Categories: Merk Obat G

Garamycin – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Garamycin merupakan obat keras yang termasuk ke dalam golongan DOWA (Daftar Obat Wajib Apotek), yaitu obat keras yang bisa didapatkan di apotek tanpa menggunakan resep dokter namun dengan jumlah pembelian maksimal tertentu. Untuk Garamycin, jumlah maksimal pembeliannya adalah 1 tube.

Komposisi

  • Garamycin merupakan obat berbentuk salep yang mengandung antibiotik gentamisin sulfat 0,1% sebagai senyawa aktifnya. Obat ini tersedia dalam 2 ukuran kemasan, yaitu tube 5 gram dan tube 15 gram.

Indikasi

Mekanisme Kerja Obat

Gentamisin yang terkandung di dalam Garamycin merupakan salah satu antibiotik yang termasuk ke dalam golongan aminoglikosida. Obat golongan aminoglikosida akan bekerja membunuh bakteri dengan cara menghambat proses sintesis/produksi protein di dalam sel bakteri. Jika bakteri tidak bisa membuat protein, maka sel bakteri tersebut tidak akan bisa melangsungkan proses metabolismenya secara normal dan lama kelamaan akan mati.

Cara Penggunaan

Berikut adalah langkah-langkah dalam menggunakan Garamycin:

  • Cuci bagian kulit yang mengalami infeksi dengan sabun dan air sampai bersih, kemudian keringkan bagian kulit tersebut
  • Oleskan salep Garamycin pada bagian kulit yang mengalami infeksi 3-4x dalam sehari
  • Anda bisa menggunakan cotton bud atau ujung jari untuk mengoleskan Garamycin. Jangan lupa untuk mencuci tangan setelah selesai mengoleskan Garamycin

Kontraindikasi

Pasien yang memiliki kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan menggunakan Garamycin:

  • Hipersensitif (alergi) terhadap antibiotik aminoglikosida

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

  • Gentamisin yang terkandung di dalam salep Garamycin termasuk ke dalam kategori C, yaitu obat yang hanya boleh digunakan oleh ibu hamil jika manfaat yang akan diperoleh melebihi risiko efek samping yang mungkin ditimbulkan
  • Gentamisin yang digunakan secara topikal pada luka bakar dapat diabsorpsi dan masuk ke peredaran darah sistemik kemudian dikeluarkan melalui ASI, namun gentamisin di dalam ASI ini umumnya tidak menimbulkan efek samping negatif pada bayi yang disusui

Efek Samping

Berikut adalah efek samping yang mungkin timbul setelah penggunaan Garamycin:

  • Eritema (warna kemerahan pada kulit)
  • Pruritus
  • Gatal

Tidak semua pasien yang menggunakan Garamycin akan mengalami efek samping di atas. Namun, jika Anda merasakan efek samping apapun, baik yang telah disebutkan di atas maupun efek samping lainnya setelah menggunakan Garamycin, segeralah konsultasikan hal tersebut kepada dokter atau apoteker agar efek samping tersebut bisa segera ditindaklanjuti.

Interaksi Obat

Garamycin adalah obat yang digunakan secara topikal di kulit sehingga umumnya tidak akan menimbulkan interaksi dengan obat lain. Namun, beritahukan kepada apoteker mengenai obat yang sedang atau akan Anda gunakan, terutama obat yang juga digunakan sebagai obat topikal di kulit untuk memastikan bahwa penggunaan obat tersebut bersamaan dengan Garamycin tidak akan menimbulkan efek samping yang merugikan bagi Anda dan jangan ragu untuk menanyakan apapun perihal obat ini kepada apoteker.

Perhatian

  1. Garamycin merupakan obat keras yang termasuk golongan DOWA (Daftar Obat Wajib Apotek), yaitu obat keras yang bisa didapatkan di apotek tanpa menggunakan resep dokter, namun penyerahan obat ini harus dilakukan oleh apoteker dengan disertai pemberian informasi mengenai obat tersebut dan maksimal jumlah pembelian Garamycin ini adalah 1 tube
  2. Garamycin hanya boleh digunakan pada bagian luar tubuh, yaitu pada kulit, hindari kontak dengan mata. Jika mata Anda tidak sengaja terkena Garamycin, segeralah cuci mata Anda dengan air mengalir, jika Anda merasakan rasa tidak nyaman pada mata setelahnya, segeralah berkonsultasi ke dokter
  3. Jika kondisi infeksi kulit Anda tidak kunjung membaik atau malah memburuk setelah menggunakan Garamycin, segeralah memeriksakan diri ke dokter
  4. Umumnya, Garamycin dapat digunakan sebagai antibiotik topikal alternatif bagi pasien yang tidak bisa mengunakan neomisi karena alergi terhadap obat tersebut
  5. Jangan menggunakan Garamycin secara terus menerus dalam jangka waktu panjang
  6. Garamycin merupakan obat yang aman untuk digunakan oleh bayi berusia 1 tahun ke atas dan anak-anak
  7. Garamycin efektif untuk mengobati infeksi kulit akibat bakteri, namun tidak diperuntukkan bagi infeksi kulit akibat virus atau jamur
  8. Jika Anda merasakan adanya radang, iritasi atau rasa gatal yang berlebihan setelah menggunakan Garamycin, hentikan penggunaan salep ini dan segeralah memeriksakan diri ke dokter
  9. Pastikan Anda menutup tube Garamycin dengan rapat saat sedang tidak digunakan
  10. Jangan menggunakan Garamycin atau salep lainnya jika sudah lebih dari 30 hari sejak Anda pertama kali membuka tutup tubenya, Anda bisa menulis tanggal Anda membuka tube tersebut di kemasan luarnya (di kotak/dus obatnya) untuk membantu mengingat batas penggunaan 30 hari ini
  11. Sebelum menggunakan Garamycin atau obat lainnya yang berbentuk krim, perhatikanlah tekstur krimnya, jika Anda melihat ada air yang terpisah dari krimnya, jangan gunakan obat tersebut karena kemungkinan obat tersebut sudah rusak dan efektifitasnya bisa berkurang, tanyakanlah kepada apoteker mengenai apa yang harus Anda lakukan
  12. Selalu perhatikan tanggal kadaluwarsa Garamycin atau obat apapun yang akan Anda konsumsi, pastikan obat tersebut belum melewati tanggal kadaluwarsa yang tercantum pada kemasannya
  13. Simpanlah Garamycin pada suhu kamar di tempat yang kering dan terlindung dari sinar matahari langsung serta jauhkanlah dari jangkauan anak-anak