Merk Obat C

Coralan – Fungsi – Obat apa – Dosis dan Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Coralan merupakan salah satu jenis obat yang digunakan untuk pengobatan penyakit gagal jantung kronis serta dapat membantunya agar tidak lebih parah lagi. dimana dengan obat ini jantung akan berdetak jauh lebih lambat, nmaun obat ini sebaiknya pada pasien yang meMiliki detak jantung yang lambat. tidak diguna atau kirang dari 60 denyut per menit, adapun komposisi yang terkandung di dalam obat ini adalah Ivabradine.

Fungsi obat

  • Pengobatan penyakit gagal jantung
  • Pengobatan gagal jantung kronis

Komposisi

Ivabradine

hal- hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat

  1. Lakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter, hal ini dilakukan agar pasien mendapatkan manfaat obat yang lebih jelas
  2. Obat ini tidak bisa diberikan pada pasien yang mmeiliki penyakit gagal jantung yang tidak stabil
  3. Simpan obat pada suhu uang dan jangan terkena sinar matahari secara langsung
  4. Obat ini tidak bisa diberikan pada wanita yang sedang hamil, karena dikhawatirkan dapat meganggu janin yang dikandung
  5. Obat ini tidak bisa diberikan pada pasien yang sedang menyusui karena dikhawatirkan dapat menganggu bayi yang sedang menyusui
  6. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan juga hewan peliantimalaria
  7. mefloquine
  8. haraan
  9. Untuk lebih berhati-hati pada pasien yang memiliki riwayat gangguan fungsi hati
  10. Untuk lebih berhati-hati pada pasien yang memiliki riwayat gejala gagal ginjal
  11. Jangan membuang obat yang sudah tidak digunakan lagi ke dalam toilet karena dapat mengkontaminasi lingkungan, lakukan konsultasi terlebih dahulu agar bisa mendapatkan informasi mengenai cara membuang obat yang baik dan benar
  12. Obat ini penggunaannya harus berhati-hati pada pasien yang memiliki teknan darah yang rendah.

Interaksi obat

Interaksi obat umumnya dapat terjadi apabila saat menggunakan obat ini bersamaan dengan jenis obat lainnya, atau saat pasien yang memiiki kondisi kesehatan tertentu, sehingga obat yang seharusnya bekerja malah tidak bekerja dengan semprna, untuk itu saat melakukan konsultasi katakan pada dokter mengenai jenis obat yang sedang anda konsumsi, berikut jenis obat obatan yang dapat berinteraksi:

  1. Obat amindarone
  2. Obat disopyramide
  3. Obat sotalol
  4. Obat quinidine
  5. Obat Dronedarone
  6. Obat antidepresant
  7. Obat citalopram
  8. Obat escitalopram
  9. Obat clomipramine
  10. Obat antimalaria
  11. Obat mefloquime
  12. Obat halofantrine
  13. Obat metahdone

Dosis obat

Dosis obat biasanya disesuaikan dengan jenis penykit, tingkat keparahan dan juga usia dari paisne, untuk itu gunakan obat sesuai dengan petunjuk dokter, untuk dosis obat Coralan sendiir bisa dibagi menjadi:

  • Dosis orang dewasa bisa diberikan 5 mg atau sebanyak dua kali dalam sehari, dosis bisa ditingkatkan smapai 7,5 mg diberikan dua kali dalam sehari setelah 3 minggu. kemudian bisa dikurangi menjadi 2,5 sampai 5 mg dalam dua kali dalam sehari.
  • Dosis anak bisa disesuaikan dnegan petunjuk dari dokter.

Efek samping

Efek smaping bisanya terjadi dikarenakan saat mengunakan obat tidak disesuaikan dengan anjuran dan juga resep yang sudha ditetapkan, untuk itu lakukan konsultasi dengan benar agar bisa meminimalisir efek samping yang diberikan nantinya. berikut efek samping yang mungkin terjadi:

  1. Efek smaping penglihatan kabur
  2. Efek samoung denyut jantung lambat
  3. Efek samping sering sakit kepala
  4. Efek samping darah yang tak terkontrol
  5. Efek samping gangguan tidur
  6. Efek samping angioedema
  7. Efek samping vertiogo

Kontraindikasi

  • Jangan memberikan obat pada apsien ayng memiliki hipersensitivitas terhadap kandungan yang etrdapat di dalam obat
  • Obat ini kontrandikasi pada ibu yang sedang hamil
  • Obat ini kontraindikasi pada ibu yangsedang menyusui
  • Penggunaan pada apsien lanjut usia sebaiknya dilakukan pengawasan dari dokter.
  • Jangan menggunakan obat bersamaan dnegan alkohol karena dapat meningkatkan resiko efek samping.