Kesehatan Telinga

Telinga Berdengung Seperti Kemasukan Air – Penyebab, Solusi, Pencegahan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Telinga berdengung seperti kemasukan air adalah peristiwa munculnya dengungan dari dalam rongga telinga yang bisa muncul sesaat bisa pula berkepanjangan. Dengungan pada telinga yang berlangsung terus menerus dapat mengganggu kualitas pendengaran dan menimbulkan rasa nyeri karena dengungan bisa melukai dinding saluran telinga bagian dalam dan mencederai gendang telinga.

Baca juga:

Penyebab

1. Adanya proses penuaan (presbikusis)

Proses penuaan biasanya menyerang pada lanjut usia dimana fungsi dari jaringan telinga mengalami penurunan yang biasanya diawali dengan gejala munculnya dengungan ringan.

2. Terpapar suara keras

Suara yang terlalu keras dan bising yang terjadi terlalu lama dan hampir setiap hari dapat merusak saraf serta jaringan rongga telinga bagian dalam yang memicu munculnya gejala telinga berdengung seperti kemasukan air. Kondisi paling sering menimpa pada orang orang yang gemar menggunakan head set atau airphone dalam jangka panjang hanya untuk mendengarkan musik.

Baca juga:

3. Adanya kotoran

Ketika ada kotoran yang melekat pada saluran rongga telinga dalam jumlah yang ringan mungkin tidak akan menimbulkan perubahan apapun, Namun ketika jumlah kotoran sudah menumpuk dan mengalami pengerasan maka akan menyebabkan telinga berdengung seperti kemasukan air.

4. Zat kimia obat obatan

Zat kimia yang menumpuk didalam rongga telinga salah satu penyebab telinga berdengung sepertti kemasukan air, Misalnya obat tetes telinga yang tidak sesuai dengan kondisi telinga akibat penggunaan jangka panjang dan tanpa resep dokter. Zat kimia dapat mencederai rongga telinga termasuk area gendang telinga.

Baca juga:

5. Adanya peradangan

Peradangan yang terjadi pada gendang telinga akibat serangan bakteri atau mikroba lainnya dapat menjadi penyebab telinga berdengung seperti kemasukan air yang bisa muncul hanya sesaat dan bisa terus menerus yang akhirnya mengurangi ketajaman pendengaran.

6. Gangguan rongga mulut

Rongga mulut yang mengalami iritasi atau radang akibat penguraian bakteri hasil dari sisa makanan yang melekat pada gigi dapat menimbulkan rasa nyeri dimana rasa nyerinya dapat menjalar kearah saluran telinga bagian dalam. Kondisi inilah yang merangsang munculnya dengungan didalam telinga.

Baca juga:

7. Cedera sendi rahang

Sendi pada rahang yang mengalami cedera, Pendarahan atau peradangan yang diringi pembengkakan akibat luka yang tak kunjung sembuh dapat mempengaruhi fungsi saraf saraf dan aliran darah menuju saluran telinga sehingga menyebabkan telinga berdengung seperti kemasukan air.

8. Cedera akibat kecelakaan

Cedera akibat kecelakaan atau terhantam benda dengan keras yang mengenangi bagian telinga dan bagian kepala dapat menjadi penyebab telinga berdengung seperti kemasukan air. Hal tersebut karena cedera mengenai saraf, Otiot dan arteri disekitra telinga atau bagian kepala dimana aliran darah yang mengalir berhubungan langsung dengan arteri di jaringan telinga.

Baca juga:

9. Terapi kepala dan leher

Terapi pada kepala atau leher dengan menggunkan peralatan yang memiliki daya elektromagnetik dapat merusak jaringan telinga bagian dalam karena secara tidak langsung paparan radiasai yang terlalu sering dilakukan mamapu menyebabkan saraf dan arteri kepala serta leher mengalami cedera dimana aliran darahnya berhubungan langsung dengan rongga telinga.

10. Akibat penyakit tertentu

Penyakit yang berhubungan dengan saraf dan aliran darah yang menuju kepala otomatis akan mempengaruhi jaringan telinga dan penyebaran penyumbatan aliran darah akan menjalar kebagian rongga telinga dan menyebabkan telinga berdengung seperti kemasukan air. Penyakit yang dimaksud adalah sakit kepala gejala migrain, Tekanan darah terlalu tinggi, kanker nasofaring atau stres berkepanjangan.

Baca juga:

Solusi terbaik

Tips menggunakan cara pengobatan untuk telinga berdengung seperti kemasukan air yang aman dan tanpa efek samping, Diantaranya:

1. Cara tradisional

  • Bawang putih

Hancurkan bawang putih lalu ambilah getahnya untuk dijadikan sebagai obat tetes telinga alami yang bisa diteteskan 3 kali sehari. Bawang putih mengandung zat anti bakteri, Anti peradngan dan antiseptik yang sangat kuat dalam mengatasi peradangan penyebab telinga berdengung seperti kemasukan air.

Baca juga : Manfaat menaruh Bawang putih di telinga

  • Daun sambiloto, Langkuas dan Daun miana

Haluskan beberapa daun sambiloto, Langkuas merah dan beberapa daun miana dengan cara ditumbuk lalu peraslah sarinya untuk kemudian dijadikan sebagai obat tetes telinga harian anda yang bisa diaplikasikan 2 kali sehari secara teratur. Senyawa alkane, Keton, Damar, Asam kersik dan lain lain yang ada pada daun sambiloto terbukti mampu mengurangi intensitas dengungan dari dalam telinga dan memperbaiki ketajaman pendengaran secara bertahap.

Baca juga: Efek samping daun sambiloto

  • Daun ceker ayam

Ambilah beberap daun ceker ayam untuk direbus dengan menggunakan takaran air tiga gelas hingga mendidih lalu angkatlah setelah sisa air yang tertinggal kira kira menjadi satu gelas. Senyawa yang ada pada daun ceker ayam mampu memblokir pergerakan sel kanker pada nasofaring agar tidak semakin meluas dan merusak jaringan pendengaran yang awalnya berupa munculnya telinga berdengung seperti kemasukan air.

2. Cara medis

  • Penggunaan antidepresan trisiklik misalnya jenis nortriptyline atas resep dokter yang diberikan berdasarkan pemeriksaan fisik dan analisa riwayat penyakit sebelumnya.
  • Penggunaan obat jenis alprazolam misalnya niravam yang dapat mengurangi dengungan dan memperbaiki jaringan rongga telinga bagian dalam yang mengalami kerusakan akibat serangan bakteri atau paparan suara keras.
  • Penggunaan obat tetes telinga yang direkomendasikan dokter untuk kondisi tinnitis atau telinga berdengung berdasarkan pemeriksaan fisik pasien.

Pencegahan

Tips mudah cara untuk mengatasi telinga berdengung seperti kemasukan air

  1. Kurangi pemakaian headset atau alat bantu pendengaran musik dengan volume yang terlalu keras . Hendaknya digunakan tidak lebih dari 2 jam saja untuk menghindari munculnya cedera pada gendang telinga ayang dapat memicu telinga berdengung seperti kemasukan air .
  2. Kurangi penggunaan minuman yang berbahan dasar kafein, Beralkohol atau mengandung zat zat tertentu untuk peningkat stamina. Jika berlebihan dalam mengkonsumsinya maka akan mempemngaruhi aliran darah disekitar rongga telinga bagian dalam.
  3. Kurangi atau tinggalkan merokok yang berlebihan karena nikotin dalam rokok dapat masuk dalam saraf dan aerteri yang menuju rongga telinga. Penumpukan nikotin dapat menyebabkan munculnya cedera pada saluran telinga dan memicu telinga berdengung seperti kemasukan air. (Baca juga: Bahaya Merokok bagi Alat Pernafasan)
  4. Hindari membersihkan dalam telinga dengan benda tumpul atau tajam yang tidak memiliki struktur aman untuk dinding saluran telinga. Pakailah kapas atau cotton bud yang dilumuri baby oil ketika membersihkan rongga telinga bagian dalam.
  5. Mengendalikan stres adalah langkah terbaik untuk mencegah munculnya tekanan darah tinggi atau sakit kepala yang berlangsung terus menerus dimana kondisi tersebut adalah penyebab telinga berdengung seperti kemasukan air.