beberapa penjabaran yang wajib Anda ketahui mengenai penanganan kolesterol tinggi di dalam tubuh. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!