5 Daun-daunan Penurun Kolesterol Tinggi dan Cara Penggunaannya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Ada beragam macam penyakit yang ditakuti oleh banyak orang seperti darah tinggi, diabetes, dan salah satunya adalah kolesterol tinggi. Meskipun kolesterol memiliki banyak fungsi, jika kadarnya terlalu tinggi pun akan bermasalah. Masalah kolesterol tinggi ini biasanya terjadi karena pola gaya hidup yang tidak sehat terutama pada pola makan. Jika tubuh terus-menerus mendapat asupan makanan yang tidak sehat, dapat menyebabkan kolesterol tinggi dan akan berlanjut pada komplikasi penyakit yang disebabkan oleh kolesterol.

Menurut National Cancer for Biotechnology Information, kadar kolestrol dalam tubuh bisa diturunkan dengan cara alami berupa mengonsumsi air rebusan daun selama 30 hari berturut-turut. Dengan melakukan hal ini, kadar kolestrol dapat menurun sebesar 20% hingga 24%. Apa saja dedaunan penurun kolestrol ini? Berikut adalah jenis daun-daunan penurun kolesterol tinggi dan cara mengolahnya:

1. Daun Sirsak

Daun sirsak telah diyakini dan terbukti dapat menurunkan kolesterol dalam tubuh. Kandungan antioksidannya yang tinggi inilah yang membuatnya menjadi salah satu dedaunan penurun kolesterol alami. Dengan adanya antioksidan di daun ini, bisa mengontrol kandungan kolesterol dalam tubuh agar tidak mengalami kelebihan.

Cara mengolah daun sirsak ini supaya berkhasiat juga tidak sulit. Berikut adalah cara membuat ramuan herbal dari daun sirsak:

  • Ambil beberapa lembar daun sirsak sesuai kebutuhan (sekitar 5 lembar).
  • Cuci hingga bersih dengan air mengalir.
  • Rebus daun sirsak dengan 1 gelas air putih.
  • Biarkan mendidih sampai air berkurang hingga setengahnya.
  • Tuang ke gelas dan tunggu hingga air rebusan menjadi hangat sebelum diminum. Minumlah air rebusan sirsak ini teratur sebanyak 2 kali dalam sehari.

Meskipun memiliki banyak kelebihan, mengonsumsi air rebusan ini secara berlebihan juga tidak baik untuk tubuh seperti dehidrasi atau gangguan asam lambung. Jadi sebaiknya takarlah pengonsumsian air rebusan ini supaya tidak berbahaya.

2. Daun Salam

Meminum air rebusan daun salam ini dapat meningkatkan kadar HDL dalam tubuh hingga 29%. Selain itu, daun salam juga tinggi akan vitamin C, vitamin A, zat besi, kalsium, magnesium, asam caffeic, eugenol, katekin, dan quercetin yang dapat menyehatkan tubuh. Selain menurunkan kolestrol, apakah daun salam bisa menurunkan trigliserida? Yaps bisa juga. Berikut adalah cara membuat ramuan herbal dari daun salam:

  • Ambil 10 – 15 lembar daun salam.
  • Cuci dengan bersih dengan air mengalir.
  • Rebus daun salam dengan 3 gelas air.
  • Biarkan mendidih hingga air tersisa 1 gelas.
  • Tuang ke gelas dan tunggu hingga air rebusan menjadi hangat sebelum diminum. Minumlah air rebusan ini pada malam hari.

3. Daun Kelor

Daun kelor memiliki banyak kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh seperti protein, karbohidrat, serat, kalsium, dan masih banyak lagi seperti air rebusan jagung. Daun kelor juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti mengatasi kanker, mencegah diabetes, dan salah satunya adalah mengatasi kolestrol. Berikut adalah cara merebus daun kelor:

  • Siapkan seikat daun kelor segar.
  • Cuci daun kelor hingga bersih.
  • Masukan ke panic dan tuangkan 500 ml air dan masak dengan api sedang.
  • Biarkan air mendidih hingga berkurang menjadi setengah atau takaran 1 gelas.
  • Tuang ke gelas dan tunggu hingga hangat sebelum di konsumsi.

Daun kelor sebaiknya tidak diolah berkali-kali, pastikan takaran yang direbus untuk sekali minum saja. Selain direbus, daun kelor juga bisa dijadikan sayur tumisan seperti kangkung, salad, ataupun jus.

4. Daun Kersen

Daun kersen ini juga mempunyai manfaat untuk kesehatan tubuh. Banyak kandungan nutrisi sehat yang terdapat dalam daun ini seperti flavonoid, vitamin C, tannin, saponin, alkaloid, zat besi, protein, lemak tak jenuh ganda, kalsium, serat, karbohidrat, dan fosfor. Daun kersen ini mampu mengobati beberapa penyakit seperti luka, diabetes, nyeri sendi akibat asam urat, dan salah satunya adalah mengurangi kadar kolesterol tinggi. Berikut adalah cara memasak daun kersen:

[AdSense-C]

  • Siapkan daun kersen yang sudah tua sebanyak 10 lembar.
  • Cuci daun kersen dengan bersih.
  • Rebus dengan 2 gelas air hingga mendidih.
  • Biarkan air rebusan mendidih hingga airnya tinggal 1 gelas.
  • Saring airnya dan tuang ke gelas. Setelah air menjadi hangat dapat langsung diminum. Minumlah ramuan ini sebanyak 3 kali dalam sehari secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Memakai daun kersen yang sudah tua akan lebih baik karena memiliki pasokan nutrisi dan zat anti inflamasi yang lebih kuat. Sehingga dapat digunakan untuk menyembuhkan luka dan mencegah peningkatan asam urat dengan lebih cepat.

Meskipun daun kersen sehat dan bermanfaat, ada juga beberapa efek samping yang akan dialami jika tidak dikonsumsi dengan benar seperti alergi, sakit perut, gangguan ginjal dan liver, mual dan muntah. Berikut adalah tips untuk menghindari bencana dari daun ini:

  • Karena memiliki zat inflamasi dan antibiotik yang kuat, kelebihan mengonsumsi daun ini juga bisa berbahaya. Jangan mengonsumsi lebih dari 5 cangkir ukuran sedang setiap harinya.
  • Efek samping daun ini biasanya terjadi juga karena pencucian yang tidak bersih. Jadi sebelum dimasak, cucilah daun kersen dengan air bersih berulang kali. Hal ini disebabkan karena daun kersen banyak dihinggapi bakteri dan mikroorganisme dari gerakan angin ataupun kotoran hewan yang melekat.
  • Efek samping juga bisa terjadi ketika rebusan daun kersen dicampur dengan bahan lain. Jadi sebaiknya jangan mencampur daun kersen dengan produk herbal lainnya meskipun produk herbal tersebut mampu mengobati penyakit tertentu. Pencampuran ini akan berdampak pada pengurangan kualitas zat yang ada pada daun kersen.
  • Tidak dianjurkan juga untuk memberi daun kersen pada anak-anak dibawah 18 tahun untuk menghindari gangguan lambung dan jaringan perut pada anak.
  • Ibu hamil juga tidak disarankan untuk meminum air rebusan daun kersen karena bisa mengganggu perkembangan janin. Tetapi daun ini diperbolehkan untuk digunakan sebagai obat oles. Meskipun begitu, tetap ada cara aman untuk menurunkan kolestrol untuk ibu hamil.

5. Daun Teh Hijau

The hijau dapat digunakan sebagai obat alami kolesterol dengan adanya kandungan flavonoid unik yang disebut dengan katekin. Meskipun katekin tidak benar-benar mempengaruhi kerja enzim yang memecah lemak, tetapi kateki ini bisa mengurangi penyerapan kolesterol dan meningkatkan kemampuan untuk membuang kolestrol pada feses. Meminum teh hijau secara rutin selama 8 minggu dapat menurunkan kadar kolestrol LDL sebanyak 2% hingga 4%. Berikut adalah cara membuat teh:

  • Siapkan daun teh hijau sebanyak 7 gram.
  • Sediakan air panas sebanyak 1 gelas.
  • Seduh daun teh dengan air panas dan biarkan selama 10 menit.
  • Minum saat masih hangat.

Untuk meminum teh ini sebaiknya tidak dicampur dengan gula atau susu karena akan mengurangi manfaat dari teh itu sendiri.

Inilah daun-daunan penurun kolesterol dan cara memasaknya. Dosis dedaunan ini sebagai obat kolesterol ini berbeda-beda karena tergantung dari beberapa faktor seperti kondisi kesehatan, umur, dan beberapa kondisi lainnya. Sebaiknya jika kadar kolesterol sudah terlampau tinggi, maka dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter.