Merk Obat I

Ibufen – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Cara Penggunaan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Merek obat ibufen sebenarnya sudah tidak asing di telinga kita. Merek obat yang diproduksi oleh pabrik farmasi PT. Memphis ini memiliki nama generik Ibuprofen. Ibufen juga banyak direkomendasikan sebagai obat bentuk tablet yang dikonsumsi untuk mengatasi keluhan penyakit seperti reumatik dan nyeri sendi lutut serta demam, dan berperan sebagai anti inflamasi, anti piretik dan anti platelet untuk jangka panjang.

Obat ini juga sering direkomendasikan untuk obat penghilang nyeri. Ibufen tidak direkomendasikan untuk anak-anak usia di bawah 15 tahun. Sedangkan pasien dewasa dapat mengkonsumsinya sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan atau yang diberitahukan oleh dokter.

Kandungan Ibufen

Sebagai obat penghilang nyeri hingga obat untuk menghilangkan demam, Ibufen tentunya memiliki kandungan zat aktif tertentu yang ampuh dalam bekerja menghilangkan penyebab nyeri seperti menstruasi tidak teratur ini penyebab dan cara mengatasinya hingga adanya inflamasi pada keluhan tertentu, seperti demam. Menurut Memphis.com.eg, beberapa kandungan zat aktif dalam Ibufen seperti berikut ini:

  • Ibuprofen 400 mg
  • Microcrystaline cellulose 162 mg
  • Croscarmellose sodium 10 mg
  • Polysorbate 80  0.8 mg
  • Polyvinyl pyrrolidone  10 mg
  • Talc  7.2 mg
  • Colloidal silicone dioxide 30 mg

Fungsi Ibufen

Seperti telah diulas sebelumnya, bahwa merek obat Ibufen ini memiliki fungsi utama yang lengkap, yaitu sebagai obat anti peradangan obat untuk penyebab radang sendi juga analgesic juga sebagai antipiretik untuk fungsi jangka panjang. Sementara itu, Ibufen juga dapat bersifat sebagai obat antiplatelet untuk pemakaian jangka pendek. Adapun beberapa keluhan penyakit yang dapat diatasi dengan obat ini seperti:

  1. Peradangan rematik
  2. Bursitis (iritasi tulang atau tandon di persendian)
  3. Arthosis ( Peradangan sendi)
  4. Demam
  5. Lumbago (nyeri pinggang)
  6. Dysmenorrhoea (nyeri haid)
  7. Radiculalgia (nyeri leher)
  8. Post trauma (kondisi mental yang sering panik karena pengalaman masa lalu)

Dosis Ibufen

Dosis Ibufen umumnya diperuntukan untuk pasien dewasa. Adapun pasien anak-anak di bawah usia 15 tahun, tidak direkomendasikan obat ini. Adapun dosis Ibufen yang sesuai ditentukan berdasarkan keluhan sakit yang diderita, seperti:

  • Untuk rematik, berikan 2 tablet untuk 3 kali sehari, dosis pemeliharaan berikan 1 tablet 3 kali sehari
  • Untuk Dysmenorrhoea, berikan 1 tablet sekali sehari
  • Untuk demam, berikan 1 tablet satu kali sehari

Cara Penggunaan Ibufen

Ibufen tablet ini sebaiknya dikonsumsi sesuai dengan resep dan dosis yang diberikan oleh dokter. Sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi tanpa resep dokter. Minum obat tablet ini bersama dengan makanan atau sebelum makan. Konsultasikan mengenai konsumsi obat ini, hati-hati 6 gejala pms ini dapat menjadi tanda tubuh mu bermasalah dan jangan hentikan penggunaan obat Ibufen tanpa ijin dokter.

Kontraindikasi Ibufen

Ibufen dapat menimbulkan kontraindikasi, berupa keluhan sakit seperti alergi, asma seperti 9 gejala asma ringan dan akut , hingga GERD. Kontraindikasi juga dapat muncul pada penderita penyakit fungsi hati, wanita hamil serta pasien yang alergi dengan zat aktif pada merek obat Ibufen ini.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan

Sebelum mengkonsumsi obat Ibufen ini, Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan,  yaitu cara menghilangkan trauma masa lalu agar Anda mendapatkan manfaat yang maksimal dari obat ini. Beberapa hal penting tersebut seperti:

  1. Pasien yang memiliki riwayat penyakit asma yang kronis, sinusitis atau polip, serta alergi oleh zat kandungan Ibufen sebaiknya menghindari penggunaan obat ini
  2. Pasien dengan keluhan gastrointestinal juga sebaiknya tidak mengkonsumsi obat ini secara berkelanjutan, tanpa izin dokter
  3. Jika mengalami reaksi yang membahayakan kesehatan setelah mengkonsumsi obat Ibufen, segera hubungi tim medis

Ibufen untuk Wanita Hamil

Ibufen yang tergolong jenis obat anti steroid ini, tidak direkomendasikan untuk ibu hamil, terutama yang sudah memasuki usia kandungan 5 hingga 6 bulan pertama kehamilanya. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter mengenai konsumsi Ibufen untuk wanita hamil.